Posts

Bagaimana Mengontrol Kebocoran Stok di Gudang?

Dalam aktivitas sebuah usaha, laporan persediaan memiliki peran yang sangat penting bagi perusahaan untuk mengambil keputusan. Selain itu stok atau persediaan juga merupakan salah satu unsur yang sangat aktif dalam kegiatan perusahaan yang secara continue diperoleh, diproduksi, dan dijual. Kesalahan dalam pencatatan stok atau kebocoran stok akan mengakibatkan kesalahan dalam menentukan perolehan besarnya laba perusahaan. Selain itu periode penyimpanan stok yang ada di gudang juga akan mempengaruhi biaya yang memungkinkan terjadinya kerusakan sehingga menimbulkan kerugian.

ilustrasi kebocoran stok gudang

 

Mengelola stok barang dalam gudang dan memperlakukannya dengan baik dapat dilakukan dengan mudah, asal Anda tahu bagaimana mengelolanya dengan benar. Pada dasarnya beberapa aktivitas dalam gudang terdiri dari:

  • Administrasi, yaitu proses pencatatan penerimaan dan pengeluaran barang secara akuntansi, mengendalikan dokumen, otorisasi, hingga pelaporan stok barang.
  • Penerimaan barang, merupakan prosedur bagaimana barang dagangan masuk ke gudang karena adanya proses pembelian barang dagangan.
  • Penyimpanan barang, merupakan sistem pengelolaan dan pengendalian agar barang tetap dalam kondisi baik.
  • Pengeluaran barang, yaitu sistem pengiriman dan keluarnya stok barang dari gudang karena adanya penjualan.

Jika usaha Anda masih dalam skala kecil atau menengah, pengawasan stok dapat Anda lakukan sendiri. Namun jika usaha Anda semakin berkembang dan stok semakin meningkat, maka Anda membutuhkan karyawan yang memiliki integritas tinggi untuk dapat mengelola stok di gudang. Hal ini karena kesalahan dalam mengelola stok akan menyebabkan kerugian besar, terlebih jika stok merupakan bahan yang bernilai tinggi.

Agar terhindar dari kebocoran stok di gudang, berikut beberapa langkah penting yang bisa dilakukan:

  1. Mengetahui dan mengenal dengan baik jenis barang yang disimpan beserta cara penanganannya.
  2. Menerapkan sistem administrasi dan dokumentasi yang dapat memantau arus keluar-masuk stok barang.
  3. Menentukan cara dan prosedur penyimpanan ketika barang harus berada di gudang sebelum dikirim.
  4. Melakukan random cek secara berkala jika stok yang disimpan dalam beberapa jenis barang.

Pada dasarnya kegiatan mengelola stok di gudang ini nampak monoton. Namun bagaimanapun, pengelolaan gudang wajib diterapkan oleh perusahaan yang mengharuskan adanya stok barang. Agar dapat menjaga kondisi stok barang dan mengendalian perputarannya, maka dibutuhkan sistem yang tepat dan sesuai dengan jenis usaha. Sistem akuntansi juga harus diterapkan untuk mencegah terjadinya kebocoran stok di gudang. Penggunaan software akuntansi dalam hal pengelolaan stok akan banyak membantu dan meminimalkan kesalahan. Software akuntansi yang mampu mengakomodir kebutuhan tersebut adalah Easy Accounting System, yang mudah digunakan sehingga mengelola stok di gudang dapat dilakukan dengan lebih mudah dan cepat.

Demikianlah artikel ini dibuat semoga bermanfaat.

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai Software Akuntansi EASY atau Download Gratis dan Demo Software EASY di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi:

Novi Yanirahmawati

Telepon : 021 29666758/59
SMS / WA : 0838-771-771-19
Email : marketing@easyaccountingstore.com

Semua Hal yang Perlu Anda Ketahui Tentang Tujuan Manajemen

Management adalah sebuah ilmu dalam melaksanakan kegiatan organisasi atau perusahaan. Kegiatan-kegiatan perusahaan bisa berupa pengorganisasian yang didalamnya mencakup tindakan perencanaan, menyusun, mengusahakan dan pengawasan yang meliputi seluruh sumber daya yang dimiliki untuk mencapai tujuan atau sasaran yang diinginkan. Semisal jika organisasi berupa perusahaan, maka tujuan manajemen sudah jelas yaitu mencari laba sebanyak mungkin untuk kemajuan perusahaan.

Tujuan Manajemen

ilustrasi tujuan manajemen

Tujuan ini sebaiknya ditetapkan secara realistis, rasional, logis, serta ideal yang berdasarkan kepada fakta, data, potensi, serta kemampuan yang dimiliki dan juga tidak saling bertentangan dengan nilai sosial, moral, agama maupun peraturan pemerintah yang ada supaya tujuan perusahaan yang ditetapkan bisa bermanfaat bagi masyarakat dan cukup visible untuk bisa dicapai yang menguntungkan semua pihak yang ada.

Menurut GR Terry tujuan yang diinginkan oleh pihak yang berkepentingan yang melukiskan ruang atau lingkup yang jelas dan memberi arah kepada seorang manajer. Definisi tersebut meliputi 4 hal pokok yaitu:

  1. Tujuan
  2. Lingkup
  3. Kepastian
  4. Arah

Tujuan ini haruslah mencakup ke 4 hal tersebut berikut dengan perencancanaan tentang  kebijakan, strategi, prosedur, metode, sistem, aturan, intruksi dan yang lainya yang bisa dijalankan dalam mencapai tujuan tersebut.

Pada dasarnya, yang perlu diketahui adalah bahwa setiap tujuan adalah merupakan rencana. Tujuan tujuan organisasi atau perusahaan bisa terlihat dari Anggaran Dasar Anggaran Rumah Tangga (ADART) tiap tiap organisasi. Tujua manajemen bisa ditinjau dari berbagai sudut, semisal berdasarkan tipe, prioritas, jangka waktu, sifat, hierarki, bidan ataupun menurut jiwanya.

Tujuan Manajemen Berdasarkan Tujuan:

  1. Profit objectives, tujuan utamanya untuk memperoleh laba untuk pemiliknya
  2. Service objectives, tujuannya untuk memberi pelayanan yang bagus untuk konsumen, maksudnya bisa meninggikan nilai barang atau jasa yang ditawarkan atau dijual kepada konsumen
  3. Social objectives, tujuannya untuk lebih mementingkan nilai yang bisa diciptakan oleh organisasi untuk kesejahteraan masyarakat
  4. Personal objectives, tujuan manajemen lebih menghendaki karyawan atau pekerja secara individual memperoleh kepuasan dalam hal pekerjaan didalam organisasi atau perusahaan.

Tujuan Manajemen Berdasarkan Prioritas:

  1. Primer
  2. Sekunder
  3. Individual
  4. Sosial

Tujuan Manajemen Berdasarkan Jangka Waktu:

  1. Tujuan jangka panjang
  2. Jangka menengah
  3. dan, tujuan jangka pendek

Tujuan Manajemen Menurut Bidang:

  1. Top level objective, tujuan secara umum, menyeluruh yang berkaitan dengan berbagai bidang sekaligus.
  2. Finance objective, tujuan yang berkaitan dengan modal.
  3. Production objective, tujuan yang berkaitan dengan produksi.
  4. Marketing objective, tujuan yang berkaitan dengan bidang pemasaran.
  5. Office objective, tujuan yang berkaitan dengan bidang ketatausahaan.

Tujuan Manajemen Dilihat dari Motifnya:

  1. Public objective, tujuan yang wajib diraih karena ada peraturan perudang-undangan yang berlaku
  2. Organizational objectives, tujuan yang yang harus direalisasikan dikarenakan ada ketentuan organisasi yang telah tercantim pada statuta, ADART yang bersifat zakelijk dan impersonal yang artinya tidak boleh berdasarkan pada pertimbangan selera pribadi didalam upaya cara pencapaiannya
  3. Personal objective, tujuan individu atau tujuan pribadi yang walaupun mungkin masih berkaitan dengan organisasi yang didalam upaya pencapaiannya sangat terpengaruh oleh pandangan atau selera pribadi

demikian penjelasan tentang tujuan manajement semoga informasi ini dapat bermanfaat.

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai Software Akuntansi EASY atau Download Gratis dan Demo Software EASY di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi:

Novi Yanirahmawati

No. Telp: 021 225 451 83

WhatApp: 0838 7717 7119

Email: marketing@easyaccountingsystem.co.id

Tujuan Sistem Informasi Akuntansi

Tujuan sistem informasi akuntansi adalah untuk menyajikan informasi akuntansi kepada berbagai pihak yang membutuhkan informasi tersebut, baik pihak internal maupun pihak eksternal. Sistem akuntansi adalah sistem informasi, atau salah satu subset/subsistem dari suatu sistem informasi organisasi. Menurut buku terjemahan Hall (2001, h.18), tujuan disusunnya sistem informasi dapat dilihat di bawah ini.

ilustrasi sistem informasi akuntansi

Tujuan Sistem Informasi Akuntansi:

  • Mendukung fungsi kepengurusan (stewardship) manajemen suatu   organisasi/ perusahaan, karena manajemen bertanggungjawab untuk menginfomasikan pengaturan dan penggunaan sumber daya organisasi dalam rangka pencapaian tujuan organisasi tersebut.
  • Untuk mendukung pengambilan keputusan manajemen, karena sistem informasi memberikan informasi yang diperlukan oleh pihak manajemen untuk melakukan tanggung jawab pengambilan keputusan.
  • Dan, untuk mendukung kegiatan operasi perusahaan hari demi hari. Sistem informasi membantu personil operasional untuk bekerja lebih efektif dan efisien.”

Tujuan Sistem Informasi Akuntansi menurut Mulyadi

Menurut Mulyadi (1993, h.19-20), sistem informasi ini memiliki empat tujuan dalam penyusunannya yaitu:

1. Untuk menyediakan informasi bagi pengelolaan kegiatan usaha

2. Untuk memperbaiki informasi yang dihasilkan oleh sistem yang sudah ada, baik mengenai mutu, ketepatan penyajian maupun struktur informasinya.

3. Untuk memperbaiki pengendalian akuntansi dan pengecekan intern, yaitu untuk memperbaiki tingkat keandalan (reliability) informasi akuntansi dan untuk menyediakan catatan lengkap mengenai pertanggungjawaban dan perlindungan kekayaan perusahaan.

4. Untuk mengurangi biaya klerikal dalam penyelenggaraan catatan akuntansi. Dari karakteristik dan tujuan sistem akuntansi di atas, dapat ditarik suatu kesimpulan bahwa karakteristik dan tujuan sistem akuntansi berkaitan dengan kegiatan pengelolaan data transaksi keuangan dan non keuangan menjadi informasi yang dapat memenuhi kebutuhan pemakainya (accounting information users).
Sistem ini juga mengalami perkembangan-perkembangan, mulai dari konsep double entry book keeping system yang diperkenalkan oleh Lucas Paciolo pada abad ke-17, sampai saat ini sebagai sistem berbasis komputer, bahkan kini menjadi bagian integral dari keseluruan sistem terpadu yang disebut enterprise information system.

Faktor-faktor yang mendorong perkembangan sistem informasi ini sampai dalam bentuknya sekarang ini antara lain:

  • Perkembangan sistem pengolahan data dan peralatannya yang memungkinkan sistem informasi ini tidak hanya mampu menyajikan laporan akuntansi keuangan, melainkan juga berbagai informasi akuntansi manajemen dan bahkan laporan-laporan non-keuangan yang sangat penting bagi dukungan pengendalian organisasi.
  • Meningkatnya kompleksitas operasional perusahaan menyebabkan sistem informasi (khususnya informasi akuntansi menjadi makin penting sebagai alat bantu manajemen).
  • Meningkatnya kompleksitas organisasi, multinasional, konglomerasi dan organisasi maya (virtual organization). Menyebabkan perlunya perhatian dan kesungguhan untuk membangun, mengelola dan memberdayakan sistem ini menjadi makin meningkat.
  • “Tempo” kegiatan, speed, dan tingkat toleransi pelayanan makin rendah. Artinya suatu kesalahan pengambilan keputusan dapat langsung mempunyai damapak yang relatif cukup besar. Karena itu peranan ini dalam menyediakan bahan untuk proses pengambilan keputusan makin penting.
  • Terjadinya globalisasi kegiatan dan makin perlunya sistem informasi menjadi media komunikasi bisnis antar lokasi dan antar negara.
  • Sistem ini makin diperlukan untuk memberikan masukan maupun sebagai alat pemicu (trigger) bagi pengembangan sistem informasi manajemen fungsional lainnya.

Demikianlah artikel ini dibuat semoga bermanfaat.

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai Software Akuntansi EASY atau Download Gratis dan Demo Software EASY di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi:

Novi Yanirahwati

Telepon: 021 225 451 83
SMS / WA: 0838 7717 7119
Email: marketing@easyaccountingsystem.co.id

Perkembangan dan Klasifikasi Akuntansi Internasional

Akuntansi Internasional adalah akuntansi untuk transaksi internasional, perbandingan prinsip akuntansi antarnegara yang berbeda dan harmonisasi berbagai standar akuntansi dalam bidang kewenangan pajak, auditing dan bidang akuntansi lainnya. Akuntansi harus berkembang agar mampu memberikan informasi yang diperlukan dalam pengambilan keputusan di perusahaan pada setiap perubahan lingkungan bisnis.

Di dalam Akuntansi Internasional terdapat beberapa karakteristik era ekonomi global, antara lain:

1. Bisnis internasional

2. Hilangnya batasan-batasan antar negara era ekonomi global sering sulit untuk mengindentifikasi negara asal suatu produk atau perusahaan, hal ini terjadi pada perusahaan multinasional

3. Ketergantungan pada perdagangan internasional

4. Theory of comparative advantage

5. Imperfect market theory

6. Product cycle theory

7. Transfer technology and Strategic Alliance

8. Tantangan bagi profesi akuntan dalam pengembangan akuntansi :

  • Skill dan kompetensi yang dimiliki
  • Memahami Cross Functional Linkages, akuntan tidak hanya cukup mahir dalam teknik, prosedur dan standar akuntansi tetapi juga harus biasa memandang bisnis sebagai suatu bentuk terintegrasi. Seperti: kualitas produk, fleksibilitas produksi dan kemampuan untuk memproduksi dan mengekspor dengan cepat agar bisa memenangkan persaingan global
  • Analisis keuangan dan perbandingannya

Perkembangan Akuntansi Internasional sudah seyogyanya diiringi oleh kemampuan individu yang bergerak dalam bidang akuntansi untuk ikut andil memajukan akuntansi. Akuntansi Internasional merupakan penghubung antarnegara. Delapan faktor yang mempengaruhi perkembangan akuntansi internasional harus dipahami dengan baik agar tercipta harmonisasi antarnegara yang bertransaksi.

Faktor yang mempengaruhi Perkembangan Akuntansi Internasional

ilustrasi akuntansi internasional - 1

Ada 8 (delapan) faktor yang mempengaruhi perkembangan akuntansi internasional, yaitu:

1. Sumber pendanaan

Di Negara-negara dengan pasar ekuitas yang kuat, akuntansi memiliki focus atas seberapa baik manajemen menjalankan perusahaan (profitabilitas), dan dirancang untuk membantu investor menganalisis arus kas masa depan dan resiko terkait. Sebaliknya, dalam system berbasis kredit di mana bank merupakan sumber utama pendanaan, akuntansi memiliki focus atas perlindungan kreditor melalui pengukuran akuntansi yang konservatif.

2. Sistem Hukum

Dunia barat memiliki dua orientasi dasar: hukum kode (sipil) dan hukum umum (kasus). Dalam Negara-negara hukum kode, hukum merupakan satu kelompok lengkap yang mencakup ketentuan dan prosedur sehingga aturan akuntansi digabungkan dalam hukum nasional dan cenderung sangat lengkap. Sebaliknya, hukum umum berkembang atas dasar kasus per kasus tanpa adanya usaha untuk mencakup seluruh kasus dalam kode yang lengkap.

3. Perpajakan

Di kebanyakan Negara, peraturan pajak secara efektif menentukan standar karena perusahaan harus mencatat pendapatan dan beban dalam akun mereka untuk mengklaimnya untuk keperluan pajak. Ketka akuntansi keuangan dan pajak terpisah, kadang-kadang aturan pajak mengharuskan penerapan prinsip akuntansi tertentu.

4. Ikatan Politik dan Ekonomi

5. Inflasi

Inflasi menyebabkan distorsi terhadap akuntansi biaya histories dan mempengaruhi kecenderungan (tendensi) suatu Negara untuk menerapkan perubahan terhadap akun-akun perusahaan.

6. Tingkat Perkembangan Ekonomi

Faktor ini mempengaruhi jenis transaksi usaha yang dilaksanakan dalam suatu perekonomian dan menentukan manakah yang paling utama

7. Tingkat Pendidikan

Standard praktik akuntansi yang sangat rumit akan menjadi tidak berguna jika disalahartikan dan disalahgunakan. Pengungkapan mengenai resiko efek derivatif tidak akan informatif kecuali jika dibaca oleh pihak yang berkompeten.

8. Budaya

Empat dimensi budaya nasional, menurut Hofstede: individualisme, jarak kekuasaan, penghindaran ketidakpastian, maskulinitas.

Porsi Pengembangan Akuntansi  Internasional

Selanjutnya Choi et.al (1998 ; 38)  mengungkapkan bahwa secara struktural pengembangan  akuntansi internasional yang terjadi sekarang meliputi porsi sebagai berikut:

1. Pola Pengembangan Komparatif

Pendekatan yang dikembangkan oleh  Mueller yang berbeda terhadap pengembangan akuntansi dapat diamati di negara-negara barat yang memiliki sistem ekonomi yang berorientasi pasar, meliputi; Pola makorekonomis, pola mikroekonomis, pendekatan disiplin independen, dan pendekatan akuntansi seragam.

2. Pola Makroekonomis

Tujuan perusahaan bisnis tentu saja lebih sempit daripada kebijakan ekonomi nasional. Perusahaan mempunyai tujuan tertentu yang harus dicapai, seringkali beroperasi dalam dimensi dan ruang  waktu yang terbatas, dan bertanggunggugat kepada kelompok-kelompok kepemilikan  yang jelas. Konsekuensinya, tujuan perusahaan  secara normal mengikuti kebijakan nasional. Hal ini bukan kondisi absolut, karena perusahaan bisnis merupakan bagian dari kepntingan publik yang mempengaruhi dan mengarahkan kebijakan-kebijakan nasional; jadi ada hubungan sebab-akibat timbal balik. Ada tiga pernyataan yang berkaitan dengan pola ini yaitu:

  • Perusahaan bisnis merupakan unit essential dalam struktur ekonomi suatunegara.
  • Perusahaan bisnis mencapai tujuannya dengan cara yang terbaik melalui koordinasi erat aktivitas-aktivitasnya dengan kebijakkan-kebijakkan ekonominasional dalam lingkungannya.
  • Kepentingan publik dilayani dengan baik jika akuntansi perusahaan bisnissaling berhubungan erat dengan kebijakan nasional.

Akuntansi internasional meliputi dua aspek bahasan utama yaitu deskripsi dan pembandingan akuntansi dan dimensi akuntansi atas transaksi internasional. Pada aspek yang pertama, akuntansi internasional membahas gambaran standar akuntansi dan parktek akuntansi pada berbagai negara serta membandingkan standar dan praktek tersebut pada masing-masing negara yang dibahas. Selain itu, aspek akuntansi internasional juga membahas mengenai pelaporan keuangan, valuta asing, perpajakan, audit internasional.

KESERAGAMAN AKUNTANSI

ilustrasi akuntansi internasional - 2

Ada tiga pendekatan praktis atas pola pengembangan keseragaman akuntansi:

1. Pendekatan bisnis

Keseragaman akuntansi ditunjukkan secara khusus kepada pemakai-pemakai tertentu data akuntansi. Pendekatan ini mempertimbangkan secara penuh karakteristik-karakteristik bisnis dan lingkungan bisnis tempat dimana data dikumpulkan, diproses dan dikomunikasikan. Pendekatan ini merupakan suatu pendekatan pragmatis yang sangat bergantung pada konveksi dan paling sering dalam perancangan bagan-bagan akun terpisah yang seragam, yaitu bagi suatu cabang industri atau perdagangan.

2. Pendekatan ekonomi

Pendekatan ekonomi bagi keseragaman akuntansi pada dasarnya adalah pendekatan makro. Ini mengkaitkan akuntansi untuk menjalankan system yang telah terbentuk dalam pola pengembangan seperti itu. Pertimbangan-pertimbangan kebijakan nasional berada pada tingkatan paling atas

3. Pendekatan teknis

Pendekatan akuntansi teknis atas pengembangan keseragaman merupakan pekerjaan para akademis. Pendekataan ini bersifat analitis, dimana pendekatan ini berusaha memperoleh keseragaman dari prinsip-prinsip dasar pembukuan double entry.

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai Software Akuntansi EASY atau Download Gratis dan Demo Software EASY di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi:

Novi Yanirahmati

Telepon : 021 225 451 83
SMS / WA : 0838 7717 7119
Email : marketing@easyaccountingsystem.co.id

Fungsi dan Tujuan Akuntansi Biaya

Tujuan Akuntansi Biaya – seperti yang sebelum-sebelumnya disebutkan adalah cabang ilmu yang sangat luas. Didalamnya tidak hanya membahas tentang uang saja tetapi juga beberapa cabang ilmu lain yang juga memiliki keterkaitan dengan pelaporan keuangan sebuah instansi.

Dalam artikel ini akan kita bahas sedikit lebih rinci mengenai tujuan akuntnsi biaya yang sebelumnya pernah dibahas dalam artikel Pengertian Akuntansi Biaya dan Tujuannya.

tujuan akuntansi biaya

Nah untuk mengingat kembali arti dari Akuntansi Biaya, perlu diketahui terlebih dahulu beberapa istilah berikut:

Biaya

Biaya telah didefinisikan dalam terminologi yang diberikan oleh Chartered Institute of Management Akuntan (CIMA) sebagai jumlah pengeluaran yang terjadi atau dikaitkan pada hal tertentu’. Lebih sederhana, dapat didefinisikan sebagai sesuatu yang diberikan atau diskarifikasi untuk mendapatkan sesuatu. Dengan demikian biaya sebuah artikel adalah pembelian atau manufaktur harga, yaitu akan terdiri dari biaya langsung material, biaya tenaga kerja langsung, biaya langsung dan tidak langsung dialokasikan atau dibagi untuk itu.

Cost Accountancy

The Chartered Institute of Management Accountants di Inggris (CIMA) telah mendefinisikan Akuntansi Biaya sebagai ‘penerapan biaya dan prinsip Akuntansi Biaya, metode dan teknik untuk ilmu, seni dan praktek biaya dan pemastian profitabilitas. Ini mencakup penyajian informasi yang diperoleh di sana dari untuk tujuan pengambilan keputusan manajemen ‘. Dengan demikian biaya akuntasi adalah ilmu, seni dan praktek dari akuntansi biaya.

Akuntansi biaya adalah ilmu itu karena hal ini merupakan pengetahuan yang sistematis yang seorang akuntan biaya harus miliki sehingga ia dapat benar melaksanakan tanggung jawab dan fungsi nya.

Selanjutnya, akuntansi biaya juga merupakan seni karena termasuk kemampuan dan keterampilan yang dengannya akuntan biaya menjadi mampu menerapkan ilmunya pada berbagai masalah seperti pemastian biaya, pengendalian biaya, pemastian profitabilitas, penggantian tanaman dan teknologi, costing marginal, dan lain-lain

Lalu, akuntansi biaya juga melatih akuntan biaya untuk praktik. Ini termasuk upaya terus-menerus dalam penyajian informasi untuk tujuan pengambilan keputusan manajerial.

Cost Accounting

The Chartered Institute of Management Accountants di Inggris (CIMA) telah mendefinisikan Akuntansi Biaya sebagai, ‘proses akuntansi untuk biaya dari titik di mana pengeluaran yang terjadi atau berkomitmen untuk pembentukan hubungan utama dengan pusat biaya dan unit biaya.

Dalam penggunaannya yang terluas, itu mencakup persiapan data statistik, penerapan metode pengendalian biaya dan pemastian profitabilitas kegiatan yang dilakukan atau direncanakan ‘. Ini adalah mekanisme formal dengan cara yang biaya produk atau jasa yang dipastikan dan dikendalikan.

Hal ini berkaitan dengan akumulasi, klasifikasi, analisis dan interpretasi data biaya untuk tiga tujuan utama:

  • Penetapan biaya
  • Perencanaan dan pengendalian operasional, dan
  • Pengambilan keputusan.
  • Pembiayaan

Pembiayaan telah didefinisikan oleh Institute sebagai, ‘teknik dan proses biaya: memastikan’. Wheldon mendefinisikan biaya sebagai berikut:

“Costing adalah mengklasifikasikan, rekaman, dan alokasi pengeluaran untuk penentuan biaya produk atau jasa; dan untuk penyajian data sesuai diatur untuk tujuan kontrol dan bimbingan manajemen. Ini mencakup pemastian biaya setiap order, pekerjaan, kontrak, proses, layanan atau unit yang mungkin tepat. Ini berkaitan dengan biaya produksi, penjualan dan distribusi. ”

Dengan demikian, sarana pembiayaan seperti analisis informasi untuk memungkinkan manajemen untuk mengetahui biaya produksi dan penjualan, yaitu total biaya berbagai produk dan jasa dan juga untuk mengetahui bagaimana total biaya dasar.

Biaya Control

Pengendalian biaya telah didefinisikan sebagai ‘bimbingan dan regulasi dengan tindakan eksekutif biaya operasi pada usaha’. Ini adalah tugas utama dari akuntan biaya, selain pemastian biaya, untuk melengkapi berbagai jenis laporan dan informasi untuk memungkinkan manajemen untuk mengendalikan biaya operasi bisnis mereka. Pengendalian biaya ‘dilakukan melalui sejumlah teknik seperti Standard Costing dan Pengendalian Anggaran.

Standar Costing adalah sistem yang berusaha untuk mengendalikan biaya setiap unit melalui menentukan terlebih dahulu apa yang seharusnya menjadi biaya dan kemudian dibandingkan dengan biaya aktual dan juga analisis varians bersama dengan penyebabnya.

Pengendalian Anggaran berarti meletakkan dalam hal moneter dan kuantitatif apa sebenarnya yang harus dilakukan dan bagaimana tepatnya itu harus dilakukan selama periode mendatang dan kemudian untuk memastikan bahwa hasil aktual tidak menyimpang dari yang direncanakan tentu saja lebih dari yang diperlukan.

Audit Biaya

Audit biaya telah didefinisikan oleh Institute sebagai ‘verifikasi rekening biaya dan cek pada kepatuhan terhadap rencana akuntansi biaya. Ini adalah pemeriksaan ahli independen dari rekening biaya output yang berbeda dari suatu usaha dan verifikasi apakah rekening tersebut dari output yang berbeda, melayani tujuan yang dimaksudkan. ‘

Tujuan Akuntansi Biaya

Definisi yang diberikan oleh CIMA membawa keluar titik penting bahwa (tujuan akuntansi biaya) Cost Accounting memiliki tujuan sebagai berikut :

  1. Penetapan biaya dan penentuan harga jual.
  2. Biaya kontrol yaitu menjaga biaya di bawah cek.
  3. Profitabilitas memastikan dan keuntungan yang diperoleh dari setiap kegiatan termasuk memastikan penyebab yang menyebabkan angka tertentu.
  4. Pengumpulan dan penyajian informasi atau pernyataan yang diperlukan oleh manajemen dalam tugas perencanaan dan membuat keputusan tersebut.

Keputusan yang harus dibuat mungkin bisa berbagai macam, beberapa contoh di antaranya adalah:

  1. memperbaiki harga dalam keadaan normal dan khusus.
  2. menentukan prioritas untuk produk.
  3. memutuskan apakah komponen akan dibeli dari pasar atau dibuat dalam pabrik itu sendiri.
  4. memutuskan pada proses terbaik dari pembuatan dll

Sebuah perusahaan tertentu mungkin tidak ingin mewujudkan semua tujuan akuntansi biaya yang disebutkan di atas. Oleh karena itu, dirancanglah sistem Akuntansi Biaya yang hanya untuk tujuan tertentu.

Tapi, secara umum, Akuntansi Biaya memiliki peran yang luas untuk bermain. Sifat akuntansi biaya dapat diringkas sebagai “menganalisa, merekam, standardisasi, peramalan, membandingkan, melaporkan dan merekomendasikan.

Fungsi Akuntansi Biaya atau Cost-Akuntan

Menurut Blocker dan Weltemer ‘Akuntansi Biaya adalah untuk melayani manajemen dalam pelaksanaan kebijakan dan perbandingan hasil aktual dan perkiraan agar nilai setiap kebijakan dapat dinilai dan berubah untuk memenuhi kondisi masa depan’.

Berikut ini adalah fungsi utama dari akuntansi biaya:

  1. Mengetahui biaya per unit produk yang berbeda yang diproduksi oleh organisasi.
  2. Memberikan analisis yang akurat dari biaya ini.
  3. Menjaga biaya ke titik terendah konsisten dengan kondisi operasi yang paling efisien. Hal ini membutuhkan pemeriksaan setiap biaya dalam terang layanan atau manfaat yang diperoleh sehingga pemanfaatan maksimum setiap rupiah yang akan diperoleh.
  4. Mengetahui pemborosan dalam setiap proses pembuatan dan untuk mempersiapkan laporan yang mungkin diperlukan untuk membantu dalam mengendalikan pemborosan.
  5. Menyediakan data yang diperlukan untuk fiksasi harga komoditas yang diproduksi menjual/
  6. Menghitung keuntungan yang diperoleh pada masing-masing produk dan untuk menyarankan manajemen bagaimana keuntungan ini dapat ditingkatkan.
  7. Membantu manajemen dalam pengendalian persediaan sehingga mungkin ada minimum penguncian up modal di saham bahan baku, toko, dll.
  8. Menginstal dan menerapkan sistem pengendalian biaya seperti Pengendalian Anggaran dan Standar Biaya untuk kontrol pengeluaran pada bahan, tenaga kerja dan overhead
  9. Memberikan saran manajemen pada ekspansi masa depan.
  10. Memberikan saran manajemen pada profitabilitas atau sebaliknya dari lini produk baru.
  11. Melaksanakan studi biaya khusus dan investigasi yang berharga untuk manajemen dalam menentukan kebijakan dan merumuskan rencana diarahkan operasi yang menguntungkan.

Nah itu tadi sedikit penjelasan dan kilas balik mengenai fungsi dan tujuan akuntansi biaya yang ternyata adalah memudahkan pekerjaan dari manajemen untuk pengambilan keputusan yang kaitannya erat dengan pembiayaan. Semoga artikel tujuan dan fungsi akuntansi biaya ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan anda sekian dan terima kasih.

 

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai Software Akuntansi EASY atau Download Gratis dan Demo Software EASY di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi :

Halimahtun Sa’diyah

Telepon : 021 58908469
SMS / WA : 0838-7767-3377
Email : marketing@easyaccountingsystem.co.id

Langkah Untuk Membuat Proposal Akuntansi

Apa Saja Langkah-Langkah Untuk Membuat Proposal Akuntansi ??

Proposal Akuntansi – Dalam akuntansi terdapat banyak proses, mulai dari pengumpulan data, analisis hingga ke pembuatan laporan keuangan. Nah laporan keuangan ini dapat dimanfaatkan kedalam berbagai hal salah satunya adalah dalam pengajuan proposal.

proposal akuntansi

Sebuah proposal akuntansi untuk layanan akuntansi digunakan untuk penawaran pada request for proposal (RFP), meminta pendanaan, atau membujuk klien potensial atau pelanggan untuk mendukung proposal finansial. Ini juga salah satu manfaat dari laporan keuangan selain untuk mengetahui keadaan finansial perusahaan.

Serupa dengan pembuatan laporan keuangan terdapat beberapa langkah yang perlu dilakukan untuk membuat proposal yang baik dan berhasil. Banyak jasa akuntansi, CPA dan profesional pajak lainnya mengumpulkan hal penting yang ada dan mulai perencanaan awal sebelum menulis proposal akuntansi.

Nah anda perlu menulis dari garis besar, dan mendekonstruksi RFP untuk mengembangkan garis besar tadi. Kemudian kumpulkan semua informasi layanan akuntansi anda dari brosur layanan, dan pastikan bahwa grafik yang anda sajikan termasuk relevan.

Untuk lebih jelasnya berikut ini ada 6 langkah yang dapat anda lakukan untuk membuat proposal akuntansi anda lebih baik dan berhasil

Langkah 1

Anda perlu menulis ringkasan proyek atau executive summary, yang merupakan ringkasan singkat dari proyek yang anda ajukan. Memberitahu evaluator atau klien mengapa dengan melihat layanan akuntansi dari perusahaan anda merupakan hal yang terbaik bagi kontrak.

Jelaskan jika perusahaan Anda adalah anggota dari AICPA Employee Benefit Plan Audit Quality Center, dan memberikan sejarah CPA perusahaan anda. Dengan begitu evaluator atau klien akan tertarik terhadap proposal yang anda ajukan.

Langkah 2

Selanjutnya mulai dengan bagian berikutnya yaitu informasi “Kualifikasi Perusahaan”. anda perlu menulis tentang jumlah rencana audit yang sama dengan yang telah anda lakukan. Tentukan ukuran setiap rencana dan jumlah peserta, atau jumlah aset dan berikan referensi yang sesuai dari pekerjaan ini.

Langkah 3

Mulai bagian ketiga “informasi Personil” dan tanggung jawab karyawan kunci di perusahaan Anda. Daftar semua mitra pengelolaan perusahaan CPA.

Langkah 4

Mulai bagian keempat “Biaya perkiraan” dan menjelaskan harga yang Anda usulkan. Daftar harga proyek. Termasuk setiap layanan yang diusulkan dengan jadwal biaya rinci.

Langkah 5

Alamat diharapkan tanggal penyelesaian di bagian kelima. Memberikan pendekatan – misalnya, sampling statistik, prosedur analitis, metodologi untuk mendokumentasikan – dan tanggal penyelesaian. Membahas topik-topik utama dalam RFP dan alamat mereka dalam urutan bahwa mereka muncul dalam RFP.

Langkah 6

Menghilangkan semua kesalahan oleh proofreading proposal. Menulis ulang bagian yang terlalu kabur dan tidak menjelaskan arti penuh dari apa yang Anda usulkan. Hindari kesalahan ketik yang akan membuat proposal akuntansi Anda terlihat tidak profesional dan amatir.

 

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai Software Akuntansi EASY atau Download Gratis dan Demo Software EASY di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi :

Halimahtun Sa’diyah

Telepon : 021 58908469
SMS / WA : 0838-7767-3377
Email : marketing@easyaccountingsystem.co.id

ilustrasi kecurangan akuntansi

Cara Mencegah Kecurangan Akuntansi atau Fraud

Kecurangan akuntansi terjadi berulang kali, hal ini karena terdapat faktor-faktor pendorong yang mengakibatkan terjadinya kecurangan akuntansi. Menurut Simanjuntak (2008), faktor  yang mendorong seseorang  melakukan  kecurangan bisa berasal dari faktor umum dan individu. Agar bisa mengatasi kecurangan tersebut, kita harus mengetahui beberapa faktor penyebabnya.Berikut ini adalah beberapa faktor penyebab kecurangan akuntansi:

1.  Faktor Umum

Merupakan  faktor  yang  berhubungan  dengan  organisasi  sebagai  korban perbuatan kecurangan. Faktor ini meliputi:

a.  Kesempatan (Opportunity)

Kesempatan untuk melakukan kecurangan tergantung  pada  kedudukan pelaku terhadap objek kecurangan. Umumnya, manajemen suatu organisasi atau  perusahaan  memiliki  potensi  yang  lebih  besar  untuk  melakukan kecurangan  daripada  karyawan. Tetapi, patut digarisbawahi bahwa kesempatan untuk melakukan kecurangan  selalu ada pada setiap kedudukan.

b.  Pengungkapan (Exposure)

Terungkapnya suatu kecurangan dalam organisasi atau perusahaan belum menjamin tidak terulangnya kecurangan tersebut baik oleh pelaku yang sama maupun oleh pelaku yang lain. Oleh karena itu, setiap pelaku kecurangan seharusnya dikenakan sanksi apabila perbuatannya terungkap.

2.  Faktor Individu

Berhubungan dengan individu sebagai pelaku kecurangan. Faktor ini terdiri dari:

a.  Ketamakan (Greed)

Ketamakan berhubungan dengan moral individu. Pandangan hidup dan lingkungan berperan dalam pembentukan moral seseorang.

b.  Kebutuhan (Need)

Berhubungan dengan pandangan/pikiran dan keperluan  pegawai/pejabat yang terkait dengan aset yang dimiliki  perusahaan/instansi/organisasi tempat  ia bekerja. Selain  itu  tekanan (pressure) yang dihadapi dalam bekerja dapat menyebabkan orang yang jujur mempunyai motif untuk melakukan kecurangan.

Penjelasan di atas memberikan informasi bahwa fraud kerap kali terjadi dalam dunia bisnis, hal tersebut dikarenakan adanya beberapa faktor yang mendorong terjadinya kecurangan akuntansi. Informasi tersebut penting untuk dipahami oleh pelaku bisnis, namun yang tidak kalah penting adalah upaya pencegahan kecurangan tersebut agar tidak merugikan perusahaan.

Fraud dapat dicegah, dengan adanya upaya pencegahan tersebut maka diharapkan akan dapat menyelamatkan bisnis perusahaan, seperti kita ketahui kecurangan akuntansi dapat mengakibatkan kebangkrutan atau matinya perusahaan, untuk lebih jelas tentang akibat dari praktik kecurangan akuntansi yang telah meruntuhkan perusahaan besar di penjuru dunia anda boleh membaca artikel Kecurangan Akuntansi yang menghebohkan dunia.

Pencegahan praktik Kecurangan ini dapat  dilakukan dengan  beberapa  cara. Wilopo (2006) dalam  penelitiannya mengemukakan  bahwa upaya  menghilangkan  perilaku  tidak  etis  manajemen  dan  kecenderungan kecurangan dapat dilakukan antara lain dengan:

  • Mengefektifkan pengendalian internal, termasuk penegakan hukum.
  • Perbaikan sistem pengawasan dan pengendalian.
  • Pelaksanaan good governance.
  • Memperbaiki  moral  dari  pengelola  perusahaan,  yang  diwujudkan  dengan mengembangkan sikap.
  • Komitmen terhadap perusahaan, negara dan masyarakat.

Nah, Kecurangan terjadi karena terdapat beberapa faktor pendorong, faktor tersebut menjadikan terjadinya praktik fraud. Praktik kecurangan ini sangat merugikan perusahaan oleh karena itu perlu diadakan upaya pencegahan.

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai Software Akuntansi EASY atau Download Gratis dan Demo Software EASY di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi:

Novi Yanirahmawati

No. Telepon: 021-58908469

WhatsApp: 0838 7717 7119

Email: marketing@easyaccountingsystem.co.id

Bidang-Bidang Spesialisasi Akuntansi

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa akuntansi adalah cabang bagian dari ilmu ekonomi. Meskipun bagian dari ekonomi, bukan berarti akuntansi adalah ilmu yang sempit. Justru sebaliknya, akuntansi memiliki beberapa spesialisasi akuntansi yang luas. Akuntansi tidak hanya membahas tentang keuangan, tetapi juga menyinggung berbagai bidang ilmu yang lain seperti manajemen, hukum, bisnis dan lain sebagainya. Berikut ini akan kami jelaskan spesialisasi akuntansi yang ada dan perlu Anda ketahui:

Bidang Spesialisasi Akuntansi

bidang spesialisasi akuntansi - kalkulator menghitung pajak

1. Akuntansi Keuangan

Akuntansi keuangan melibatkan pencatatan dan mengklasifikasikan transaksi bisnis, dan penyusunan dan penyajian laporan keuangan yang akan digunakan oleh pengguna internal maupun eksternal.

Dalam penyusunan laporan keuangan, kepatuhan yangketat dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum atau GAAP diamati. Akuntansi keuangan terutama berkaitan dalam pengolahan data historis.

2. Akuntansi Manajerial

Manajerial atau manajemen akuntansi berfokus pada penyediaan informasi untuk digunakan oleh pengguna internal, manajemen. Ini cabang penawaran dengan kebutuhan manajemen daripada ketat sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum. Akuntansi manajerial melibatkan analisis keuangan, penganggaran dan peramalan, analisis biaya, evaluasi keputusan bisnis, dan kawasan serupa.

3. Akuntansi Biaya

Kadang-kadang dianggap sebagai bagian dari akuntansi manajemen, akuntansi biaya mengacu pada rekaman, presentasi, dan analisis biaya produksi. akuntansi biaya sangat berguna dalam pembuatan bisnis karena mereka memiliki proses biaya yang paling rumit. akuntan biaya juga menganalisis biaya aktual dan standar untuk membantu manajer menentukan program masa depan tindakan mengenai operasi perusahaan.

4. Akuntansi Audit

Audit eksternal mengacu pada pemeriksaan laporan keuangan oleh pihak independen dengan tujuan menyampaikan pendapat untuk kewajaran penyajian dan kepatuhan GAAP. Audit internal berfokus pada evaluasi kecukupan struktur pengendalian internal perusahaan dengan menguji pemisahan tugas, kebijakan dan prosedur, derajat otorisasi, dan kontrol lainnya dilaksanakan oleh manajemen.

5. Akuntansi Pajak

Akuntansi pajak membantu klien mengikuti aturan yang ditetapkan oleh otoritas pajak. Ini termasuk perencanaan pajak dan persiapan pajak. Hal ini juga melibatkan penentuan pajak penghasilan dan pajak lainnya, jasa konsultasi pajak seperti cara untuk meminimalkan pajak secara legal, evaluasi konsekuensi dari keputusan pajak, dan hal-hal yang berhubungan dengan pajak lainnya.

6. Sistem Akuntansi

Sistem akuntansi melibatkan pengembangan, instalasi, implementasi, dan monitoring prosedur akuntansi dan sistem yang digunakan dalam proses akuntansi. Ini termasuk kerja dengan bentuk bisnis, akuntansi arah personel, dan manajemen software.

7. Akuntansi Fidusia

Akuntansi fidusia melibatkan penanganan akun yang dikelola oleh orang yang dipercayakan dengan tahanan dan pengelolaan properti atau untuk kepentingan orang lain. Contoh akuntansi fidusia meliputi akuntansi kepercayaan, kurator, dan akuntansi real.

8. Akuntansi Forensik

Akuntansi forensik melibatkan pengadilan dan litigasi kasus, penyelidikan penipuan, klaim dan penyelesaian sengketa, dan daerah lainnya yang melibatkan masalah hukum. Ini adalah salah satu tren populer dalam akuntansi saat ini.

9. Akuntansi Pemerintahan

Payung istilah akuntansi pemerintah mengacu pada jenis penggunaan akuntansi untuk menjaga dan memeriksa catatan keuangan instansi pemerintah dan untuk mengaudit perusahaan swasta dan individu yang terlibat dalam kegiatan tunduk pada peraturan pemerintah atau perpajakan.

Dengan demikian, akuntansi pemerintah dapat mencakup metode akuntansi keuangan, akuntansi pajak, atau jenis lain dari akuntansi. instansi pemerintah kadang-kadang menggunakan akuntansi dana, yang merupakan cara untuk memisahkan sumber daya ke dalam kategori untuk melacak sumber dan penggunaan dana tersebut.

akuntansi dana digunakan sebagai cara untuk lembaga pemerintah atau divisi menjadi transparan dan bertanggung jawab dalam manajemen mereka dari uang pajak digunakan untuk mendanai lembaga atau divisi. akuntansi dana juga sering digunakan oleh organisasi non-profit.

Berfokus Pada Sebuah Spesialisasi

Jika Anda ingin fokus pada satu spesialisasi bidang akuntansi, pertimbangkan untuk mencari dan memperoleh sertifikasi akuntansi di bidang pilihan Anda. Ini akan memberi Anda keunggulan atas orang-orang yang tidak bersertifikat. Seiring meningkatnya populasi dan permintaan untuk profesional yang kompetitif, Anda perlu mengambil langkah tersebut untuk mendapatkan pengakuan di bidang tersebut.

Beberapa sertifikasi yang paling terkenal termasuk Akuntan Publik Bersertifikat (BPA), Certified Management Accountant (CMA), Certified Internal Auditor (CIA), Certified Financial Planner (CFP), dan Sistem Informasi Bersertifikat Auditor (CISA).

Nah, itulah tadi 9 bidang spesialisasi akuntansi yang ternyata tidak hanya mengurus tentang bidang ekonomi saja tetapi juga bidang-bidang yang lain. Semoga informasi ini dapat bermanfaat, sekian dan terima kasih.

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai Software Akuntansi EASY atau Download Gratis dan Demo Software EASY di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi:

Novi Yanirahmawati

Telepon: (021) 225 451 83
WhatsApp: 0838-7717-7119
Email: marketing@easyaccountingsystem.co.id

Langkah Persiapan Seorang Programmer Software Akuntansi

Sebagai seorang yang dekat dengan praktisi yang berkarier dalam bidang software accounting sedikit banyak software accounting yang saya ketahui. Kali ini saya akan menjelaskan beberapa karakteristik dari software akuntansi yang sekarang ini banyak beredar saat ini. Seorang programmer software akuntansi tidak akan berani untuk membuat software asal-asalan saja. Hal ini bukan saja akan merugikan dirinya sendiri, tetapi juga akan menjadi bumerang bagi programmer itu kelak.

Bagi seorang programmer yang sejak awal berniat membuat software keuangan tentu saja akan berdiskusi dan mempelajarinya terlebih dahulu supaya software bisa berjalan:

ilustrasi programmer software akuntansi

Pertama programer tersebut akan berkonsultasi terlebih dahulu kepada seorang profesional

Programmer akan berkonsultasi terlebih dahulu kepada seorang akuntan, seorang manajer akunting, staff akunting, bahkan seorang akuntan publik. Untuk meminta saran atau bahkan yang bisa mengarahkan tentang bagaimana seorang programer dalam membuat software akuntansi.  Tentang segala hal yang berhubungan dengan akuntansi, tentang bagaimana alur/siklus akuntansi berlangsung, tentang bagaimana urut-urutan bidang keilmuan akuntansi. Tanpa campur tangan seorang akuntan profesional, sangat mustahil bagi seorang programer IT untuk membuat software akuntansi.

Kedua, seorang programmer berusaha untuk mempelajari disiplin keilmuan akuntansi

Seorang programer yang sejak awal sangat berniat ingin membuat program akuntansi yang akan dijual kepada para pengusaha, maka dia akan berusaha untuk mempelajari disiplin keilmuan akuntansi. Agar mengetahui bagaimana dasar dasar dalam pengaplikasian ilmu akuntansi ke dalam sebuah program akuntansi keuangan.

Program/software atau perangkat komputer lunak akuntansi yang satu ini memang sedikit berbeda, tidak sama seperti software-software lain seperti software music, software video, software terjemahan, software convert dan masih banyak lagi software lain yang bisa dibuat dengan cepat serta dalam kurun waktu yang relatif lebih singkat.

Membuat software yang berhubungan dengan bidang keilmuan akuntansi terbilang rumit. Karena bukan hanya membutuhkan kemampuan untuk membuat aplikasi biasa, namun juga harus mampu untuk menyesuaikan dengan bidang keilmuan akuntansi.

Ketiga, seorang programer akan menggaet/menggandeng seorang praktisi akuntan

Kemungkinan terakhir bahwa seorang programer akan menggaet/menggandeng seorang praktisi akuntan untuk diajak bekerja sama (partnership) dalam mewujudkan untuk membuat software akuntansi yang sesuai dengan kebutuhan para pengusaha saat ini. Programmer dan ahli akuntansi bisa bermitra dalam pembuatan software akunting.

Persekutuan antara dua orang yang berbeda profesi dari seorang programer yang memiliki basic IT/programing dan seorang berprofesi sebagai seorang praktisi akuntan dalam menciptakan satu gabungan produk perangkat lunak komputer yang akan menjadi hal yang luar biasa, oleh sebab itu hasil produk software akuntansi tersebut bisa diprediksi akan banyak laku di pasaran.

Software akuntansi yang baik sebenarnya harus berpatokan kepada bidang keilmuan akuntansi. Bukan malah sebaliknya bidang keilmuan akuntansi yang harus mengikuti alur dari program. Bukan hanya mengandalkan kemampuan penghitungan yang matang, tetapi juga membutuhkan kemampuan analisa, kemampuan logika, tingkat ketelitian yang tinggi dan kemampuan-kemampuan pendukung lainnya.

Seorang programmer harus paham terlebih dahulu bagaimana seluk beluk dari akuntansi sebelum merencankan untuk membuat software akuntansi. Oleh sebab itu seorang programmer software akuntansi akan belajar tentang bagaimana flow akuntansi berjalan terlebih dahulu. Baru setelah paham betul dengan keilmuan akuntansi, barulah programer tersebut akan dapat mengaplikasikannya kedalam software akuntansi yang akan dibuat.

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai Software Akuntansi EASY atau Download Gratis dan Demo Software EASY di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi:

Novi Yanirahmawati

WhatsApp: 0838-771-77119
Email : marketing@easyaccountingsystem.co.id

Cara Pintar Belajar Akuntansi Sederhana

Melihat buku akuntansi, mendengar kata akuntansi atau bahkan berbicara tentang akuntansi pastinya sudah tidak  merasa asing bukan? Khususnya untuk teman-teman yang di sekolah sebelumnya mengambil jurusan akuntansi apalagi yang sudah kuliah menempuh jurusan ekonomi akuntansi. Bisa jadi ini merupakan mata pelajaran/kuliah yang sudah menjadi makanan sehari-hari.

Sebenarnya, tidak bisa dibilang bahwa bidang keilmuan akuntansi itu menyenangkan atau sebaliknya. Keilmuan akuntansi juga bisa dibilang kadang juga membuat kepala pening atau rumit. Lumayan ribet dan sulit untuk masuk di akal. Untuk mereka yang sudah menyerah sebelum mau berusaha lebih keras dalam memperdalam keilmuan akuntansi pasti sudah berpikiran bahwa. ya tentu saja sudah jelas bahwa akuntansi itu susah dan sangat rumit untuk itulah mereka banyak berusaha mencari solusi dan informasi dari internet, bagaimana untuk mengobati rasa penasaran mereka agar bisa pintar akuntansi atau mungkin bisa lebih mudah untuk mempelajari akuntansi itu benar kan?

Ya memang tidak salah mencari informasi solusi/cara dari internet. Namun tetap berhati-hatilah teman, agar tidak terjebak dari informasi internet yang tidak bertanggungjawab. Bisa-bisa bukan solusi yang didapat, justru malah kepala semakin pusing dengan informasi dari blog atau artikel yang malah semakin menyesatkan. Sebenarnya jika ingin menggali informasi dari internet lumayan gampang-gampang susah. Namun jika Anda jeli pastinya akan tahu mana artikel yang solusi dan mana yang artikel menyesatkan. Keduanya memang tampak samar-samar tetapi jika Anda jeli maka akan segera tahu bedanya.

Berikut ini merupakan beberapa tips belajar akuntansi sederhana yang bisa Anda coba.Ya sebenarnya tidak butuh kecerdasan super agar bisa menguasai  akuntansi akan tetapi keinginan untuk mau berusaha belajar atau suka pelajaran/mata kuliah akuntansi. Untuk itulah, akan kami bagi tips ini agar menghapus mindset bahwa belajar akuntansi itu membingungkan dan ribet sekali.

Ingin tahu apa saja tips belajar akuntansi sederhana? langsung saja, mari silahkan dibaca baik-baik.

1. MEMAHAMI TERLEBIH DAHULU APA ITU BASIC AKUNTANSI

Iya benar sekali, alangkah sangat baiknya jika Anda berusaha memahami terlebih dahulu apa itu basic Akuntansi. Berusaha menganggap akuntansi itu seperti sebuah ilmu permainan yang menarik, bukan sebagai sesuatu yang “terpaksa” untuk dipelajari, anggap saja seperti game ya namun bukan sembarang game, melainkan game logika keuangan. Untuk itulah apapun saat ini posisi Anda, tidak jadi masalah, entah Anda masih duduk di bangku pelajar, sudah memasuki dunia kuliah atau bahkan sudah tamat menyelesaikan tingkat pendidikan S1 dan sudah bekerja di lingkungan akuntansi perusahaan, tentu tidak ada kata terlambat untuk mulai belajar lagi tentang akuntansi.

Selalu kembangkan keinginan dan niat Anda untuk bisa benar-benar pintar dalam akuntansi, tanamkan sikap dalam diri sendiri saya percaya saya bisa untuk melakukannya! percayalah tidak ada yang mustahil.

2. KEILMUAN AKUNTANSI ITU SEBENARNYA KITA SEOLAH-OLAH ADALAH PENGUSAHA SUNGGUHAN

Jadi yang lebih utama kita harus memakai logika apalagi jika harus membahas tentang perusahaan dagang, buatlah seolah diri kita adalah seorang wirausahawan dalam bidang perdagangan. Wah itu yang paling menyenangkan bukan? ada retur, terdapat jurnal, buku besar, buku besar pembantu, persediaan, ada berbagai macam metode-metoe yang digunakan untuk menghitung persediaan, enak kan! Jika memang kita sendiri adalah ownernya yang sejak awal sudah ada niat untuk mempelajarinya tanpa harus disuruh bapak guru atau dosen, biarkan diri Anda sendiri yang mencari jawaban atas apa yang belum Anda tahu tentang semua itu.

Yang perlu untuk diingat adalah: ilmu itu akan semakin lebih bertahan lama jika kita sendiri yang memperluasnya. Tentu terdapat rasa kepuasan tersendiri jika kita bisa mengetahui sesuatu yang belum pernah kita tahu sebelumnya. Bisa jadi lebih tahu karena kita sering-sering membaca atau praktek sendiri, learning by doing itulah maksudnya.

3. MEMULAI DENGAN RUMUS SEDERHANA DASAR AKUNTANSI (DEBET KREDIT)

belajar akuntansi sederhana - debit kredit

Pastikan untuk tahu itu dulu, jadi yang paling utama sebenarnya adalah penggunaan logika rumus akuntansi tadi, misalnya saja akun harta, hutang, modal, pendapatan dan beban, Anda harus hafal tentang semua itu. Jangan malah terbalik.

  • akun harta/aset sudah pasti nomor 1 dalam urutan akun.
  • Sedangkan hutang sudah pasti berada dalam urutan akun nomor 2 dan seterusnya sampai pada akun beban nomor pastinya adalah nomor 5.

Nah setiap urutan itu jangan sampai Anda lupakan, ketahui juga setiap masing-masing anak cucu nya dari harta ini. Misalnya: kas (harta yang paling lancar), ada lagi, akun piutang dan piutang-piutang lainnya (nah itu kan termasuk dalam kategori harta, namun disebut sebagai harta lancar namanya). Seperti itu seterusnya, carilah tahu  dengan banyak membaca buku tentang akuntansi atau dengan browsing dari internet segala apa yang belum Anda ketahui. Sudah bisa dipastikan, pengetahuan yang Anda dapetkan dengan sendirinya itu akan bertahan diingatan jauh lebih lama bahkan sampai saat Anda lulus dari sekolah SMK/SMEA atau S1. Jadi tidak harus mengikuti les akuntansi agar bisa lebih pandai tentang akuntansi.

4. SERING-SERINGLAH DALAM MENGERJAKAN SOAL-SOAL AKUNTANSI

belajar akuntansi mudah - test

Langkah selanjutnya setelah mempelajari rumus-rumus sederhana akuntansi, maka selanjutnya adalah implementasikan rumus-rumus tersebut kedalam bentuk pengerjaan soal-soal akuntansi. Terserah Anda untuk soal tema apa saja, entah itu contoh soal tentang perubahan modal, atau mungkin lebih mengarah kepada teori seperti contoh soal akuntansi tentang sistem informasi. Terserah Anda, apapun soal itu yang terpenting adalah Anda harus suka dengan banyak latihan soal akuntansi. Ingatlah selalu “practice makes perfect/semakin banyak latihan akan membuat semakin sempurna kemampuan Anda”.

5. JANGAN PERNAH MERASA RAGU UNTUK BERTANYA KEPADA YANG LEBIH PINTAR TENTANG AKUNTANSI

belajar akuntansi mudah - bertanya pada ahli

Jika ingin mempelajari sesuatu harus lebih sering bertanya kepada yang lebih pintar akan sesuatu yang ingin kita pelajari bukan? Seperti bertanya kepada seorang dosen/guru atau yang sudah pernah praktek langsung di lapangan, seperti konsultan accounting atau auditor lapangan misalnya.

Nah, itulah cara pintar belajar akuntansi sederhana, jangan lupa baca artikel di dalam situs ini.

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai Software Akuntansi EASY atau Download Gratis dan Demo Software EASY di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi:

Novi Yanirahmawati

SMS : 0838-771-77119
Email : marketing@easyaccountingsystem.co.id