Posts

Pentingnya Implementasi Dalam Software Akuntansi

Implementasi Dalam Software Akuntansi

Bagi pengguna awal software akuntansi Easy Accounting System, terkadang kita bingung dari mana akan memulai mengaplikasikan software Easy tersebut untuk perusahaan kita. Untuk mulai menjalankan software akuntansi Easy, terlebih dahulu yang harus kita lakukan adalah setup awal database. Setelah database tersetup dengan benar, barulah kita bisa mulai mulai penginputan transaksi di software akuntansi Easy. Untuk melakukan hal tersebut, bisa dengan mempelajari buku manual atau mengambil Implementasi software akuntansi Easy.

Implementasi software akuntansi Easy adalah opsi yang bisa Anda ambil untuk mengurangi resiko kesalahan dalam setup data dan efisiensi waktu dalam memahami alur penginputan transaksi di software akuntansi Easy dibanding harus mempelajari secara mendalam buku manual. Mempelajari dari buku manual butuh konsentrasi lebih untuk memahami apa yang tertulis dalam buku manual tersebut untuk diaplikasikan ke sistem Easy.

Dengan melakukan implementasi software akuntansi Easy, memang ada biaya yang harus Anda keluarkan. Namun biaya tersebut bisa menjadi investasi Anda karena akan banyak keuntungan yang akan Anda dapatkan di kemudian hari yang berguna untuk perusahaan Anda. Dengan training Easy database Anda akan tersetup dengan benar, sehingga tidak akan ada perombakan database atau kesalahan jurnal saat transaksi-transaksi sudah diinput. Karena bila setup salah maka jurnal dan laporan yang dihasilkan juga pasti salah dan tidak akurat.

Setelah database tersetup dengan benar, dengan training Easy Anda juga akan ditraining untuk penginputan transaksi-transaksi di software akuntansi Easy dengan benar. Implementor Easy akan mentraining Anda sesuai dengan alur bisnis perusahaan Anda. Dengan ini maka training akan bermanfaat dan bisa langsung dipraktekan oleh Anda atau staf Anda untuk mulai menginput data dan transaksi ke software Easy.

Hal-hal yang biasanya dilakukan oleh implementor saat melakukan implementasi/ training :

  1. Membantu klien dalam menyusun konsep pembukuan dan membuat database awal perusahaan (Concepting)
  2. Memberikan pelatihan sesuai kebutuhan perusahaan dan menggunakan contoh kasus bidang industri terkait (Training)
  3. Memberikan konsultasi dan saran/solusi terbaik  kepada klien (Consulting & Solution)
  4. Mendesain formulir dan memodifikasi laporan keuangan sesuai kebutuhan perusahaan (Form Design and ReportModification )
  5. Mendamping prosess peng-input-an data transaksi oleh user (Implementation)
  6. Memonitor secara berkala hasil input-an data transaksi setelah proses implementasi (Maintenance)
  7. Lain-lain

Untuk menyigapi kebutuhan perusahaan akan implementasi software akuntansi Easy, kami langsung menyediakan jasa implementasi  dengan implementator profesional. Implementasi yang kami berikan berupa setup awal database, training semua modul di Easy, sampai pembuatan template atau rancangan form transaksi. Selain itu kami juga menyediakan jasa maintenance bulanan untuk mengontrol penginputan transaksi Anda di Easy dan memastikan penyajian laporan sudah benar. Untuk harga implementasi Easy yang kami tawarkan adalah Rp 1.000.000 untuk 1 hari implementasi. Support free call, email chat dan team viewer bila ada masalah selama masa maintenance.

 

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai Software Akuntansi EASY atau Demo Software EASY di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi :

Novi Yanirahmawati

SMS : 0838-771-77119
Email : marketing@easyaccountingsystem.co.id

Penjelasan dan Klasifikasi Umum Tentang Biaya Distribusi

Software Akuntansi – Penjelasan dan Klasifikasi Umum Tentang Biaya Distribusi

Software Akuntansi – Dari pengertian yang luas biaya distribusi dapat dikategorikan sebagai biaya yang berhubungan dengan semua kegiatan, mulai dari saat barang-barang telah dibeli/ diproduksi sampai barang-barang tiba di tempat pelanggan. Jadi biaya distribusi adalah biaya pemasaran atau lebih tepatnya disebut dengan biaya saluran penjualan. Namun dalam pembahasan di sini, yang dimaksud dengan biaya distribusi adalah biaya-biaya yang lazim berada di bawah pengendalian penuh para eksekutif pemasaran atau penjualan, tidak termasuk biaya administrasi dan biaya finansial.

6a01156f92dd85970c0120a86c73f8970b-800wi

Biaya distribusi meliputi dan tidak terbatas hanya kepada, klasifikasi-klasifikasi umum berikut ini :

  • Biaya Langsung Penjualan (Direct Selling Expense).

Semua biaya langsung untuk memperoleh order, termasuk biaya langsung dari para salesmen, manajemen dan pengembalian penjualan, kantor-kantor caang, dan jasa penjualan – yaitu semua biaya yang lazim berhubungan dengan mencari order.

  • Biaya Periklanan dan Promosi Penjualan.

Semua pengeluaran media advertensi, biaya-biaya yang berhubungan dengan berbagai jenis promosi penjualan, pengembangan padar dan publisitas.

  • Biaya Transportasi.

Semua beban transporatasi untuk pengiriman batang kepada para pelanggan dan atas barang yang dikembalikan, serta biaya untuk mengelola dan memelihara bekerjanya fasilitas-fasilitas transportasi keluar.

  • Biaya Pergudangan dan Penyimpanan(Warehousing and Storage Expanse).

Termasuk semua biaya untuk penggudangan, penyimpanan, penanganan persediaan, pemenuhan order, dan pembukuan serta penyiapan pengiriman.

  • Biaya  Distribusi Umum.

Semua biaya lain yang berhubungan dengan fungsi-fungsi distribusi di bawah manajemen penjualan yang tidak termasuk pada klasifikasi 1 sampai dengan 4 di atas. Ini dapat meliputi biaya umum pengelolaan penjualan, pelatihan, riset pasar, dan fungsi-fungsi staf seperti akuntansi.

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai Software Akuntansi EASY yang cocok dengan Perusahaan Anda atau Demo Software Akuntansi EASY di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi :

Novi Yanirahmawati

Telepon : 021 29666758-59 / 021 70404100
Fax : 021 29666757
SMS : 0838-771-77119
Email : marketing@easyaccountingsystem.co.id

 

Hal Penting Dalam Akuntansi Perusahaan Dagang dan Distribusi

Software Akuntansi – Hal Penting Dalam Akuntansi Perusahaan Dagang dan Distribusi

Software Akuntansi – Sebelum membahas perusahaan dagang & distribusi lebih lanjut, ada baiknya kita lihat penggolongan perusahaan berdasarkan jenis kegiatannya. Yaitu dibedakan antara perusahaan dagang, perusahaan jasa dan perusahaan manufaktur.

  • Perusahaan dagang utamanya bergerak dalam bidang pembelian dan penjualan barang.
  • Perusahaan jasa kegiatan utamanya menghasilkan jasa untuk dijual kepada konsumen yang membutuhkan jasa tersebut.
  • Perusahaan manufaktur, mempunyai kegiatan usaha membeli bahan mentah dan atau bahan setengah jadi untuk diolah menjadi barang jadi.

20110503112340496

Ketiga perusahaan tersebut memiliki karakter yang berbeda dalam akuntansinya. Yang paling utama dalam hal Inventory. Mari kita fokuskan pembahasan ini hanya mengenai perusahaan dagang. Siklus dalam perusahaan dagang utamanya ada empat, yaitu pembelian, penjualan, arus kas dan persediaan barang (stock).

Dalam semua siklus yang terjadi pada perusahaan dagang, ada baiknya kita perhatikan beberapa hal penting dalam pengelolaan Perusahaan Dagang :

  • Rekening Akuntansi Yang Digunakan Perusahaan Dagang

Untuk perusahaan dagang,  akun-akun yang digunakan lebih variatif dibandingkan jenis usaha  jasa atau lainnya. Hal ini akan sangat terbantu bila perusahaan dagang tersebut menggunakan  software akuntansi. Karena umumnya softarwe tersebut sudah menyediakan rekening yang sudah sesuai dengan standar akuntansi.

  • Inventory Control

Untuk bisa selalu eksis dalam mengelola perusahaan dagang, stok merupakan salah satu  kunci  bagi perusahaan dagang untuk meningkatkan profit perusahaan. Dengan selalu tersedianya stok barang maka perusahaan dagang memiliki daya saing dengan perusahaan dagang sejenis. Untuk menuju ke perusahaan dengan keuangan yang sehat dan memiliki daya saing, biasanya perusahaan dagang membuat rencana untuk stok opname tiap bulannya. Hal ini untuk  mengetahui jumlah yang riil antara pencatatan stock di gudang dalam bentuk fisik dengan pencatatan stok di kantor secara tertulis. Dalam pencatatan persediaan barang di bidang akuntansi, dibedakan menjadi 2 yaitu : persediaan periodik dan metode persediaan perpetual.

– Dalam metode perpetual, baik jumlah penjualan maupun harga pokok penjualan dan dicatat pada setiap saat barang dijual. Dengan cara ini catatan akuntansi akan secara terus menerus mengungkapkan besarnya persediaan yang ada.

– Dalam metode periodik, adanya transaksi pembelian tidak didebet pada rekening persediaan tapi didebet pada rekening pembelian begitu juga dengan transaksi penjualan tidak dikredit pada rekening persediaan tapi pada rekening penjualan.

  • Kelancaran Hutang – Piutang

Hutang usaha yang lancar menjadi kekuatan untuk selalu tersedianya stok. Karena supplier akan  senang untuk memberikan barangnya manakala hutang usaha yang kita miliki selalu lancar. Begitu pula piutang usaha. Untuk membantu Arus Kas. Umur piutang menjadi penentunya. Karena penghasil kas adalah dari konsumen. Semakin lama umur piutang, maka perusahaan akan sulit dalam mendapatkan kas.

  • Cash Flow (Aliran Kas)

Cash is King, kas adalah raja. Inti dari pengelolaan perusahaan adalah Aliran  Kas. Sehingga dengan terorganisirnya dana kas yang baik semua aktivitas perusahaan bisa selalu terjaga. Baik itu untuk dana untuk operasional perusahaan, hutang-piutang yang jatuh tempo ataupun bila perusahaan ingin berinvestasi, misalnya dengan membeli tanah, bangunan dan lain sebagainya. Oleh sebab itu laporan keuangan khususnya kas masuk dan kas keuangan sangat penting dalam menentukan baik tidaknya kondisi keuangan  perusahaan dagang tesebut.

  • Profit Perusahaan

Untuk menjaga perusahaan tetap berkembang, maka profit adalah kata kuncinya. Karena tanpa profit, perusahaan akan selalu stagnan. Ketika perusahaan stagnan, maka akan kalah bersaing  dengan perusahan pesaing.

Oleh karena itu untuk bisa mendapatkan kelima hal tersebut, mutlak diperlukan alat bantu atau tools yang bisa memberikan 5 informasi tersebut. Saat ini, kebanyakan orang masih menggunakan catatan manual untuk mendukung usaha dagangnya. Bahkan masih ada perusahaan dagang atau distributor yang menggunakan pencatatan manual dalam menjalankan usahanya. Jelas dukungan software adalah jawabannya. Yaitu software akuntansi yang bisa memberikan gambaran mengenai stok, hutang & piutang, laporan keuangan seperti neraca dan laporan laba rugi.

Saat ini banyak pilihan software akuntansi. Pilihannya ada yang menitik-beratkan pada pada stok perusahaan dagang, ada juga yang terintegrasi untuk semua informasi yang dibutuhkan perusahaan seperti stok barang, transaksi penjualan Easy Accounting System menjadi salah satu pilihan dalam memilih software untuk menjalankan perusahaan dagang. Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut mengenai software akuntansi Easy Accounting System silakan kunjungi website kami.

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai Software Akuntansi EASY yang cocok dengan Perusahaan Anda atau Demo Software Akuntansi EASY di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi :

Novi Yanirahmawati

Telepon : 021 29666758-59 / 021 70404100
Fax : 021 29666757
SMS : 0838-771-77119
Email : marketing@easyaccountingsystem.co.id

 

Konsep Persediaan Barang Dagang

Software Akuntansi – Konsep Persediaan Barang Dagang

Software Akuntansi – Persediaan barang dagang atau dalam bahasa inggris disebut merchindise inventory diartikan sebagai barang yang dimiliki oleh perusahaan yang didapatkan dengan cara membelinya dari pemasok atau membuatnya sendiri kemudian disimpan untuk sementara yang diperuntukan untuk dijual kepada konsumen atau untuk memproduksi barang yang akan dijual dalam operasi usahanya. Persediaan barang dagang digolongkan menjadi 2 (dua) yaitu persediaan barang dalam perusahaan dagang dan persediaan barang dalam perusahaan manufaktur.

distribusi_eazystore

Jenis Persediaan Barang Dagangan

Jenis persediaan barang dagangan dapat digolongkan menjadi dua yaitu sebagai berikut :

1. Jenis Persediaan Barang Dalam Perusahaan Dagang

Dalam perusahaan dagang, persediaan barang dagang diartikan sebagai seluruh barang yang dibeli dari pemasok, disimpan dalam gudang dan dijual kepada konsumen. Jadi persediaan barang dalam perusahaan dagang tidak mengalami proses pengolahan barang, perlakuan persediaan barang dalam perusahaan dagang hanya dibeli, disimpan dan dijual.

2. Jenis Persediaan Barang Dalam Perusahaan Manufaktur

Dalam perusahaan manufaktur, persediaan barang dagang diartikan sebagai persediaan bahan baku, barang dalam proses dan barang jadi yang diperuntukan untuk diolah dan dijual kepada konsumen. Jadi persediaan barang dagang dalam perusahaan manufaktur mengalami proses produksi atau pengolahan barang sampai barang tersebut menjadi barang jadi yang siap jual.

Secara lebih jelas persediaan barang dalam perusahaan manufaktur terdiri dari 3 (tiga) jenis yaitu sebagai berikut :

a. Persediaan barang baku (raw material inventory)

yaitu persediaan barang yang masih berwujud bahan baku yang akan diproses menjadi barang setengah jadi atau barang jadi.

b. Persediaan barang dalam proses (work in proses inventory)

yaitu persediaan barang yang berwujud bahan yang telah mengalami pengolahan atau telah diproses tetapi belum menjadi produk jadi.

c. Persediaan barang jadi (finished goods inventory)

yaitu persediaan barang yang berwujud produk jadi dan siap untuk dijual atau dipasarkan.

Transaksi Yang Berkaitan Dengan Persediaan Barang Dagangan :

Transaksi-transaksi yang terkait dengan persediaan barang dagang dapat diuraikan sebagai berikut :

  • Pembelian barang dagangan
  • Pembayaran beban angkut pembelian
  • Retur pembelian
  • Potongan pembelian
  • Penjualan barang dagangan
  • Pembayaran beban angkut penjualan
  • Retur penjualan
  • Potongan penjualan
  • Perlakuan PPN dan PPnBM

Akuntansi Persediaan Barang Dagang

Setelah mengetahui beberapa transaksi yang berkaitan dengan persediaan barang dagang seperti yang telah diuraikan diatas, maka selanjutnya dirasa penting untuk memahami pencatatan transaksi-transaksi tersebut dalam jurnal umum. Dalam akuntansi mengenai dua metode dalam mencatat transaksi yang diberikan  dengan persediaan barang dagangan, yaitu metode fisik dan metode perfektual. Saat menggunakan metode fisik  maka perhitungan jumlah dan nilai persediaan barang dagangan hanya akan diketahui  pada akhir periode berjalan, jadi pada setiap akhir periode akan diperhitungkan persediaan barang dagangan. Sedangkan saat menggunakan metode perfektual  maka setiap terjadi perubahan persediaan barang dagangan akan selalu dicatat. Dengan kata lain saat terjadi transaksi pembelian makan akan terjadi penjumlahan atau penambahan barang dagangan sebaliknya saat terjadi penjualan maka akan terjadi pengurangan persediaan barang dagangan.

Penilaian Persediaan Barang Dagang

Kita sering melihat nilai persediaan dalam laporan keuangan misalnya dalam neraca terlihat persediaan barang Rp. 9.000.000, yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana cara untuk menentukan nilai persediaan barang tersebut ? tidak mungkin asal, karena akuntansi adalah ilmu yang menghendaki ketetapan atau keakuratan. Untuk mengetahui Nilai persediaan barang dagangan maka perlu diketahui dua komponen penting yaitu jumlah fisik barang dan harga per unit barang. Jadi nilai persediaan barang dapat diketahui dengan rumus; Persediaan barang = Jumlah fisik x Harga perunit. Sebelum melanjutkan pembahasan ini perlu diketahui terlebih dahulu apa itu jumlah fisik, jumlah fisik barang maksudnya adalah jumlah barang yang terdapat pada gudang suatu perusahaan.

Untuk mengetahui jumlah fisik  barang dapat dilakukan dengan menghitung secara manual  persediaan barang yang ada digudang pada akhir periode atau dapat pula dihitung secara perfektual (perhitungan berkala dengan cara menambahkan persediaan barang saat terjadi pembelian barang sejumlah pembelian yang terjadi dan mengurangi saat terjadi penjualan barang sejumlah penjualan yang terjadi). Sedangkan untuk mengetahui harga perunit barang dilakukan atas dasar asumsi FIFO, LIFO, atau Average.

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai Software Akuntansi EASY yang cocok dengan Perusahaan Anda atau Demo Software Akuntansi EASY di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi :

Novi Yanirahmawati

Telepon : 021 29666758-59 / 021 70404100
Fax : 021 29666757
SMS : 0838-771-77119
Email : marketing@easyaccountingsystem.co.id

Membuat Laporan Keuangan Tanpa Bantuan Konsultan Accounting

Software Akuntansi – Membuat Laporan Keuangan Tanpa Bantuan Konsultan Accounting

Software Akuntansi – Bagi seseorang yang mempunyai basic accounting, membuat laporan keuangan bukanlah hal yang sulit, namun bagi kalian yang tidak ada basic accounting, membuat laporan keuangan pasti merupakan kesulitan tersendiri.

Setiap perusahaan pasti menuntut seorang accounting perusahaan untuk menyusun laporoan keuangan dengan seakurat mungkin. Bagi perusahaan besar, seorang accounting saja belum cukup untuk memastikan keuangan tersebut akurat, mereka menggunakan jasa konsultan accounting untuk membantu mengecek data tersebut akurat atau tidak.

Sebelumnya bagi kalian yang masih awam, pasti bertanya-tanya apa itu laporan keuangan ? Laporan keuangan adalah catatan informasi keuangan suatu perusahaan dalam suatu periode akuntansi tertentu yang dapat digunakan untuk menggambarkan kinerja perusahaan tersebut sehat atau tidak.

Berikut langkah-langkah untuk membuat laporan keuangan :
Langkah 1 : mengumpulkan data transaksi
Langkah 2 : menganalisa data transaksi
Langkah 3 : memilah dan mengelompokkan transaksi ke dalam akun-akun
Langkah 4 : membuat laporan keuangan

Dalam langkah ke 4, membuat laporan keuangan yang lengkap terdiri dari neraca, laporan laba/rugi, laporan perubahan modal, dan laporan arus kas. Untuk langkah ke-3 dan ke-4 dapat terbagi dalam 3 proses yaitu pembuatan jurnal, buku besar pembantu, laporan keuangan.

Sebelum menuju ke langkah tersebut, langkah ke-1 dan ke-2 harus dilakukan terlebih dahulu, karena benar tidaknya suatu laporan kuangan kembali lagi pada data yang sudah disiapkan.
Proses pembuatan jurnal, ada 3 tahapan langkah analisa yang harus dilewati : pertama akun mana yang terlibat dalam transaksi ini, kedua bertambah atau berkurang, ketiga berapa nilai akun yang terlibat bertambah atau berkurang. Proses pembuatan buku besar pembantu, dalam proses ini kita tinggal mengelompokkan transaksi-transaksi ke masing-masing akun yang ada, tujuan dari buku besar pembantu ini adalah agar transaksi dapat terkelompok dengan rapi

Dalam penyusunan laporan keuangan ini, laporan yang disusun pertama kali adalah laporan Laba/Rugi, Laporan ini memiliki komponen, yaitu komponen Pendapatan, Harga Pokok, Biaya-Biaya. Selanjutnya laporan Neraca, Laporan ini menunjukkan posisi keuangan pada akhir periode tertentu, secara umum dalam laporan ini terdiri dari komponen Aktiva, Passiva, dan Modal.

Dari rangkaian cara pengerjaan laporan keuangan diatas, dalam kenyataannya pembuatan laporan tersebut tidak cukup hanya dalam waktu 1 minggu saja, bahkan dalam waktu 1 bulan pun terkadang belum tentu cukup untuk mengerjakannya, oleh karena itu saat ini banyak berkembang perusahaan pembuat software akuntansi, dimana perusahaan-perusahaan tersebut membuat program sesederhana mungkin agar user dapat menggunakan dengan baik, dan dapat menghasilkan laporan keuangan yang akurat.

Salah satu perusahaan software akuntansi ini adalah Easy Accounting System, dengan fitur-fitur yang sederhana, dan mudah dimengerti oleh user, maka user tidak perlu repot-repot membuat laporan keuangan secara manual, cukup inputkan transaksi dan laporan keuangan akan terbentuk.

Software akuntansi yang sudah terakreditasi ini mampu menyajikan laporan yang akurat, jadi bagi para pengusaha tidak perlu repot-repot lagi menggunakan jasa seorang konsultan accounting untuk membuat atau memeriksa laporan keuangan anda.

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai Software Akuntansi EASY yang cocok dengan Perusahaan Anda atau Demo Software Akuntansi EASY di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi :

Novi Yanirahmawati

SMS : 0838-771-77119
Email : marketing@easyaccountingsystem.co.id

Prosedur Dalam Strategi Penjualan

Software Akuntansi – Prosedur Yang Digunakan Dalam Strategi Penjualan

Software Akuntansi – Marketing merupakan komponen utama dari penjualan perusahaan, pada artikel berikut ini adalah penjelasan mengenai prosedur strategi marketing yang benar dan efektif untuk mendorong terciptanya pencapaian target penjualan yang bagus. Kerangka rumusan dari strategi marketing akan dirinci pada rencana pemasaran perusahaan, umumnya disusun berdasarkan framework Marketing Mix (Kerangka Marketing Mix). Perumusan strategi marketing membutuhkan analisis rinci yang dilakukan berdasarkan data riset pasar.

Elemen Strategi Marketing

Rincian strategi marketing biasanya dijelaskan pada rencana pemasaran yang tercantum di business plan (Perencanaan Bisnis). Seperti bagian rencana pemasaran, Marketing Mix juga merupakan salah satu kerangka umum untuk strategi marketing, tahapan-tahapan berikut merupakan strategi yang digunakan untuk menyusun strategi marketing :

  1. Selection Of  Products And Markets (Pemilihan Produk Dan Pasar)
  2. Price (Harga)
  3. System / Distribution Channel (Sistem / Saluran Distribusi)
  4. Communication With The Target Market (Komunikasi Dengan Target Pasar)

Proses Perumusan Strategi Marketing

Meski tidak ada acuan baku terhadap proses perumusan strategi marketing, ahli strategi bisnis Profesor E. Raymond Corey memodelkan proses perumusan strategi marketing. Model ini menempatkan strategi marketing sebagai bagian dari perumusan strategi perusahaan secara keseluruhan. Berikut proses yang terlibat dalam model yang diperkenalkan oleh Corey :

1.Corporate Purpose For The Business Unit Level (Tujuan Korporat Untuk Level Unit Bisnis)

Faktor yang terlibat dalam tujuan korporat untuk level bisnis meliputi kriteria berikut ini :

  • Tingkat pertumbuhan.
  • Pangsa pasar.
  • Tingkat keuntungan.
  • Rencana marketing.
  • Rencana produksi.
  • Rencana R&D.
  • Rencana keuangan.

2. Analysis Of The External Environment (Analisis Lingkungan Eksternal)

Faktor yang terlibat dalam analisis lingkungan eksternal meliputi:

  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Demografi.
  • Regulasi.
  • Politik.

3. Strengths And Weaknesses Of The Business Unit (Kekuatan Dan Kelemahan Unit Bisnis)

Faktor yang terlibat dalam kekuatan dan kelemahan unit bisnis meliputi :

  • Core competencies.
  • Product lines.
  • Customer base.
  • Market share position.
  • Technology.
  • Manufacturing facilities.
  • Distribution systems.
  • Financial resources.

4. Opportunities (Peluang Pasar)

5. Market Analysis (Analisis Pasar)

Faktor yang terlibat dalam analisis pasar meliputi :

  • Analisis segmen.
  • Ukuran pasar.
  • Tingkat pertumbuhan.
  • Teknologi.
  • Posisi kompetitor.
  • Faktor regulasi.
  • Kebutuhan pasar.
  • Pengaruh pembelian.
  • Layanan tambahan bagi pengguna.
  • Sumber daya yang dibutuhkan.
  • Perbandingan dengan pilihan produk/jasa lainnya.

6. Economic Analysis (Analisis Ekonomi)

Faktor yang terlibat pada analisis ekonomi meliputi :

  • Tingkat pendapatan dan keuntungan.
  • Pangsa pasar.
  • Peluang pasar.
  • Analisis break-even.
  • Analisis contingency.
  • Penjualan produk hingga saat ini.
  • Pelanggan hingga saat ini.
  • Sistem distribusi.

7. Product Marketing Strategy (Strategi Pemasaran Produk)

Faktor yang terlibat pada strategi pemasaran meliputi :

  • Pemilihan pasar.
  • Spesifikasi produk.
  • Harga.
  • Saluran distribusi.
  • Promosi.
  • Layanan produk.
  • Dukungan teknis.
  • Sumber dana pemasaran.
  • Lokasi pabrik.
  • Dan elemen lainnya, sesuai karakteristik industri.

Strategi pemasaran ini harus dilengkapi analisis etika agar tidak bertentangan budaya atau perilaku yang berlaku. Analisis etika harus spesifik berdasarkan demografi target pasar, terutama lokasi. Analisis ini juga melibatkan faktor desain produk dan proses produksi.

Setelah memahami apa saja prosedur dari strategi market penjualan, kita mesti menganalisis secara detail terkait setiap proses yang terlibat. Tidak ada aturan pasti bagaimana merancang strategi market yang efektif. Namun framework penyusunan strategi marketing ini dapat menjadi acuan saat bingung apa saja yang seharusnya dirumuskan dalam strategi marketing perusahaan.

Software Akuntansi Easy Accounting System

Software Akuntansi Easy Accounting System merupakan Software Akuntansi Paket yang siap pakai dan Format Laporan-Laporan yang ada di Software AkuntansiEasy Accounting System dapat di sesuaikan dengan kebutuhan perusahaan (Fleksibel).

After Sales Service yang kami berikan bisa memalui Telepon, Chating, Email dan Trainner (Implementor) Kami mengerti dan memahami tentang Accounting dan Easy Accounting System yang tentunya akan membuat pekerjaan Anda menjadi lebih mudah.

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai Software Akuntansi EASY yang cocok dengan Perusahaan Anda atau Demo Software Akuntansi EASY di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi :

Novi Yanirahmawati

Telepon : 021 225 465 09
SMS : 0838-771-77119
Email : marketing@easyaccountingsystem.co.id

Hal Yang Dapat Merusak Strategi Penjualan Marketing

Software Akuntansi – Hal Yang Dapat Merusak Strategi Penjualan Marketing

Software Akuntansi – Sebagai Pebisnis yang ditugaskan pada bidang penjualan dan marketing, komunikasi yang baik menjadi kunci utama. Meskipun penampilan fisik terlihat cool, namun jika komunikasi tidak efektif maka strategi penjualan yang diterapkan tidak akan berjalan mulus. Hal tersebut makin diperparah dengan kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan para sales dan marketing.

Berikut adalah beberapa kesalahan kesalahan yang banyak dilakukan dalam bertransaksi :

1. Terlalu Banyak Bicara

Mendominasi pembicaraan dalam mempresentasikan produk yang anda tawarkan bisa menjadi boomerang dalam marketing bisnis anda. Gunakan kata-kata yang padat, namun jangan lupakan basa-basi seperlunya.

2. Tidak Siap Dari Segi Mental atau Fisik

Apapun yang tidak siap adalah hal yang buruk. Siap dalam presentasi penjualan diantaranya meliputi mental, fisik prima, pakaian, kesiapan produk dan sebagainya.

3. Tidak Melakukan Riset/Kegiatan

Kegiatan riset ini umumnya sering dilakukan oleh para perusahaan besar guna mendapatkan gambaran umum sebelum terjun memasuki pasar. Anda sebaiknya juga melakukan hal ini, misalnya dengan mengamati kebiasaan konsumen di suatu daerah atau menentukan lokasi yang tepat dalam presentasi penjualan bila bisnis anda bersifat mobile. Hal tersebut bertujuan agar usaha promosi dan presentasi produk anda tidak sia-sia.

4. Memberikan Informasi Produk yang Kurang Memuaskan Calon Customer

Kesalahan yang juga sering diperbuat adalah memberikan informasi yang kurang tepat dan bahkan keliru. Pembeli yang cerdas akan memberi persepsi yang negatif terhadap kinerja anda.

5. Kurang Responsif Terhadap Calon Customer

Kurang responsif terhadap pertanyaan atau pun komentar dari pelanggan bisa menjadikan segala usaha anda menemui kegagalan. Responsif merupakan salah satu wujud menghargai para konsumen anda.

6. Terlalu Dini Mengajukan Pertanyaan “Mau Beli yang mana?” Atau “Silahkan Mau Pilih Yang Mana?”

Banyak sales yang baru ngomong dikit sudah langsung mengajukan pertanyaan “Mau beli yang mana?” Dan terkadang tanpa basa-basi langsung menyambut kedatangan calon pembeli dengan pertanyaan tersebut. Hal itu kurang efektif karena dapat memberi tekanan psikis pada calon pembeli sehingga menjadi kurang merasa nyaman.

7. Terlalu Mengumbar Banyak Janji dan Bualan yang Muluk-muluk

Jika anda menawarkan produk anda dengan konsep hiperbola, terlalu melebih-lebihkan, maka anda tidak jauh bedanya dengan pedagang obat yang menggelar dagangannya dan berkoar-koar di tengah pasar.

8. Terlalu Sering Menjelekkan Produk Dari Pesaing/Kompetitor

Membandingkan suatu merek dengan merek lain adalah hal yang wajar dalam menarik minat beli konsumen. Namun jika dilakukan kurang objektif dan terlalu banyak mencerca produk dari kompetitor anda, maka anda sendiri yang akan terlihat hina karena strategi tersebut.

9. Menggunakan Gaya Bicara yang Monoton Dan Tanpa Aturan

Pembeli datang ke tempat anda dengan beragam karakter dan juga berbeda usia. Jadi dalam komunikasi, belajarlah beradaptasi dengan berbagai keberagaman tersebut.

10. Tidak Mampu Mencermati Kebutuhan Pembeli Menyesuaikan Dengan Kebutuhan

Sama dengan point ke-9, setiap orang mungkin memiliki kebutuhan dan kepentingan yang tidak serupa. Anda harus bisa fokus memahami dan mencermati apa yang sebenarnya diinginkan dan dibutuhkan konsumen anda.

11. Larut dalam Perdebatan Yang Sia-Sia

Banyak calon pembeli yang mungkin ragu dan tidak setuju dengan produk atau pendapat anda. Memaksakan agar apa yang anda ucapkan bisa diterima konsumen, hanya akan membawa pada perdebatan panjang. Hindarilah hal tersebut dengan sedikit rasa mengalah.

12. Terbawa Suasana Tegang Dengan Calon Customer

Kesalahan lain yang sering dilakukan dalam menawarkan produk atau jasa kepada para konsumen adalah membuatnya merasa tidak nyaman. Untuk itu, selain harus menyediakan tempat yang enak, diskusi yang rileks harus juga diciptakan. Maka tersenyumlah dengan ceria.

13. Tidak Mampu Menyembunyikan Raut Muka Kekecewaan Terhadap Kekhawatiran Akan Tidak Sampai Target Penjualan

Siapa pun pastinya akan merasa kecewa jika apa yang telah diusahakan tidak menemui keberhasilan, termasuk ketika kita menawarkan produk dan ternyata tidak berhasil mempengaruhi minat calon pembeli. Jadi, sebisa mungkin jangan tunjukkan raut muka yang kecewa atau pun marah bila calon konsumen tidak jadi melakukan transaksi. Jika anda tetap tersenyum menerima keputusan calon pembeli, maka percayalah suatu saat ia akan mempertimbangkan apa yang anda tawarkan.

Sebagai marketing saya juga ingin menginformasikan Software Akuntansi yang cocok untuk perusahan Anda tentunya.

Software Akuntansi Easy Accounting System

Software Akuntansi Easy Accounting System merupakan Software Akuntansi Paket yang siap pakai dan Format Laporan-Laporan yang ada di Software AkuntansiEasy Accounting System dapat di sesuaikan dengan kebutuhan perusahaan (Fleksibel).

After Sales Service yang kami berikan bisa memalui Telepon, Chating, Email dan Trainner (Implementor) Kami mengerti dan memahami tentang Accounting dan Easy Accounting System yang tentunya akan membuat pekerjaan Anda menjadi lebih mudah.

Software Akuntansi Easy Accounting System Cocok juga untuk perusahaan lain :

  • Perusahaan Konveksi
  • Perusahaan Online Shop
  • Perusahaan Dagang
  • Perusahaan Jasa
  • Perusahaan Logistik
  • Perusahaan Retail
  • Bengkel
  • Rumah Sakit
  • Perkebunan
  • Perikanan
  • Perternakan
  • Pabrik (Manufaktur)
  • Dan Perusahaan Lainnya

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai Software Akuntansi EASY yang cocok dengan Perusahaan Anda atau Demo Software Akuntansi EASY di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi :

Novi Yanirahmawati

SMS : 0838-771-77119
Email : marketing@easyaccountingsystem.co.id

Solusi Meningkatkan Kinerja Bisnis

Solusi Meningkatkan Kinerja Bisnis dengan Software Akuntansi

Pemilik bisnis seharusnya memahami bahwa menghasilkan keuntungan bukanlah hal yang mudah. Meningkatkan bisnis Anda adalah tentang memfokuskan kerja keras Anda pada daerah yang tepat dengan meninjau, merevisi dan menetapkan standar baru. Pemilik usaha yang meluangkan waktu untuk meningkatkan bidang utama manajemen bisnis membuat perbedaan antara bisnis yang stagnan dan tumbuh.

Menjaga pembukuan adalah hal terpenting untuk memantau kinerja bisnis yang tepat. Untuk seseorang yang baru menjalankan usaha kecil, akan terlihat sangat kompleks dengan begitu banyaknya rincian seperti biaya, penjualan, keuntungan dan pajak. Menggunakan software akuntansi adalah pilihan yang tepat jika Anda ingin kinerja bisnis menjadi lebih pesat.

Apa Itu Software Akuntansi?

Tujuan dari software akuntansi adalah untuk mengintegrasikan keuangan, persediaan, penggajian, pemenuhan pesanan, pembelian dan banyak faktor lainnya. Fungsi keuangan software akuntansi memberikan kontrol pada pengguna, serta kejelasan efisien menjalankan bisnis untuk terus tumbuh. Untuk seorang bijak yang mengerti akuntansi, menggunakan perangkat lunak dapat membantu menghemat waktu dan juga meningkatkan kualitas informasi.

Bagaimana Ini Membantu Meningkatkan Kinerja?

Akuntansi merupakan bagian dari solusi manajemen bisnis yang lengkap. Software akuntansi memungkinkan Anda untuk melihat informasi dari proses lainnya, dalam konteks yang relevan, tanpa menggunakan beberapa program. Anda dapat melihat rincian pelanggan, produk yang dibeli, rincian penjualan, dll Semua informasi yang berkaitan dengan salah satu transaksi penjualan tunggal dapat melihat tanda terima penjualan tunggal. Ini membantu Anda untuk melihat gambaran lebih besar karena solusi yang terintegrasi. Hal ini juga membantu melacak piutang dan hutang untuk memungkinkan Anda dalam menangani uang tunai yang lebih baik. Hal ini dapat dikonfigurasi untuk memperbaiki batas kredit, iuran pelanggan, menyortir daftar hutang, dan juga mencetak cek.

Ditambah, software akuntansi memungkinkan kewenangan pengguna untuk mengakses buku besar, sehingga melindungi akun dari pengrusakan atau penggubahan. Ini membantu Anda untuk menganalisa bagaimana masing-masing divisi tertentu, atau lini produk, dan kinerja perusahaan. Ini menolong dalam pembuatan beberapa laporan keuangan untuk memudahkan Anda memahami kinerja individual. Beberapa manfaat lainnya:

  • Membantu menghemat uang dengan memungkinkan individu untuk melakukan akuntansi pribadi tanpa menyewa akuntan atau kasir.
  • Informasi dapat diproduksi dalam periode waktu yang lebih singkat Lebih cepat dan efisien dalam pengolahan informasi
  • Generasi otomatis dokumen akuntansi seperti laporan rekening, faktur, kwitansi, dll
  • Pengolahan otomatis data dari buku besar dan rekening yang berbeda
  • Laporan dengan kombinasi yang berbeda dari data yang dapat diproduksi sesuai dengan kebutuhan bisnis.

Jurnal memudahkan penyusunan laporan keuangan pebisnis lebih cepat, hemat waktu, biaya makin efisien, akses kapan pun di mana saja. Kembangkan bisnis dengan memulai pembukuan yang benar mulai sekarang! Dengan beragam fitur yang diberikan, seperti:

  1. Invoice & PO, buat Faktur Penjualan, Pesanan Pembelian, dan Surat Jalan profesional secara otomatis.
  2. Laporan Cepat & Tepat, susun laporan finansial dan aktivitas bisnis secara real-time dengan 1-klik.
  3. Kontrol Stok Persediaan, monitor stok serta lakukan stok opname untuk laporan tepat.
  4. Kolaborasi Real-time, tambah pengguna lainnya untuk performa kerja multi-tasking.
  5. Online Live Chat Tiap Saat, hubungi kami kapan saja, tim support kami siap membantu Anda.

Dengan berbagai kemudahan yang ditawarkan oleh software akuntansi Easy Accounting System, apa lagi yang Anda tunggu?

SLIDER-tEXT

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai Software Akuntansi EASY yang cocok dengan Perusahaan Anda atau Demo Software Akuntansi EASY di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi :

Novi Yanirahmawati

Telepon : 021 29666758-59 / 021 70404100
Fax : 021 29666757
SMS : 0838-771-77119
Email : marketing@easyaccountingsystem.co.id

Kekurangan Laporan Keuangan

Kekurangan Laporan Keuangan dan Software Akuntansi

Software Akuntansi*** Laporan keuangan hanya mengacu pada obyek analisis laporan keuangan saja. Padahal, untuk bisa menilai terhadap Iaporan keuangan tidak cukup hanya melihat dari angka-angka yang disajikan di dalam tabel laporan keuangan.

Di artikel sebelumnya sudah dibahas mengenai kelebihan Laporan Keuangan, dan sekarang mari kita bahas mengenai kekurangannya. Kekurangan-Kekurangan Laporan Keuangan Adalah Sebagai Berikut :

  1. Laporan keuangan tidak bisa disajikan secara rinci, karena hanya dikelompokkan pada akun-akun atau tabel-tabel dengan kode tertentu.
  2. Laporan keuangan tidak selalu bisa disajikan tepat waktu, karena proses pengerjaannya rumit dan membutuhkan waktu lebih lama.
  3. Laporan keuangan sering disebut sebagai laporan yang kedaluwarsa. Hal ini, sekali lagi, karena proses pengerjaannya yang rumit dan membutuhkan waktu lama.
  4. Laporan keuangan terkadang masih perlu dilakukan penyesuaian, jika terjadi perubahan nilai yang disebabkan karena beberapa faktor.
  5. Laporan keuangan terkadang tidak mudah dipahami bagi orang awam. Hal ini dikarenakan laporan keuangan disajikan dengan bahasa teknis akuntansi, baik yang menggunakan bahasa Indonesia maupun bahasa internasional atau Inggris.
  6. Laporan keuangan memiliki konsep atau aturan yang berubah-ubah setiap tahun. Hal ini dikarenakan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang merupakan prinsip dari laporan keuangan masih terus disempurnakan oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) setiap tahun.
  7. Laporan keuangan tidak dapat menggambarkan berbagai faktor yang dapat mempengaruhi keadaan keuangan perusahaan.
  8. Laporan keuangan tidak dilengkapi pengertian khusus yang menjelaskan istilah-istilah teknis yang digunakan di dalamnya.
  9. Laporan keuangan bersifat umum dan bukan ditujukan untuk memenuhi kebutuhan perusahaan, sehingga informasi yang disajikan sering tidak terarah dan hanya memperhatikan kebutuhan semua pihak yang berkepentingan yang sebenarnya mempunyai perbedaan kepentingan.
  10. Laporan keuangan hanya mengacu pada obyek analisis laporan keuangan. Padahal, untuk menilai Iaporan keuangan tidak cukup hanya dilihat dari angka-angka yang disajikan di dalam tabel laporan keuangan.
  11. Laporan keuangan menjadi tolak ukur kemajuan/ kemunduran suatu perusahaan yang hanya melihat dari angka-angka tanpa melihat aspek-aspek lainnya, seperti tujuan perusahaan, situasi ekonomi, situasi industri, gaya manajemen, dan budaya perusahaan.
  12. Laporan keuangan bersifat konservatif dalam menghadapi ketidakpastian, terlebih ketika didalamnya terdapat beberapa kesimpulan yang tidak pasti mengenai penilaian suatu pos.
  13. Laporan keuangan menggunakan angka-angka dalam rupiah yang tampak pasti dan tepat, akan tetapi sebenarnya angka-angka tersebut tidak dapat dijadikan sebagai panduan pasti dalam skala internasional, karena standar nilai rupiah yang sering berubah-ubah.

Semoga dari penjelasan diatas dapat membantu Anda sekalian dalam memahmi tentang laporan keuangan, terutama bagi para praktisi atau pelajar-pelajar di bidang Accounting.

SLIDER-tEXT

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai Software Akuntansi EASY yang cocok dengan Perusahaan Anda atau Demo Software Akuntansi EASY di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi :

Novi Yanirahmawati

Fax : 021 29666757
SMS : 0838-771-77119

Pengertian, Fungsi dan Unsur Sistem Akuntansi

Pengertian, Fungsi dan Unsur Sistem Akuntansi

Sistem akuntansi sangat diperlukan dalam setiap organisasi atau perusahaan, suatu sistem akuntansi yang digunakan berguna untuk mencapai suatu tujuan perusahaan, agar terciptanya suatu efisiensi dan efektifitas.

Dalam mewujudkan sistem akuntansi yang baik, pada dasarnya harus mengetahui pembangun sistem akuntansi itu sendiri, sistem akuntansi erat hubungannya dengan kerjasama manusia dengan sumber daya lainnya didalam suatu perusahaan untuk mewujudkan tujuan perusahaan. Tujuan sistem akuntansi merupakan suatu tujuan yang berdasarkan tujuan yang ingin dicapai oleh perusahaan.

Tujuan umum pengembangan sistem akuntansi adalah sebagai berikut :

  1. Untuk menyediakan informasi bagi pengelolaan kegiatan usaha baru
  2. Untuk meningkatkan informasi yang dihasilkan oleh sistem yang sudah ada, baik mengenai mutu, ketepatan penyajian, maupun struktur informasinya
  3. Untuk memperbaiki pengendalian akuntansi dan pengecekkan intern, yaitu untuk memperbaiki tingkat keandalan (reability) informasi akuntansi, dan untuk menyediakan catatan lengkap mengenai pertanggungjawaban dan perlindungan kekayaan perusahaan
  4. Untuk mengurangi biaya klerikal dalam penyelenggaraan catatan akuntansi.

Unsur pokok sistem akuntansi adalah formulir, catatan yang terdiri dari jurnal, buku besar, buku pembantu, dan laporan yang di hasilkan.

Fungsi utama sistem akuntansi adalah mendorong seoptimal mungkin agar sistem tersebut dapat menghasilkan berbagai informasi akuntansi yang terstruktur  yaitu tepat waktu, relevan, dan dapat dipercaya. Unsur-unsur yang terdapat dalam suatu sistem akuntansi saling berkaitan satu sama lain, sehingga dapat dilakukan pengolahan data mulai dari awal transaksi sampai dengan pelaporan yang dapat dijadikan sebagai informasi akuntansi.

Uraian dari Unsur Sistem Akuntansi

Terdapat 5 (lima) unsur sistem akuntansi. Menurut Mulyadi tersebut unsur sistem akuntansi pokok adalah sebagai berikut :

  1. Formulir, merupakan dokumen yang digunakan untuk merekam terjadinya transaksi. Dengan formulir ini, data  yang bersangkutan dengan transaksi yang direkam pertama kali dijadikan dasar dalam pencatatan.
  2. Jurnal, merupakan catatan akuntansi pertama yang digunakan untuk mencatat, mengklasifikasikan, dan meringkas data keuangan dan data lainnya. Dalam jurnal ini pula terdapat kegiatan peringkasan data, yang hasil peringkasannya kemudian di-posting ke rekening yang bersangkutan dalam buku besar.
  3. Buku Besar (general ledger), terdiri dari rekening-rekening yang digunakan untuk meringkas data keuangan yang telah dicatat sebelumnya dalam jurnal. Rekening buku besar ini di satu pihak dapat dipandang sebagai wadah untuk menggolongkan data keuangan, di pihak lain dapat dipandang pula sebagai sumber informasi keuangan untuk penyajian laporan keuangan.
  4. Buku Pembantu (susbsidiary ledger), terdiri dari rekening-rekening pembantu yang merinci data keuangan yang tercantum dalam rekening tertentu dalam buku besar. Buku besar dan buku pembantu merupakan catatan akuntansi akhir, yang berarti tidak ada catatan akuntansi lain lagi sesudah data akuntansi diringkas dan digolongkan dalam rekening buku besar dan buku pembantu.
  5. Laporan, merupakan hasil akhir proses akuntansi yang berupa neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan laba ditahan, laporan harga pokok produksi, laporan biaya pemasaran, laporan harga pokok penjualan, daftar umur piutang, daftar utang yang akan dibayar, dan daftar saldo persediaan yang lambat penjualannya.

Maka, sistem akuntansi sebaiknya diterapkan mulai dari bisnis kecil, menengah hinga besar. Dan sebaiknya menggunakan sistem akuntansi berbasis komputerisasi seperti Software Akuntansi yang beredar dipasaran.

Salah satu Software Akuntansi terbaik di Indonesia yaitu Easy Accounting System yang dikembangkan oleh perusahaan developer Megasoft.inc serta sudah terpecaya digunakan oleh perusahaan-perusahaan ternama di Indonesia seperti :

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai Software Akuntansi EASY yang cocok dengan Perusahaan Anda atau Demo Software Akuntansi EASY di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi :

Novi Yanirahmawati

Telepon : 021 225 465 09
SMS : 0838-771-77119
Email : marketing@easyaccountingsystem.co.id