Posts

Pajak - Pajak Pertambahan Nilai

Pajak Pertambahan Nilai (PPN): Definisi & Serba-serbinya

Istilah Pajak Pertambahan Nilai (PPN) seringkali kita dengar sehari-hari. Meskipun PPN adalah istilah dunia ekonomi, khususnya perpajakan. Tetapi, masyarakat awam juga tahu istilah ini, misalnya saja saat berbelanja suatu barang atau saat makan di restoran.

Meskipun PPN sering didengar dan ditemui sehari-hari, tetapi apakah Anda sudah tahu definisi dan detail-detailnya? Jika belum tahu, Anda sudah berada di artikel yang tepat. Di sini akan dibahas secara lengkap mengenai definisi dan detail dari pajak yang satu ini.

Definisi PPN

Tax - Pajak Pertambahan Nilai

Ada beberapa definisi PPN menurut beberapa ahli, berikut adalah 2 contoh definisinya. Yang pertama adalah menurut Mardiasmo (2008:270), beliau berpendapat bahwa PPN adalah pajak yang dikenakan atas setiap pertambahan nilai dari barang atau jasa dalam peredarannya dari produsen ke konsumen.

Yang kedua adalah definisi dari Siti Kurnia Rahayu (2010:231). Menurutnya, PPN adalah pajak yang dikenakan terhadap pertambahan nilai (Value Added) yang timbul akibat dipakainya faktor-faktor produksi disetiap jalur perusahaan dalam menyiapkan, menghasilkan, menyalurkan dan memperdagangkan barang atau pemberian pelayanan jasa kepada para konsumen.

Apa Dasar Hukum Pajak Pertambahan Nilai di Indonesia?

Segala kebijakan yang ada di negara kita tentu memiliki landasan hukum tersendiri. Begitu pula dengan pajak, khususnya pajak pertambahan nilai. Undang-Undang Nomor 8 tahun 1983 adalah landasan hukum untuk pajak ini. Undang-undang ini terus mengalami perubahan, hingga saat ini telah mengalami tiga kali perubahan.

Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1994, Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2000, dan Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2009 adalah 3 UU yang menjadi landasan PPN. UU yang terakhir disebut hingga saat ini masih menjadi landasan pajak pertambahan nilai.

Objek PPN

Ada beberapa objek yang dikenai pajak jenis ini, berikut ini di antaranya:

1. Penyerahan barang kena pajak di dalam daerah pabean yang dilakukan oleh pengusaha.

2. Impor barang kena pajak.

3. Penyerahan jasa kena pajak di dalam daerah pabean yang dilakukan oleh pengusaha.

4. Pemanfaatan barang kena pajak tidak berwujud dari luar daerah pabean di
dalam daerah pabean.

5. Pemanfaatan jasa kena pajak dari luar daerah pabean di dalam daerah pabean.

6. Ekspor barang kena pajak berwujud oleh pengusaha kena pajak.

7. Ekspor barang kena pajak tidak berwujud oleh pengusaha kena pajak.

8. Ekspor jasa kena pajak oleh pengusaha kena pajak.

Tarif PPN

Tarif yang berlaku secara umum untuk Pajak Pertambahan Nilai adalah 10%. Tarif 10% ini berlaku untuk seluruh produk yang beredar di dalam negeri, termasuk di daerah Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) dan landas kontinen yang di dalamnya berlaku undang-undang yang mengatur tentang kepabeanan. Besaran tarif PPN diatur dalam Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2009, seperti yang telah disebut di atas.

Pembayaran PPN

Dalam transaksi jual beli, PPN merupakan kewajiban dari pembeli sehingga dibayarkan oleh pembeli itu sendiri. Namun, kewajiban pemungutan, penyetoran, dan pelaporan PPN merupakan kewajiban Penjual/pengusaha Kena Pajak (PKP). Setelah itu, penjual atau pengusaha tersebut melaporkan pemungutan PPn tersebut ke Ditjen Pajak dalam bentuk faktur pajak.

Pajak Pertambahan Nilai di Software Akuntansi Easy Accounting System

Karena pajak jenis ini sering dijumpai di banyak transaksi, maka penting bagi sebuah perusahaan untuk memiliki sebuah sistem yang mendukungnya. Bagi perusahaan-perusahaan yang membutuhkan software akuntansi yang mendukung pencatatan pajak pertambahan nilai bisa memakai Easy Accounting System. Software ini juga support pajak lain yang ada di Indonesia seperti PPH 21, PPH 23, dan lain-lain. Transaksi yang melibatkan pajak dan pelaporan akan jadi makin mudah jika Anda memakai Easy Accounting System.

Jangan ragu untuk memakai Easy Accounting System.Sebab, selain support perpajakan yang berlaku di Indonesia, software Easy 5 juga punya banyak kelebihan lain. Misalnya saja mempunyai banyak fitur unggulan seperti: import transaksi via Excel, Easy Branch, approval, recurring dan lain-lainnya. Jika Anda tertarik memakai Easy Accounting System silakan huungi kontak di bawah ini:

(021) 225 451 83/0838 7717 7119 (Jakarta)

(o31) 9978 3750/0821 3433 5575 (Surabaya)

Telah Resmi Dibuka! EASY Cabang Surabaya

easy cabang surabaya

Sebagai software akuntansi yang terus melangkah maju, Easy Accounting System terus berusaha untuk berbenah dan menjadi lebih baik. Usaha tersebut dilakukan mulai dari penyempurnaan produk dan layanan hingga memperluas jangkauan produk Easy Accounting System. Berkaitan dengan usaha memperluas jangkauan produknya, Easy Accounting System telah mulai bergerak. Di awal bulan November 2019 ini, EASY cabang Surabaya telah resmi dibuka.

Langkah ini diambil untuk mengenalkan dan mendekatkan software akuntansi EASY kepada masyarakat Jawa Timur khususnya yang berada di sekitar area kota Surabaya. Surabaya dipilih sebagai cabang pertama Easy Accounting System karena statusnya sebagai kota metropolitan terbesar kedua di Indonesia dan banyaknya usaha yang tumbuh dan berkembang di kota pahlawan tersebut.

Dan sebuah kabar gembira untuk Anda semua yang berada di Jawa Timur, khususnya Surabaya dan sekitarnya. Bertepatan dengan dibukanya EASY cabang Surabaya, Easy Accounting System mengadakan promo istimewa. Untuk mendapatkan penawaran spesial ini, silakan langsung hubungi nomor EASY cabang Surabaya 0821 3433 5575. Segera hubungi nomor di atas, sebab, kapan lagi bisa mendapatkan software akuntansi Easy Accounting System dengan banyak fitur unggulan plus harga promo spesial.

Bagi Anda yang belum mengetahui apa saja keuntungan dari memakai software akuntansi Easy Accounting System, akan dijelaskan di bawah ini.

Keuntungan Memakai Easy Accounting System

1. Memiliki fitur import transaksi via Excel yang banyak dan lebih komplet dibanding software akuntansi lain.

2. Easy Accounting System mempunyai aplikasi versi Android yaitu Easy Mobile yang bisa selalu terkoneksi secara real time.

3. Harga bersaing dengan paket paling komplet, value for money terbaik untuk software akuntansi desktop.

4. Punya seabrek fitur unggulan seperti: import transaksi, multi cabang, approval, recurring, dan masih banyak lain.

Yang disebutkan di atas adalah beberapa dari banyak keuntungan memakai EASY. Nah, silakan coba dan buktikan sendiri semua keunggulan di atas dengan memakai software akuntansi terbaik yaitu Easy Accounting System. Sekian informasi dari kami, sampai berjumpa di informasi seputar software akuntansi Easy Accounting System lainnya.

Cara Menggunakan Fitur Akhir Periode/Period End pada Easy Accounting

Kali ini kami akan membahas mengenai cara menggunakan fitur akhir periode atau period end di Easy Accounting. Fitur ini berfungsi untuk mengetahui penyusutan seluruh aktiva yang kita punya. Berikut ini adalah langkah-langkah untuk memakai fitur tersebut:

1. Pada tampilan awal Anda bisa langsung masuk ke menu Modul Utama – > Buku Besar –> Akhir Periode.

2. Kemudian pilih bulan dan tahun yang ingin Anda susutkan, lalu Anda klik simpan dan keluar. 

Begitulah tadi caranya untuk menggunakan fitur akhir periode/period end di Easy Accounting. Mudah bukan? Sama seperti nama software-nya, fitur Easy Accounting juga mudah untuk digunakan.

*Catatan: Untuk penyusutan aktiva atau aset yang sudah lama, waktu maksimal untuk bisa disusutkan adalah selama satu tahun. Contohnya, jika Anda sudah mempunyai aset sejak bulan Januari 2016 maka  waktu maksimal bagi Anda untuk menyusutkan aset tersebut di periode Januari tahun 2017.

Strategi Umum Dalam Menghadapi Pemeriksaan Pajak

Strategi Umum Dalam Menghadapi Pemeriksaan Pajak

Pemeriksaan Pajak, apa saja strateginya ?? Coba baca artikel dibawah ini ya..

pemeriksaan pajak

  • Bila terjadi kelebihan pajak, agar diajukan klaim atau restitusi pajak (pengembalian kelebihan bayar) dan jangan merasa takut dengan pemeriksaan pajak, selama kita tidak berbuat curang dan asalkan administrasi pembukuan kita dipelihara dengan rapi.
  • Pemeriksaan pajak tidak hanya didasarkan pada SPT. Walaupun laporan audit memberikan opini wajar tanpa pengecualian, karena setelah memasukan SPT dapat saja dilakukan pemeriksaan sederhana kantor selama 2 bulan.
  • Persiapkan pembukuan atau laporan keuangan yang rapi. Lakukan pembukuan dengan baik, benar dan jujur. Tutup celah – celah kelemahan dalam pembukuan yang bisa menimbulkan koreksi fiskal.
  • Gunakan konsultan pajak sebagai mitra diskusi seputar perpajakan dan pada saat diperiksa, karena konsultan pajak yang terdaftar dan bersertifikat dapat memberikan masukan dalam menghadapi pemeriksaan pajak.
  • Melakukan penelitian kembali atas pemenuhan kewajiban perpajakan yang selama ini telah dilaksanakan ( tax review ). Apabila memang masih ditemukan adanya kesalahan dalam melaksanakan kewajiban perpajakan tersebut, maka segera lakukan pembetulan sebelum dilakukan pemeriksaan.
  • Menyiapkan sikap mental dan berpikir positif, bahwa pemeriksa pajak juga manusia yang bisa berbuat salah dalam menjalankan tugasnya, sehingga tidak perlu ditakuti. Jangan perlakukan pemeriksa sebagai musuh, tetapi sebagai mitra dan terbuka untuk melakukan kompromi ( dalam arti yang positif ).
  • Selalu taat pajak dalam memenuhi hak dan kewajiban perpajakan, dengan cara menghindari penggelapan atau penghindaran pajak dengan cara illegal (tax evasion). Tindakan ini merupakan perbuatan kriminal karena menyalahi peraturan. Contoh kasus penggelapan pajak seperti melaporkan omzet atau penjualan lebih kecil dari yang seharusnya, pemalsuan dokumen perusahaan dan lain sebagainya.
  • Menyimpan semua dokumen perusahaan, minimal hingga masa kadaluarsa pajak.
  • Melakukan tax review untuk menguji apakah kita sudah memenuhi kewajiban perpajakan.
  • Menguasai peraturan pajak dengan baik dengan cara mengupdate aturan pajak dan aturan pemeriksaan pajak, terutama untuk digunakan dalam berargumentasi dalam berkomunikasi dengan pemeriksa pajak dalam rangka melaksanakan Pembahasan Akhir Hasil Pemeriksaan (Closing Conference), untuk mempertahankan besarnya pajak yang sudah kita bayar, agar tidak harus membayar tambahan beban pajak lagi.
  • Merespon sikap dan perilaku pemeriksa pajak secara bijak agar tidak salah ucap atau salah langkah, untuk menghindari sentiment negative pada saat pemeriksaan berlangsung.
  • Jangan memberikan informasi secara sukarela (bila tidak diminta) kepada pemeriksa pajak.
  • Belajar dari pengalaman buruk dimasa lalu untuk memahami bagaimana menerapkan learning system yang benar agar kerugian besar dari pajak tidak terulang lagi di masa depan.

NB : koreksi fiskal adalah koreksi atau penyesuaian yang harus dilakukan oleh wajib pajak sebelum menghitung Pajak Penghasilan (PPh) bagi wajib pajak badan dan wajib pajak orang pribadi (yang menggunakan pembukuan dalam menghitung penghasilan kena pajak). Koreksi fiskal terjadi karena adanya perbedaan perlakuan/pengakuan penghasilan maupun biaya antara akuntansi keuangan dengan akuntansi pajak.

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai Software Akuntansi EASY yang cocok dengan Perusahaan Anda atau Download Gratis dan Demo Software Akuntansi EASY di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi :

Novi Yanirahmawati

Telepon : 021 29666758-59 / 021 70404100
Fax : 021 29666757
SMS : 0838-771-77119
Email : marketing@easyaccountingsystem.co.id

Strategi Dalam Tax Planning (Perencanaan Pajak)

Software Akuntansi – Strategi Dalam Tax Planning

(Perencanaan Pajak)

Hallo… Easy Software Akuntansi kembali lagi dengan artikel perpajakan. Simak artikelnya dibawah ini.

Pengertian Tax Planning

Tax Planning merupakan rangkaian strategi untuk mengatur akuntansi dan keuangan perusahaan untuk meminimalkan kewajiban perpajakan dengan cara – cara yang tidak melanggar peraturan perpajakan.

Strategi dalam Tax Planning  (Perencanaan Pajak)

Strategi yang dapat ditempuh untuk mengefisienkan beban pajak secara legal yaitu :

Tax Saving

Tax Saving adalah upaya untuk mengefisiensikan beban pajak melalui pemilihan alternative pengenaan pajak dengan tarif yang lebih rendah.

Contoh : Pemberian natura kepada karyawan pada umumnya tidak diperkenankan untuk dibebankan sebagai biaya dalam menghitung PPh badan. Kebijakan pemberian natura dapat diubah menjadi pemberian tidak dalam bentuk natura dan dimasukkan sebagai penghasilan karyawan sehingga dapat dikurangkan sebagai biaya. Perlakuan ini akan mengakibatkan PPh badan turun, tetapi PPh Pasal 21 naik. Penurunan PPh badan akan lebih besar daripada kenaikan PPh Pasal 21 (dengan asumsi perusahaan memperoleh laba kena pajak di atas Rp 100 juta dan PPh badan tidak bersifat final).

Tax Avoidance

Tax avoidance adalah upaya mengefisiensikan beban pajak dengan cara menghindari pengenaan pajak dengan mengarahkannya pada transaksi yang bukan objek pajak.

Contoh : Pada jenis perusahaan yang PPh badannya tidak dikenakan secara final, untuk mengefisiensikan PPh Pasal 21 karyawan, dapat dilakukan dengan cara memberikan semaksimal mungkin kesejahteraan karyawan dalam bentuk natura, mengingat pemberian natura pada perusahaan yang tidak terkena PPh final bukan merupakan objek PPh Pasal 21. Misal pada saat perusahaan dalam kondisi secara fiskal atau memiliki kompensasi kerugian fiskal dalam jumlah yang relatif besar di tahun – tahun sebelumnya.

Penundaan Pembayaran Pajak

Penundaan pembayaran pajak dapat dilakukan tanpa melanggar peraturan.

Contoh : Untuk menunda pembayaran PPN dapat dilakukan dengan menunda penerbitan faktur pajak sampai batas waktu yang diperkenankan, khususnya atas penjualan kredit, karena penjual dapat menerbitkan faktur pajak pada akhir bulan berikutnya setelah bulan penyerahan pajak.

Mengoptimalkan Kredit Pajak yang Diperkenankan

Wajib pajak seringkali kurang mendapat informasi mengenai pembayaran yang dapat dikreditkan. Sebagai contoh : PPh Pasal 22 atas pembelian solar dari Pertamina yang bersifat final jika pembelinya perusahaan yang bergerak di bidang penyaluran migas. Tetapi jika pembelinya bergerak dibidang manufacturing, PPh Pasal 22 tersebut dapat dikreditkan dengan PPh badan. Pengkreditan ini lebih menguntungkan ketimbang dibebankan sebagai biaya. Bila dibandingkan, keuntungan yang diperoleh adalah sebesar 75 % dari nilai pajak yang dikreditkan ( untuk laba kena pajak badan di atas tahun 2008 ). Bila dikreditkan, maka seluruh jumlah pajak diklaim oleh wajib pajak. Akan tetapi bila dibebankan sebagai biaya, maka dampak pengurangan pajaknya hanya sebesar 23 %, itu pun dengan asumsi bahwa biayanya merupakan deductible expenses (biaya yang dapat dikurangkan).

Menghindari Pemeriksaan Pajak dengan cara Menghindari Lebih Bayar

Mengajukan pengurangan pembayaran angsuran PPh Pasal 25 ke KPP yang bersangkutan, apabila berdasarkan estimasi dalam tahun pajak yang bersangkutan akan terjadi kelebihan pembayaran pajak. Pengajuan tersebut dapat dilakukan paling cepat 3 bulan setelah berjalannya tahun pajak dan wajib pajak dapat menunjukkan bahwa PPh yang akan terutang untuk tahun pajak tersebut kurang dari 75 % dari PPh terutang yang menjadi dasar perhitungan besarnya PPh Pasal 25.

Pengajuan pengurangan pembayaran angsuran ini harus melampiri :

  • Proyeksi perhitungan laba rugi tahun berjalan.
  • Proyeksi neraca pada akhir tahun yang bersangkutan.
  • Proyeksi besarnya PPh badan yang terutang, yang akan menjadi kelebihan pembayaran pajak, apabila besarnya angsuran tidak dikurangi.
  • Bukti – bukti pembayaran pajak yang sudah dilakukan.

Mengajukan permohonan pembebasan PPh Pasal 22 impor apabila perusahaan melakukan impor. Permohonan ini harus melampiri :

  • Proyeksi impor setiap bulan dalam tahun yang bersangkutan.
  • Proyeksi perhitungan laba rugi tahun berjalan.
  • Proyeksi perhitungan PPh badan yang terutang dan angsuran PPh Pasal 25, serta PPh Pasal 22 yang menunjukkan lebih bayar apabila dilakukan pembayaran PPh Pasal 22.
  • Proyeksi neraca pada akhir tahun yang bersangkutan.

Menghindari Pelanggaran Terhadap Peraturan Perpajakan

Menghindari pelanggaran terhadap peraturan perpajakan dapat dilakukan dengan cara menguasai peraturan perpajakan.

**NB : Natura adalah setiap balas jasa yang diterima atau diperoleh pegawai, karyawan, atau karyawati dan atau keluarganya tidak dalam bentuk uang dari pemberi kerja.

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai Software Akuntansi EASY yang cocok dengan Perusahaan Anda atau Download Gratis dan Demo Software Akuntansi EASY di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi :

Novi Yanirahmawati

Telepon : 021 29666758-59 / 021 70404100
Fax : 021 29666757
SMS : 0838-771-77119
Email : marketing@easyaccountingsystem.co.id

Penjelasan dan Klasifikasi Umum Tentang Biaya Distribusi

Software Akuntansi – Penjelasan dan Klasifikasi Umum Tentang Biaya Distribusi

Software Akuntansi – Dari pengertian yang luas biaya distribusi dapat dikategorikan sebagai biaya yang berhubungan dengan semua kegiatan, mulai dari saat barang-barang telah dibeli/ diproduksi sampai barang-barang tiba di tempat pelanggan. Jadi biaya distribusi adalah biaya pemasaran atau lebih tepatnya disebut dengan biaya saluran penjualan. Namun dalam pembahasan di sini, yang dimaksud dengan biaya distribusi adalah biaya-biaya yang lazim berada di bawah pengendalian penuh para eksekutif pemasaran atau penjualan, tidak termasuk biaya administrasi dan biaya finansial.

6a01156f92dd85970c0120a86c73f8970b-800wi

Biaya distribusi meliputi dan tidak terbatas hanya kepada, klasifikasi-klasifikasi umum berikut ini :

  • Biaya Langsung Penjualan (Direct Selling Expense).

Semua biaya langsung untuk memperoleh order, termasuk biaya langsung dari para salesmen, manajemen dan pengembalian penjualan, kantor-kantor caang, dan jasa penjualan – yaitu semua biaya yang lazim berhubungan dengan mencari order.

  • Biaya Periklanan dan Promosi Penjualan.

Semua pengeluaran media advertensi, biaya-biaya yang berhubungan dengan berbagai jenis promosi penjualan, pengembangan padar dan publisitas.

  • Biaya Transportasi.

Semua beban transporatasi untuk pengiriman batang kepada para pelanggan dan atas barang yang dikembalikan, serta biaya untuk mengelola dan memelihara bekerjanya fasilitas-fasilitas transportasi keluar.

  • Biaya Pergudangan dan Penyimpanan(Warehousing and Storage Expanse).

Termasuk semua biaya untuk penggudangan, penyimpanan, penanganan persediaan, pemenuhan order, dan pembukuan serta penyiapan pengiriman.

  • Biaya  Distribusi Umum.

Semua biaya lain yang berhubungan dengan fungsi-fungsi distribusi di bawah manajemen penjualan yang tidak termasuk pada klasifikasi 1 sampai dengan 4 di atas. Ini dapat meliputi biaya umum pengelolaan penjualan, pelatihan, riset pasar, dan fungsi-fungsi staf seperti akuntansi.

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai Software Akuntansi EASY yang cocok dengan Perusahaan Anda atau Demo Software Akuntansi EASY di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi :

Novi Yanirahmawati

Telepon : 021 29666758-59 / 021 70404100
Fax : 021 29666757
SMS : 0838-771-77119
Email : marketing@easyaccountingsystem.co.id

 

Hal Penting Dalam Akuntansi Perusahaan Dagang dan Distribusi

Software Akuntansi – Hal Penting Dalam Akuntansi Perusahaan Dagang dan Distribusi

Software Akuntansi – Sebelum membahas perusahaan dagang & distribusi lebih lanjut, ada baiknya kita lihat penggolongan perusahaan berdasarkan jenis kegiatannya. Yaitu dibedakan antara perusahaan dagang, perusahaan jasa dan perusahaan manufaktur.

  • Perusahaan dagang utamanya bergerak dalam bidang pembelian dan penjualan barang.
  • Perusahaan jasa kegiatan utamanya menghasilkan jasa untuk dijual kepada konsumen yang membutuhkan jasa tersebut.
  • Perusahaan manufaktur, mempunyai kegiatan usaha membeli bahan mentah dan atau bahan setengah jadi untuk diolah menjadi barang jadi.

20110503112340496

Ketiga perusahaan tersebut memiliki karakter yang berbeda dalam akuntansinya. Yang paling utama dalam hal Inventory. Mari kita fokuskan pembahasan ini hanya mengenai perusahaan dagang. Siklus dalam perusahaan dagang utamanya ada empat, yaitu pembelian, penjualan, arus kas dan persediaan barang (stock).

Dalam semua siklus yang terjadi pada perusahaan dagang, ada baiknya kita perhatikan beberapa hal penting dalam pengelolaan Perusahaan Dagang :

  • Rekening Akuntansi Yang Digunakan Perusahaan Dagang

Untuk perusahaan dagang,  akun-akun yang digunakan lebih variatif dibandingkan jenis usaha  jasa atau lainnya. Hal ini akan sangat terbantu bila perusahaan dagang tersebut menggunakan  software akuntansi. Karena umumnya softarwe tersebut sudah menyediakan rekening yang sudah sesuai dengan standar akuntansi.

  • Inventory Control

Untuk bisa selalu eksis dalam mengelola perusahaan dagang, stok merupakan salah satu  kunci  bagi perusahaan dagang untuk meningkatkan profit perusahaan. Dengan selalu tersedianya stok barang maka perusahaan dagang memiliki daya saing dengan perusahaan dagang sejenis. Untuk menuju ke perusahaan dengan keuangan yang sehat dan memiliki daya saing, biasanya perusahaan dagang membuat rencana untuk stok opname tiap bulannya. Hal ini untuk  mengetahui jumlah yang riil antara pencatatan stock di gudang dalam bentuk fisik dengan pencatatan stok di kantor secara tertulis. Dalam pencatatan persediaan barang di bidang akuntansi, dibedakan menjadi 2 yaitu : persediaan periodik dan metode persediaan perpetual.

– Dalam metode perpetual, baik jumlah penjualan maupun harga pokok penjualan dan dicatat pada setiap saat barang dijual. Dengan cara ini catatan akuntansi akan secara terus menerus mengungkapkan besarnya persediaan yang ada.

– Dalam metode periodik, adanya transaksi pembelian tidak didebet pada rekening persediaan tapi didebet pada rekening pembelian begitu juga dengan transaksi penjualan tidak dikredit pada rekening persediaan tapi pada rekening penjualan.

  • Kelancaran Hutang – Piutang

Hutang usaha yang lancar menjadi kekuatan untuk selalu tersedianya stok. Karena supplier akan  senang untuk memberikan barangnya manakala hutang usaha yang kita miliki selalu lancar. Begitu pula piutang usaha. Untuk membantu Arus Kas. Umur piutang menjadi penentunya. Karena penghasil kas adalah dari konsumen. Semakin lama umur piutang, maka perusahaan akan sulit dalam mendapatkan kas.

  • Cash Flow (Aliran Kas)

Cash is King, kas adalah raja. Inti dari pengelolaan perusahaan adalah Aliran  Kas. Sehingga dengan terorganisirnya dana kas yang baik semua aktivitas perusahaan bisa selalu terjaga. Baik itu untuk dana untuk operasional perusahaan, hutang-piutang yang jatuh tempo ataupun bila perusahaan ingin berinvestasi, misalnya dengan membeli tanah, bangunan dan lain sebagainya. Oleh sebab itu laporan keuangan khususnya kas masuk dan kas keuangan sangat penting dalam menentukan baik tidaknya kondisi keuangan  perusahaan dagang tesebut.

  • Profit Perusahaan

Untuk menjaga perusahaan tetap berkembang, maka profit adalah kata kuncinya. Karena tanpa profit, perusahaan akan selalu stagnan. Ketika perusahaan stagnan, maka akan kalah bersaing  dengan perusahan pesaing.

Oleh karena itu untuk bisa mendapatkan kelima hal tersebut, mutlak diperlukan alat bantu atau tools yang bisa memberikan 5 informasi tersebut. Saat ini, kebanyakan orang masih menggunakan catatan manual untuk mendukung usaha dagangnya. Bahkan masih ada perusahaan dagang atau distributor yang menggunakan pencatatan manual dalam menjalankan usahanya. Jelas dukungan software adalah jawabannya. Yaitu software akuntansi yang bisa memberikan gambaran mengenai stok, hutang & piutang, laporan keuangan seperti neraca dan laporan laba rugi.

Saat ini banyak pilihan software akuntansi. Pilihannya ada yang menitik-beratkan pada pada stok perusahaan dagang, ada juga yang terintegrasi untuk semua informasi yang dibutuhkan perusahaan seperti stok barang, transaksi penjualan Easy Accounting System menjadi salah satu pilihan dalam memilih software untuk menjalankan perusahaan dagang. Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut mengenai software akuntansi Easy Accounting System silakan kunjungi website kami.

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai Software Akuntansi EASY yang cocok dengan Perusahaan Anda atau Demo Software Akuntansi EASY di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi :

Novi Yanirahmawati

Telepon : 021 29666758-59 / 021 70404100
Fax : 021 29666757
SMS : 0838-771-77119
Email : marketing@easyaccountingsystem.co.id

 

Prosedur Dalam Strategi Penjualan

Software Akuntansi – Prosedur Yang Digunakan Dalam Strategi Penjualan

Software Akuntansi – Marketing merupakan komponen utama dari penjualan perusahaan, pada artikel berikut ini adalah penjelasan mengenai prosedur strategi marketing yang benar dan efektif untuk mendorong terciptanya pencapaian target penjualan yang bagus. Kerangka rumusan dari strategi marketing akan dirinci pada rencana pemasaran perusahaan, umumnya disusun berdasarkan framework Marketing Mix (Kerangka Marketing Mix). Perumusan strategi marketing membutuhkan analisis rinci yang dilakukan berdasarkan data riset pasar.

Elemen Strategi Marketing

Rincian strategi marketing biasanya dijelaskan pada rencana pemasaran yang tercantum di business plan (Perencanaan Bisnis). Seperti bagian rencana pemasaran, Marketing Mix juga merupakan salah satu kerangka umum untuk strategi marketing, tahapan-tahapan berikut merupakan strategi yang digunakan untuk menyusun strategi marketing :

  1. Selection Of  Products And Markets (Pemilihan Produk Dan Pasar)
  2. Price (Harga)
  3. System / Distribution Channel (Sistem / Saluran Distribusi)
  4. Communication With The Target Market (Komunikasi Dengan Target Pasar)

Proses Perumusan Strategi Marketing

Meski tidak ada acuan baku terhadap proses perumusan strategi marketing, ahli strategi bisnis Profesor E. Raymond Corey memodelkan proses perumusan strategi marketing. Model ini menempatkan strategi marketing sebagai bagian dari perumusan strategi perusahaan secara keseluruhan. Berikut proses yang terlibat dalam model yang diperkenalkan oleh Corey :

1.Corporate Purpose For The Business Unit Level (Tujuan Korporat Untuk Level Unit Bisnis)

Faktor yang terlibat dalam tujuan korporat untuk level bisnis meliputi kriteria berikut ini :

  • Tingkat pertumbuhan.
  • Pangsa pasar.
  • Tingkat keuntungan.
  • Rencana marketing.
  • Rencana produksi.
  • Rencana R&D.
  • Rencana keuangan.

2. Analysis Of The External Environment (Analisis Lingkungan Eksternal)

Faktor yang terlibat dalam analisis lingkungan eksternal meliputi:

  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Demografi.
  • Regulasi.
  • Politik.

3. Strengths And Weaknesses Of The Business Unit (Kekuatan Dan Kelemahan Unit Bisnis)

Faktor yang terlibat dalam kekuatan dan kelemahan unit bisnis meliputi :

  • Core competencies.
  • Product lines.
  • Customer base.
  • Market share position.
  • Technology.
  • Manufacturing facilities.
  • Distribution systems.
  • Financial resources.

4. Opportunities (Peluang Pasar)

5. Market Analysis (Analisis Pasar)

Faktor yang terlibat dalam analisis pasar meliputi :

  • Analisis segmen.
  • Ukuran pasar.
  • Tingkat pertumbuhan.
  • Teknologi.
  • Posisi kompetitor.
  • Faktor regulasi.
  • Kebutuhan pasar.
  • Pengaruh pembelian.
  • Layanan tambahan bagi pengguna.
  • Sumber daya yang dibutuhkan.
  • Perbandingan dengan pilihan produk/jasa lainnya.

6. Economic Analysis (Analisis Ekonomi)

Faktor yang terlibat pada analisis ekonomi meliputi :

  • Tingkat pendapatan dan keuntungan.
  • Pangsa pasar.
  • Peluang pasar.
  • Analisis break-even.
  • Analisis contingency.
  • Penjualan produk hingga saat ini.
  • Pelanggan hingga saat ini.
  • Sistem distribusi.

7. Product Marketing Strategy (Strategi Pemasaran Produk)

Faktor yang terlibat pada strategi pemasaran meliputi :

  • Pemilihan pasar.
  • Spesifikasi produk.
  • Harga.
  • Saluran distribusi.
  • Promosi.
  • Layanan produk.
  • Dukungan teknis.
  • Sumber dana pemasaran.
  • Lokasi pabrik.
  • Dan elemen lainnya, sesuai karakteristik industri.

Strategi pemasaran ini harus dilengkapi analisis etika agar tidak bertentangan budaya atau perilaku yang berlaku. Analisis etika harus spesifik berdasarkan demografi target pasar, terutama lokasi. Analisis ini juga melibatkan faktor desain produk dan proses produksi.

Setelah memahami apa saja prosedur dari strategi market penjualan, kita mesti menganalisis secara detail terkait setiap proses yang terlibat. Tidak ada aturan pasti bagaimana merancang strategi market yang efektif. Namun framework penyusunan strategi marketing ini dapat menjadi acuan saat bingung apa saja yang seharusnya dirumuskan dalam strategi marketing perusahaan.

Software Akuntansi Easy Accounting System

Software Akuntansi Easy Accounting System merupakan Software Akuntansi Paket yang siap pakai dan Format Laporan-Laporan yang ada di Software AkuntansiEasy Accounting System dapat di sesuaikan dengan kebutuhan perusahaan (Fleksibel).

After Sales Service yang kami berikan bisa memalui Telepon, Chating, Email dan Trainner (Implementor) Kami mengerti dan memahami tentang Accounting dan Easy Accounting System yang tentunya akan membuat pekerjaan Anda menjadi lebih mudah.

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai Software Akuntansi EASY yang cocok dengan Perusahaan Anda atau Demo Software Akuntansi EASY di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi :

Novi Yanirahmawati

Telepon : 021 225 465 09
SMS : 0838-771-77119
Email : marketing@easyaccountingsystem.co.id

Hal Yang Dapat Merusak Strategi Penjualan Marketing

Software Akuntansi – Hal Yang Dapat Merusak Strategi Penjualan Marketing

Software Akuntansi – Sebagai Pebisnis yang ditugaskan pada bidang penjualan dan marketing, komunikasi yang baik menjadi kunci utama. Meskipun penampilan fisik terlihat cool, namun jika komunikasi tidak efektif maka strategi penjualan yang diterapkan tidak akan berjalan mulus. Hal tersebut makin diperparah dengan kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan para sales dan marketing.

Berikut adalah beberapa kesalahan kesalahan yang banyak dilakukan dalam bertransaksi :

1. Terlalu Banyak Bicara

Mendominasi pembicaraan dalam mempresentasikan produk yang anda tawarkan bisa menjadi boomerang dalam marketing bisnis anda. Gunakan kata-kata yang padat, namun jangan lupakan basa-basi seperlunya.

2. Tidak Siap Dari Segi Mental atau Fisik

Apapun yang tidak siap adalah hal yang buruk. Siap dalam presentasi penjualan diantaranya meliputi mental, fisik prima, pakaian, kesiapan produk dan sebagainya.

3. Tidak Melakukan Riset/Kegiatan

Kegiatan riset ini umumnya sering dilakukan oleh para perusahaan besar guna mendapatkan gambaran umum sebelum terjun memasuki pasar. Anda sebaiknya juga melakukan hal ini, misalnya dengan mengamati kebiasaan konsumen di suatu daerah atau menentukan lokasi yang tepat dalam presentasi penjualan bila bisnis anda bersifat mobile. Hal tersebut bertujuan agar usaha promosi dan presentasi produk anda tidak sia-sia.

4. Memberikan Informasi Produk yang Kurang Memuaskan Calon Customer

Kesalahan yang juga sering diperbuat adalah memberikan informasi yang kurang tepat dan bahkan keliru. Pembeli yang cerdas akan memberi persepsi yang negatif terhadap kinerja anda.

5. Kurang Responsif Terhadap Calon Customer

Kurang responsif terhadap pertanyaan atau pun komentar dari pelanggan bisa menjadikan segala usaha anda menemui kegagalan. Responsif merupakan salah satu wujud menghargai para konsumen anda.

6. Terlalu Dini Mengajukan Pertanyaan “Mau Beli yang mana?” Atau “Silahkan Mau Pilih Yang Mana?”

Banyak sales yang baru ngomong dikit sudah langsung mengajukan pertanyaan “Mau beli yang mana?” Dan terkadang tanpa basa-basi langsung menyambut kedatangan calon pembeli dengan pertanyaan tersebut. Hal itu kurang efektif karena dapat memberi tekanan psikis pada calon pembeli sehingga menjadi kurang merasa nyaman.

7. Terlalu Mengumbar Banyak Janji dan Bualan yang Muluk-muluk

Jika anda menawarkan produk anda dengan konsep hiperbola, terlalu melebih-lebihkan, maka anda tidak jauh bedanya dengan pedagang obat yang menggelar dagangannya dan berkoar-koar di tengah pasar.

8. Terlalu Sering Menjelekkan Produk Dari Pesaing/Kompetitor

Membandingkan suatu merek dengan merek lain adalah hal yang wajar dalam menarik minat beli konsumen. Namun jika dilakukan kurang objektif dan terlalu banyak mencerca produk dari kompetitor anda, maka anda sendiri yang akan terlihat hina karena strategi tersebut.

9. Menggunakan Gaya Bicara yang Monoton Dan Tanpa Aturan

Pembeli datang ke tempat anda dengan beragam karakter dan juga berbeda usia. Jadi dalam komunikasi, belajarlah beradaptasi dengan berbagai keberagaman tersebut.

10. Tidak Mampu Mencermati Kebutuhan Pembeli Menyesuaikan Dengan Kebutuhan

Sama dengan point ke-9, setiap orang mungkin memiliki kebutuhan dan kepentingan yang tidak serupa. Anda harus bisa fokus memahami dan mencermati apa yang sebenarnya diinginkan dan dibutuhkan konsumen anda.

11. Larut dalam Perdebatan Yang Sia-Sia

Banyak calon pembeli yang mungkin ragu dan tidak setuju dengan produk atau pendapat anda. Memaksakan agar apa yang anda ucapkan bisa diterima konsumen, hanya akan membawa pada perdebatan panjang. Hindarilah hal tersebut dengan sedikit rasa mengalah.

12. Terbawa Suasana Tegang Dengan Calon Customer

Kesalahan lain yang sering dilakukan dalam menawarkan produk atau jasa kepada para konsumen adalah membuatnya merasa tidak nyaman. Untuk itu, selain harus menyediakan tempat yang enak, diskusi yang rileks harus juga diciptakan. Maka tersenyumlah dengan ceria.

13. Tidak Mampu Menyembunyikan Raut Muka Kekecewaan Terhadap Kekhawatiran Akan Tidak Sampai Target Penjualan

Siapa pun pastinya akan merasa kecewa jika apa yang telah diusahakan tidak menemui keberhasilan, termasuk ketika kita menawarkan produk dan ternyata tidak berhasil mempengaruhi minat calon pembeli. Jadi, sebisa mungkin jangan tunjukkan raut muka yang kecewa atau pun marah bila calon konsumen tidak jadi melakukan transaksi. Jika anda tetap tersenyum menerima keputusan calon pembeli, maka percayalah suatu saat ia akan mempertimbangkan apa yang anda tawarkan.

Sebagai marketing saya juga ingin menginformasikan Software Akuntansi yang cocok untuk perusahan Anda tentunya.

Software Akuntansi Easy Accounting System

Software Akuntansi Easy Accounting System merupakan Software Akuntansi Paket yang siap pakai dan Format Laporan-Laporan yang ada di Software AkuntansiEasy Accounting System dapat di sesuaikan dengan kebutuhan perusahaan (Fleksibel).

After Sales Service yang kami berikan bisa memalui Telepon, Chating, Email dan Trainner (Implementor) Kami mengerti dan memahami tentang Accounting dan Easy Accounting System yang tentunya akan membuat pekerjaan Anda menjadi lebih mudah.

Software Akuntansi Easy Accounting System Cocok juga untuk perusahaan lain :

  • Perusahaan Konveksi
  • Perusahaan Online Shop
  • Perusahaan Dagang
  • Perusahaan Jasa
  • Perusahaan Logistik
  • Perusahaan Retail
  • Bengkel
  • Rumah Sakit
  • Perkebunan
  • Perikanan
  • Perternakan
  • Pabrik (Manufaktur)
  • Dan Perusahaan Lainnya

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai Software Akuntansi EASY yang cocok dengan Perusahaan Anda atau Demo Software Akuntansi EASY di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi :

Novi Yanirahmawati

SMS : 0838-771-77119
Email : marketing@easyaccountingsystem.co.id

Pengertian, Fungsi dan Unsur Sistem Akuntansi

Pengertian, Fungsi dan Unsur Sistem Akuntansi

Sistem akuntansi sangat diperlukan dalam setiap organisasi atau perusahaan, suatu sistem akuntansi yang digunakan berguna untuk mencapai suatu tujuan perusahaan, agar terciptanya suatu efisiensi dan efektifitas.

Dalam mewujudkan sistem akuntansi yang baik, pada dasarnya harus mengetahui pembangun sistem akuntansi itu sendiri, sistem akuntansi erat hubungannya dengan kerjasama manusia dengan sumber daya lainnya didalam suatu perusahaan untuk mewujudkan tujuan perusahaan. Tujuan sistem akuntansi merupakan suatu tujuan yang berdasarkan tujuan yang ingin dicapai oleh perusahaan.

Tujuan umum pengembangan sistem akuntansi adalah sebagai berikut :

  1. Untuk menyediakan informasi bagi pengelolaan kegiatan usaha baru
  2. Untuk meningkatkan informasi yang dihasilkan oleh sistem yang sudah ada, baik mengenai mutu, ketepatan penyajian, maupun struktur informasinya
  3. Untuk memperbaiki pengendalian akuntansi dan pengecekkan intern, yaitu untuk memperbaiki tingkat keandalan (reability) informasi akuntansi, dan untuk menyediakan catatan lengkap mengenai pertanggungjawaban dan perlindungan kekayaan perusahaan
  4. Untuk mengurangi biaya klerikal dalam penyelenggaraan catatan akuntansi.

Unsur pokok sistem akuntansi adalah formulir, catatan yang terdiri dari jurnal, buku besar, buku pembantu, dan laporan yang di hasilkan.

Fungsi utama sistem akuntansi adalah mendorong seoptimal mungkin agar sistem tersebut dapat menghasilkan berbagai informasi akuntansi yang terstruktur  yaitu tepat waktu, relevan, dan dapat dipercaya. Unsur-unsur yang terdapat dalam suatu sistem akuntansi saling berkaitan satu sama lain, sehingga dapat dilakukan pengolahan data mulai dari awal transaksi sampai dengan pelaporan yang dapat dijadikan sebagai informasi akuntansi.

Uraian dari Unsur Sistem Akuntansi

Terdapat 5 (lima) unsur sistem akuntansi. Menurut Mulyadi tersebut unsur sistem akuntansi pokok adalah sebagai berikut :

  1. Formulir, merupakan dokumen yang digunakan untuk merekam terjadinya transaksi. Dengan formulir ini, data  yang bersangkutan dengan transaksi yang direkam pertama kali dijadikan dasar dalam pencatatan.
  2. Jurnal, merupakan catatan akuntansi pertama yang digunakan untuk mencatat, mengklasifikasikan, dan meringkas data keuangan dan data lainnya. Dalam jurnal ini pula terdapat kegiatan peringkasan data, yang hasil peringkasannya kemudian di-posting ke rekening yang bersangkutan dalam buku besar.
  3. Buku Besar (general ledger), terdiri dari rekening-rekening yang digunakan untuk meringkas data keuangan yang telah dicatat sebelumnya dalam jurnal. Rekening buku besar ini di satu pihak dapat dipandang sebagai wadah untuk menggolongkan data keuangan, di pihak lain dapat dipandang pula sebagai sumber informasi keuangan untuk penyajian laporan keuangan.
  4. Buku Pembantu (susbsidiary ledger), terdiri dari rekening-rekening pembantu yang merinci data keuangan yang tercantum dalam rekening tertentu dalam buku besar. Buku besar dan buku pembantu merupakan catatan akuntansi akhir, yang berarti tidak ada catatan akuntansi lain lagi sesudah data akuntansi diringkas dan digolongkan dalam rekening buku besar dan buku pembantu.
  5. Laporan, merupakan hasil akhir proses akuntansi yang berupa neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan laba ditahan, laporan harga pokok produksi, laporan biaya pemasaran, laporan harga pokok penjualan, daftar umur piutang, daftar utang yang akan dibayar, dan daftar saldo persediaan yang lambat penjualannya.

Maka, sistem akuntansi sebaiknya diterapkan mulai dari bisnis kecil, menengah hinga besar. Dan sebaiknya menggunakan sistem akuntansi berbasis komputerisasi seperti Software Akuntansi yang beredar dipasaran.

Salah satu Software Akuntansi terbaik di Indonesia yaitu Easy Accounting System yang dikembangkan oleh perusahaan developer Megasoft.inc serta sudah terpecaya digunakan oleh perusahaan-perusahaan ternama di Indonesia seperti :

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai Software Akuntansi EASY yang cocok dengan Perusahaan Anda atau Demo Software Akuntansi EASY di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi :

Novi Yanirahmawati

Telepon : 021 225 465 09
SMS : 0838-771-77119
Email : marketing@easyaccountingsystem.co.id