Software Akuntansi – Seorang Accounting Harus Bisa Mengelola Perhitungan Fisik

Kenapa Seorang Accounting Harus Bisa Mengelola Perhitungan Fisik

Software Akuntansi** Sebenarnya yang paling bertanggungjawab atas banyaknya kehilangan barang-barang persediaan adalah warehouse manager dan anggota teamnya (bawahannya). Bahwa yang harus bertanggungjawab penuh atas kerusakan barang adalah orang gudang. Bahwa yang bertanggungjawab atas selisih antara ‘kartu stock/buku persediaan’ dengan ‘fisik persediaan’ adalah orang gudang. TENTU SAJA IYA.

images

Namun, ada yang harus diingat dan diwaspadai oleh ORANG ACCOUNTING yaitu seorang accounting harus bertanggungjawab penuh atas KEAKURASIAN LAPORAN KEUANGAN, yang di dalamnya sudah termasuk :

  • Harga Pokok Penjualan (dalam Laporan Laba/Rugi) yang di dalamnya termasuk penggunaan persediaan.
  • Saldo Akhir “Persediaan” di Neraca (Laporan Posisi Keuangan).

Keduanya memang tidak terhubung langsung dengan posisi accounting, namun sudah include/ termasuk dengan pekerjaan seorang accounting untuk memastikan seberapa besar tingkat akurasi dari kedua akun/ rekening perkiraan diatas. Sehingga, pihak yang paling berkepentingan untuk memastikan bahwa kartu stock dan buku persediaan mewakili kondisi yang sebenarnya adalah orang accounting (bukan orang gudang). Terlebih lagi untuk seorang auditor, mereka sangat berkepentingan untuk tahu seperti apa kondisi persediaan yang sebenarnya. Dan kondisi persediaan yang sebenarnya hanya bisa diketahui melalui proses penghitungan fisik persediaan.

Pertanyaan selanjutya adalah : Kapan waktu yang tepat untuk penghitungan fisik (stock opname) dilakukan?

Kapan Seharusnya Waktu yang Tepat untuk Penghitungan Fisik Persediaan Dilakukan?

Sebenarnya tidak ada ketentuan yang pasti tentang kapan penghitungan fisik harus dilakukan. Secara teori, memang penghitungan fisik akan dilakukan di akhir periode pelaporan (setahun sekali). Pada kenyataan implementasinya, semakin sering penghitungan fisik dilakukan maka akan semakin bagus untuk keamanan pencatatan persediaan. Mengapa kok bisa demikian?

Secara umum penghitungan fisik persediaan (inventory physical count) memiliki 2 (dua) tujuan strategis utama, yaitu :

  • Dari Sudut Pandang Akuntansi Keuangan Perusahaan.

Penghitungan fisik persediaan dilakukan untuk menjamin keakuratan dari isi laporan keuangan yang beraeda dalam nilai asset (khususnya persediaan) yang tertuang di dalam Neraca. Untuk maksud yang satu ini, sangatlah betul dan beralasan yang kuat, penghitungan fisik hanya perlu dilakukan setiap akhir tahun buku (periode).

  • Dari Sudut Pandang Akuntansi Manajemen Internal Perusahaan.

Penghitungan fisik persediaan yang sengaja dilakukan untuk tujuan pengendalian cost dan biaya (cost control)  agar cost yang sudah terkait dengan persediaan dapat teralokasi dengan baik dan benar, sehingga harga jual per unit barangnya bisa dihitung secara lebih akurat. Untuk maksud ini, jika penghitungan fisik hanya dilakukan di akhir tahun buku, maka pihak manajemen perusahaan tidak akan memiliki kesempatan untuk melakukan langkah-langkah pencegahan yang tepat dan efisien karena bagaimanapun juga sudah terjadi sebelumnya.

Itu sebabnya mengapa, dari sisi perusahaan, makin sering dilakukan penghitungan fisik makin maka akan semakin bagus untuk pihak accounting dan manajemen perusahaan. Tentunya harus mempertimbangkan ‘cost and benefit’-nya, bagaimanapun juga, penghitungan fisik banyak sekali menyerap waktu dan tenaga.

Secara umum untuk melakukan penghitungan fisik biasanya adalah setiap bulan (menjelang tutup buku bulanan), dengan maksud agar pihak manajemen bisa melihat kondisi barang persediaan yang sesungguhnya setiap sebulan sekali, sudah termasuk menganalisa variance yang kemungkinan akan timbul di wilayah ini (karena sebenarnya perusahaan telah menerapkan standard dan target costing).

Sekali lagi. Untuk tujuan pelaporan keuangan, penghitungan fisik persediaan cukup dilakukan saat menjelang tutup buku tahunan saja. Sedangkan untuk maksud cost control, penghitungan fisik perlu dilakukan minimal sekali dalam sebulan.

Dengan menggunakan Software Akuntansi maka kontrol akan stock menjadi lebih mudah terutama pada saat akan dilakukannya perhitungan fisik (stock opname).

******

Software Akuntansi EASY Accounting System

Apa yang dimiliki EASY Accounting Software?

  • Modul Pembelian & Penjualan
  • Modul Departement & Projek
  • Kontrol Stok & Persediaan
  • Fitur Import Journal Voucher via format Excel
  • Fitur Import Faktur penjualan via format Excel
  • Buku Besar
  • Terhubung EAS Mobile (cek stok,buat SO)
  • Aktiva Tetap
  • Laporan Keuangan dalam 2 Bahasa
  • Exclusive Access for Branch office Transaction (EABT)
  • Transaksi Online
  • Fitur Import Pesanan penjualan (SO) via format excel
  • Support E-faktur
  • Fitur Import Pembelian dari excel

pic-eas-import

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai Software Akuntansi EASY yang cocok dengan Perusahaan Anda atau Demo Software Akuntansi EASY di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi :

Novi Yanirahmawati

Telepon : 021 225 465 09
SMS : 0838-771-77119
Email : marketing@easyaccountingsystem.co.id

2 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published.