Ingin Cash Flow Bisnis Lancar? Simak Tip Cerdas Mengatur Cash Flow Ini

Definisi arus kas atau cash flow adalah aliran uang yang masuk dan keluar perusahaan pada waktu tertentu. Jika UMKM atau bisnis Anda mempunyai arus kas positif, berarti jumlah uang yang masuk dari pelanggan lebih besar dari biaya pengeluaran. Jika yang terjadi sebaliknya yaitu uang masuk lebih kecil dibanding, maka manajemen cash flow perusahaan perlu dibenahi dan diperbaiki. Sebab, arus kas yang negatif dan tidak lancar adalah salah satu penyebab gagalnya sebuah bisnis dan UMKM. Untuk itu, perhatikan tip cedas mengatur cash flow berikut ini.

mengatur cash flow umkm - grafik

1. Gunakan Software Akuntansi yang Bagus

Salah satu cara mengatur cash flow perusahaan adalah dengan cara memonitornya secara terus menerus. Untuk membantu memonitornya sebaiknya gunakan software akuntansi yang sudah teruji. Dengan pemakaian software akuntansi Anda bisa lebih efektif dan efisien saat memantau arus kas beserta laporan-laporan pendukungnya.

2. Pastikan Pembayaran dari Pelanggan Tepat Waktu

Jalan terbaik yang bisa dilakukan untuk meningkatkan arus kas adalah dengan meminta dan membiasakan pelanggan-pelanggan yang dimiliki untuk membayar secara tepat waktu. Mulai dengan memberi dan mengirim invoice atau faktur kepada pelanggan sesegera mungkin secara online entah itu melalui chat atau email. Makin cepat invoice sampai kepada pelanggan maka semakin cepat pula pembayaran akan dilakukan.

3. Tunda Pembayaran ke Vendor

Semakin lama Anda menahan pembayaran berarti semakin lama pula kas Anda berada di dalam perusahaan. Yang perlu dicatat, cari tahu dulu batas akhir pembayaran dari pemasok. Perlu diingat juga bahwasanya menunda itu bukan berarti telat membayar, tunda sampai batas waktu yang diperbolehkan dan jangan sampai dapat denda karena telat membayar. Anda bisa memakai fitur auto debit dari bank yang digunakan agar tidak lupa membayar.

4. Review Harga

Momen akhir tahun adalah waktu yang tepat untuk cek dan review skema harga dari produk yang Anda miliki. Di sini, Anda harus bisa memastikan bahwa harga produk tidak terlalu rendah. Setelah mereview, barulah bisa diputuskan apakah nantinya harga akan disesuaikan atau tidak.

5. Review Pengeluaran

Setelah melakukan review internal pada produk Anda, kini lakukan review untuk pengeluaran. Apa gunanya melakukan hal ini? Pastinya untuk memotong atau menghemat biaya. Yang bisa dilakukan antara lain: mencari pemasok lain yang punya harga penawaran lebih murah, biaya langganan (internet, software, dan lain-lain).

Demikian beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengatur cash flow di UMKM atau bisnis lainnya. Perhatikan poin-poin di atas terutama nomor 1 yaitu memakai software akuntansi karena itu akan teramat membantu Anda untuk urusan arus kas dan keuangan perusahaan. Nah, untuk software akuntansi yang cocok untuk UMKM dan banyak usaha lain bisa memilih Easy System. Software akuntansi Easy System punya banyak fitur unggulan yang sangat memudahkan penggunanya.

Jika Anda tertarik menggunakan produk Easy System antara lain Easy 6, Easy Mobile, dan Easy Cloud silakan langsung hubungi tim marketing kami di nomor (021) 225 451 83 atau 0838 7717 7119 (WhatsApp).