Kiat Mempertahankan Usaha di Tengah Pandemi Corona

Semua pelaku usaha tentu berharap usahanya terus bertahan dan berkembang dengan baik sesuai target. Namun, ada kalanya suatu bisnis mengalami masa-masa sulit seperti yang sedang dialami pada awal tahun 2020 ini. Saat ini iklim bisnis dan kondisi ekonomi dunia sedang lesu karena pandemi virus corona. Tentu semua pelaku usaha ingin agar bisnisnya tetap bisa bertahan melalui waktu yang berat ini. Untuk itu, akan kami berikan beberapa langkah untuk mempertahankan usaha di tengah pandemi virus corona.

Bagi semua pengusaha yang mengalami penurunan omset karena wabah ini jangan cepat berputus asa. Mari tetap optimis dan coba lakukan langkah-langkah berikut ini.

1. Evaluasi Kondisi Perusahaan

Mengevaluasi keuangan sangatlah penting untuk dilakukan apalagi di saat yang sulit seperti ini. Pastikan untuk melakukannya secara mendalam karena kita belum tahu kondisi seperti ini akan berlangsung. Cari tahu berapa dana yang dimiliki oleh perusahaan (cash on hand).

Setelah mengetahui berapa dana yang dimiliki, buat prediksi berapa lama dana tersebut bisa dipakai untuk operasional perusahaan. Lakukan review secara rutin misalnya seminggu sekali. Dengan begitu, bisa selalu diketahui kondisi terkini perusahaan sekaligus antisipasi atas penurunan omset yang terjadi.

2. Buat Rencana untuk Menghadapi Berbagai Kemungkinan

Untuk menanggulangi penyebaran virus corona di Indonesia, pemerintah memberlakukan physical distancing dan PSBB. Hal ini tentu akan berpengaruh terhadap dunia bisnis mengingat dibatasinya mobilitas plus lesunya pasar lokal maupun internasional. Untuk menyikapi hal ini, pelaku usaha harus membuat business plan dalam beberapa alternatif mengingat situasi juga masih sering berubah. Buat proyeksi pendapatan usaha, pengeluaran, permodalan, dan lain-lain.

3. Buat Promosi yang Tepat Sasaran

Di tengah tren ekonomi yang lesu tentu daya beli jadi menurun. Dan saat ini yang paling diutamakan adalah keselamatan dan kesehatan. Tetapi, para pelaku usaha tidak boleh menyerah begitu saja. Buat promosi agar bisnis tetap bisa berjalan.

Membuat diskon bisa jadi salah satu pilihan yang diambil. Bisa juga dengan memberi bonus berupa hand sanitizer, sabun cuci tangan, atau masker pada tiap pembelian produk. Intinya tetaplah positif dan kreatif walaupun sedang berada pada masa yang sulit ini.

4. Maksimalkan Penggunaan Teknologi

Teknologi jika dimanfaatkan dengan baik dan optimal dapat membantu perusahaan di saat seperti ini. Meskipun sedang melakukan kerja dari rumah, bukan berarti bahwa pekerjaan yang dihasilkan jadi tidak optimal. Dengan berbagai aplikasi yang ada beragam kegiatan perusahaan tetap bisa berjalan secara optimal.

Jika ingin meeting internal atau dengan klien beragam aplikasi video conference bisa dipakai misalnya saja Zoom, Skype, Google Duo, dan masih banyak lagi. Contoh lain pemanfaatan teknologi dan aplikasi di dunia keuangan adalah software Easy Accounting System yang bisa di setting agar bisa diakses secara online saat perusahaan menerapkan kerja dari rumah.

Demikianlah kiat untuk mempertahankan usaha di tengah pandemi virus corona. Semoga bisa membantu Anda semua. Stay safe and healthy.