ilustrasi kecurangan akuntansi

Cara Mencegah Kecurangan Akuntansi atau Fraud

Kecurangan akuntansi terjadi berulang kali, hal ini karena terdapat faktor-faktor pendorong yang mengakibatkan terjadinya kecurangan akuntansi. Menurut Simanjuntak (2008), faktor  yang mendorong seseorang  melakukan  kecurangan bisa berasal dari faktor umum dan individu. Agar bisa mengatasi kecurangan tersebut, kita harus mengetahui beberapa faktor penyebabnya.Berikut ini adalah beberapa faktor penyebab kecurangan akuntansi:

1.  Faktor Umum

Merupakan  faktor  yang  berhubungan  dengan  organisasi  sebagai  korban perbuatan kecurangan. Faktor ini meliputi:

a.  Kesempatan (Opportunity)

Kesempatan untuk melakukan kecurangan tergantung  pada  kedudukan pelaku terhadap objek kecurangan. Umumnya, manajemen suatu organisasi atau  perusahaan  memiliki  potensi  yang  lebih  besar  untuk  melakukan kecurangan  daripada  karyawan. Tetapi, patut digarisbawahi bahwa kesempatan untuk melakukan kecurangan  selalu ada pada setiap kedudukan.

b.  Pengungkapan (Exposure)

Terungkapnya suatu kecurangan dalam organisasi atau perusahaan belum menjamin tidak terulangnya kecurangan tersebut baik oleh pelaku yang sama maupun oleh pelaku yang lain. Oleh karena itu, setiap pelaku kecurangan seharusnya dikenakan sanksi apabila perbuatannya terungkap.

2.  Faktor Individu

Berhubungan dengan individu sebagai pelaku kecurangan. Faktor ini terdiri dari:

a.  Ketamakan (Greed)

Ketamakan berhubungan dengan moral individu. Pandangan hidup dan lingkungan berperan dalam pembentukan moral seseorang.

b.  Kebutuhan (Need)

Berhubungan dengan pandangan/pikiran dan keperluan  pegawai/pejabat yang terkait dengan aset yang dimiliki  perusahaan/instansi/organisasi tempat  ia bekerja. Selain  itu  tekanan (pressure) yang dihadapi dalam bekerja dapat menyebabkan orang yang jujur mempunyai motif untuk melakukan kecurangan.

Penjelasan di atas memberikan informasi bahwa fraud kerap kali terjadi dalam dunia bisnis, hal tersebut dikarenakan adanya beberapa faktor yang mendorong terjadinya kecurangan akuntansi. Informasi tersebut penting untuk dipahami oleh pelaku bisnis, namun yang tidak kalah penting adalah upaya pencegahan kecurangan tersebut agar tidak merugikan perusahaan.

Fraud dapat dicegah, dengan adanya upaya pencegahan tersebut maka diharapkan akan dapat menyelamatkan bisnis perusahaan, seperti kita ketahui kecurangan akuntansi dapat mengakibatkan kebangkrutan atau matinya perusahaan, untuk lebih jelas tentang akibat dari praktik kecurangan akuntansi yang telah meruntuhkan perusahaan besar di penjuru dunia anda boleh membaca artikel Kecurangan Akuntansi yang menghebohkan dunia.

Pencegahan praktik Kecurangan ini dapat  dilakukan dengan  beberapa  cara. Wilopo (2006) dalam  penelitiannya mengemukakan  bahwa upaya  menghilangkan  perilaku  tidak  etis  manajemen  dan  kecenderungan kecurangan dapat dilakukan antara lain dengan:

  • Mengefektifkan pengendalian internal, termasuk penegakan hukum.
  • Perbaikan sistem pengawasan dan pengendalian.
  • Pelaksanaan good governance.
  • Memperbaiki  moral  dari  pengelola  perusahaan,  yang  diwujudkan  dengan mengembangkan sikap.
  • Komitmen terhadap perusahaan, negara dan masyarakat.

Nah, Kecurangan terjadi karena terdapat beberapa faktor pendorong, faktor tersebut menjadikan terjadinya praktik fraud. Praktik kecurangan ini sangat merugikan perusahaan oleh karena itu perlu diadakan upaya pencegahan.

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai Software Akuntansi EASY atau Download Gratis dan Demo Software EASY di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi:

Novi Yanirahmawati

No. Telepon: 021-58908469

WhatsApp: 0838 7717 7119

Email: marketing@easyaccountingsystem.co.id

2 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published.