Mengedit Transaksi Recurring Yang Sudah Dibuat

Untuk mengedit transaksi recurring yang sudah dibuat, hapus terlebih dahulu reccuring yang sudah dibuat. Dari menu Daftar > Transaksi Berulang , cari no. transaksi berulangnya lalu klik kanan hapus. Kemudian buat kembali recurring yang baru.


Note : – Jika hanya ingin mengubah salah satu nilai transaksi berulangnya klik menu Daftar > Transaksi Berulang , cari no. transaksi berulangnya lalu klik tombol Ubah . Akan memunculkan tampilan formulir recurring yang telah dibuat.

Kemudian double klik kolom transaksi yang akan diubah, akan membuka form transaksi recurring yang sudah dieksekusi. Setelah itu ubah nilainya sesuai keinginan, klik tombol simpan dan keluar.


Jika ingin mengubah semua nilai transaksi berulang yang belum dieksekusi, recurring yang lama hentikan terlebih dahulu lalu buat recurring baru. Ke menu Daftar > Transaksi Berulang , cari no. transaksi berulangnya lalu klik tombol Ubah. Ceklist kolom Diihentikan lalu klik tombol Simpan dan Keluar.

Recurring Transaction Feature

Di Easy 3 fitur baru selain Uang Muka ada Recurring Transaction (Transaksi Berulang) yaitu
fitur yang dapat memudahkan Anda menginput transaksi di formulir transaksi tertentu dimana
informasinya selalu sama, hanya dibedakan tanggal dan keterangannya lainnya.
Berikut transaksi-transaksi yang dapat di Recurring:

  1. Transaksi Faktur Pembelian (Purchase Invoice)
  2. Transaksi Faktur Penjualan (Sales Invoice)
  3. Transaksi Jurnal Umum (Journal Voucher)
  4. Transaksi Pembayaran Lainnya (Other Payment)

Transaksi Reccuring berfungsi untuk menyimpan detail dari informasi transaksi yang akan dijadikan perulangan lalu diset akan dilakukan perulangan berapa kali dengan rentang /jeda waktu berapa lama.

Pada saat jatuh tempo transaksi recurring Easy tidak otomatis membuat transaksi perulangan atas transaksi yang direcurring tersebut, Easy hanya memberikan peringatan / reminder saat tranksasi tersebut jatuh tempo untuk diekskusi.

Sebagai contoh berikut ilustrasi transaksi recurring di jurnal umum / journal voucher, jika kita akan menginput beban kantor yang setiap bulan sama biayanya dan biaya tersebut harus dikeluarkan setiap bulannya.

Buat Jurnal Umum yang akan dijadikan transaksi reccuring, dari menu Jalan Pintas > Jurnal Umum atau dari Buku besar > Jurnal Umum > klik Baru.

Kemudian input transaksi seperti gambar  diatas, jika detail transaksi sudah lengkap diisi  klik tombol Transaksi Berulang yang akan tampil seperti ini;

Setelah itu input transaksi reccuring sesuai keinginan.

Keterangan Formulir Recurring Transaction;

  1. Periode : Rentang/jeda waktu perulangan
  2. Berapa Kali : Jumlah perulangan yang akan dibuat (termasuk transaksi pertamanya)
  3. Masukkan Nomor Faktur : Jika option ini dicentang, maka nomor invoice yang diiisikan dibagian detail (kolom mulai dari) akan diset menjadi nomor Transaksi Perulangannya, jika tidak dicentang,makan nomor transaksinya mengikuri auto counting yang didapat.
  4. Telah Dilaksanakan : Jika sudah dicentang, maka artinya sudah transaksinya sudah dibuat.

 

Cara Menggunakan Fitur Uang Muka / Down Payment Pembelian melalui Pesanan Pembelian / PO

Berikut langkah-langkah mencatat Uang Muka atau Down Payment pembelian  dari modul Pesanan Pembelian  (PO) ;

  • Buat Pesanan Pembelian (PO) dari menu Jalan Pintas  >  Pembelian > Pesanan Pembelian  atau dari menu Daftar > Pembelian  > Pesanan Pembelian > Klik Baru (New), kemudian input informasi  transaksi berikut barang yang akan dipesan  dari Pemasok (Vendor).
  • Untuk menginput uang muka / DP di form transaksi tersebut silahkan klik tombol Uang Muka / Down Payment. Secara otomatis nanti akan membuat Faktur Pembelian /  Purchase  Invoice uang muka dengan catatan di preferensi untuk akun uang muka pembelian sudah diisi. Jika belum diisi maka akan muncul notifikasi “Akun Uang Muka Pembelian  belum ada di preferensi!” , oleh sebab itu di menu preferensinya  setting terlebih dahulu, di  akun standar mata uang untuk kolom akun uang muka pembelian diisi akun penampungnya. Biasanya akan tersebut diset ke Uang Muka Pembelian  / Advance Purchase dengan tipe Piutang  Usaha / Account Receivable yang ada di daftar akun.
  • Untuk mencatat pembayaran  Uang Muka / DP silahkan cek di form Pembayaran Pembelian   / Purchase Payment. Silahkan ceklist dikolom bayar untuk invoice DP yang dibuat tadi lalu simpan dan keluar.
  • Jika di kemudian hari Pesanan Pembelian / PO tadi akan diproses ke Penerimaan  Barang  / RI  ataupun Faktur dari Penerimaan  Barang  Purchase Invoice from RI  / Purchase  Invoice / PI , maka tarik PO  tadi ke RI lalu ke Faktur dari Penerimaan Barang atau PO ke Faktur  Pembelian / PI  langsung maka di fakturnya nilai uang muka akan terbawa sehingga nilai terutangnya nanti otomatis sudah dikurangi uang muka yang dibayarkan ke Pemasok (Vendor).

 

Apabila nilai faktur sama dengan nilai uang muka / DP maka   faktur pembelian  tidak akan muncul lagi di menu Pembayaran Pembelian  saat memilih pemasok  yang bersangkutan karena faktur sudah lunas dengan DP yang dibayarkan.