Easy 6 Segera Hadir di Agustus 2020, Apa Saja yang Baru di Dalamnya?

Seperti yang telah Anda ketahui, Easy Accounting System akan segera merilis produk terbarunya yaitu Easy 6. Rencananya versi ini akan dirilis pada bulan Agustus 2020 mendatang. Tentu pada versi terbaru nanti akan ada beberapa perubahan yang dibawa. Dan berikut ini akan kami berikan sedikit bocoran mengenai apa saja yang akan ada di Easy Accounting System.

Perubahan pertama dan yang paling kasat mata adalah desain tampilan di Easy 6. Nantinya tampilan user interface akan berubah lebih fresh dan lebih memudahkan penggunanya. Permainan warna atraktif yang telah menjadi ciri khas Easy 5 tetap muncul dan akan disertai sentuhan kreatif lainnya. Jika Anda penasaran bagaimana tampilan Easy 6, nantikan terus update dari kami.

Tentu tidak sekadar wajah atau tampilan yang akan berubah. Di Easy versi 6 nanti salah satu fitur unggulan Easy Accounting System yaitu import transaksi dari Excel. Di Easy 5 ada sekitar 16 transaksi yang bisa diimport via Excel, ndi Easy versi 6 akan lebih banyak transaksi yang bisa diimport sehingga makin memudahkan penggunanya untuk memasukkan banyak data transaksi.

Yang paling menarik dari Easy versi terbaru adalah kaitannya dengan software Easy Cloud. Software online/cloud dari Easy Accounting System ini sedang dalam tahap pengerjaan dan akan dirilis pada kuartal pertama tahun 2021 mendatang. Easy versi 6 dan Easy Cloud nantinya akan bisa saling sinkron dan diakses melalui Easy Cloud. Tentu fitur ini sangat menarik karena biasanya software akuntansi desktop dan cloud/online itu biasanya terpisah atau berdiri sendiri dan tidak terintegrasi.

Itulah sedikit informasi mengenai apa saja yang akan ada di dalam versi terbaru kami. Tunggu berita dan update dari kami mengenai Easy versi 6. Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut mengenai software ini bisa langsung hubungi tim marketing kami di nomor (021) 2254 5183 atau 0838 7717 7119.

Tips Kerja New Normal: Perhatikan Hal Berikut Agar Tetap Sehat & Aman

Dengan digaungkannya kewajaran baru oleh pemerintah, pada bulan Juni 2020 sudah banyak kantor yang buka dan beroperasi kembali. Terkait situasi di atas, ada beberapa hal yang wajib diperhatikan saat mulai kembali bekerja di kantor. Berikut ini ada beberapa tips kerja new normal yang perlu diterapkan dan diperhatikan.

Tips-tips berikut sangat penting untuk dilakukan mengingat grafik dan penyebaran virus Corona yang masih tinggi di Indonesia. Langsung saja baca tips dan penjelasannya berikut ini.

Ventilasi

Pertukaran dan aliran udara yang baik akan mengurangi risiko penyebaran Covid-19 saat bekerja dalam ruangan. Maka di dalam ruangan kerja harus dibuat ventilasi yang cukup. Jika Anda bekerja di ruangan berpendingin udara yang minim ventilasi bisa mengakalinya dengan sesekali membuka pintu selama beberapa menit.

Durasi

Durasi yang dimaksud di sini adalah lama interaksi dengan orang lain terutama berbicara secara tatap muka. Batasi pembicaraan dan bicara yang penting-penting saja. Sebagai ganti bicara secara langsung bisa dengan chat melalui banyak aplikasi pendukung yang tersedia.

Jarak

Jarak atau physical distancing juga harus diperhatikan saat bekerja di kantor, apalagi jika satu ruangan diisi lumayan banyak karyawan. Untuk itu, perlu diatur jarak kerja yang aman antar karyawan. Hal ini bisa dilakukan dengan mengatur ulang tempat dan meja kerja.

Ketiga aspek di atas wajib diperhatikan sebab jika seseorang bekerja di ruangan tertutup, lama berinterksi dengan orang lain, dan dengan jarak yang dekat maka risiko penularan penyakit akan semakin tinggi. Mengingat saat ini masih masa transisi dan banyak orang yang belum terbiasa, panduan ini harus disosialisasikan kepada semua karyawan.

Selain hal di atas ada beberapa hal yang harus dilakukan oleh sebuah perusahaan untuk menjaga karyawan aman dan sehat saat bekerja, antara lain:

1. Menyediakan sabun, hand sanitizer, dan masker untuk karyawan.

2. Memastikan lingkungan kantor bersih, jika perlu menyemprot disinfektan.

3. Selalu update informasi tentang Covid-19 dan meneruskan ke karyawan.

4. Membuat panduan dan aturan terkait dengan keamanan dan kesehatan saat bekerja.

Selain dari pihak perusahaan, karyawan juga harus melakukan tips kerja new normal di bawah ini:

1. Memakai masker saat bekerja.

2. Rajin cuci tangan dengan air mengalir.

3. Menjaga kebersihan pribadi dan lingkungan kerjanya.

4. Menerapkan etika batuk dan bersin.

Demikianlah tips kerja new normal yang bisa diterapkan saat di kantor. Semoga langkah di atas bisa membantu Anda sehingga meningkatkan kenyamanan saat bekerja dan menjaga semangat dan produktivitas kerja tetap terjaga.

Bagi Anda perusahaan yang sudah mulai beroperasi dan butuh software akuntansi bisa mencoba menggunakan software akuntansi Easy Accounting System. Easy Accounting System merupakan software yang mudah digunakan, banyak fitur unggulan, dan dipakai beragam jenis dan level perusahaan di Indonesia.

Jika Anda ingin mengetahui lebih banyak tentang Easy Accounting System bisa langsung menghubungi tim marketing kami di nomor 0838 7717 7119. Demikian informasi singkat dan ringan yang bisa kami berikan. Stay safe and healthy.

Tips Bisnis New Normal: Lakukan 5 Hal Berikut

Pada pertengahan bulan Juni 2020 ini beberapa kota di Indonesia, contohnya Jakarta, mulai membuka sejumlah fasilitas seperti transportasi dan pusat perbelanjaan. Saat ini adalah masa transisi meski masih menerapkan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar). Masyarakat sudah bisa dan boleh beraktivitas kembali tetapi wajib menerapkan pola hidup baru atau New Normal di tengah pandemi virus Corona. Untuk itu, para pelaku usaha juga harus bersiap untuk menyambut kenormalan baru. Berikut adalah beberapa tips bisnis new normal yang bisa Anda lakukan.

1. Membuat Perencanaan

Jika membandingkan kondisi ekonomi dan bisnis sebelum dan sesudah pandemi Corona, tentu ada perbedaan yang sangat drastis. Rencana yang dahulu telah disusun tentu sebelum Corona tentu tidak semuanya bisa diterapkan. Maka susunlah rencana baru yang sesuai dengan kondisi ekonomi, bisnis, dan masyarakat saat ini.

Alangkah baiknya membuat perencanaan dalam kurun waktu tertentu, misalnya bulanan. Sebab, kondisi masih bisa berubah-ubah dan rencana harus terus dievaluasi secara berkala. Dan dalam membuat rencana buatlah serealistis mungkin karena semua orang tentu sedang beradaptasi dengan situasi new normal ini.

2. Utamakan Keselamatan dan Kesehatan Karyawan

Pelaku usaha harus memperhatikan betul aspek keselamatan dan kesehatan karyawannya mengingat grafik penyebaran Corona yang masih tinggi. Sediakan fasilitas kesehatan yang menunjang di lingkungan kerja, misalnya menyediakan masker, sabun cuci tangan, dan hand sanitizer. Dengan fasilitas tersebut karyawan akan merasa lebih aman dan tenang saat bekerja.

Jika perlu, ubah tempat bekerja dengan menerapkan jarak aman baik antar karyawan maupun saat bertemu dengan pelanggan. Dengan prosedur kesehatan yang baik tentu juga turut berpengaruh pada kepercayaan customer.

3. Pertahankan Kualitas Produk dan Layanan

Dampak virus Corona yang paling dirasakan oleh dunia usaha adalah turunnya pemasukan. Namun, bukan berarti kita harus mengorbankan kualitas produk dan jasa yang kita jual. Justru pada kenormalan baru ini sebuah usaha harus menunjukkan bahwa produknya masih tetap sama atau bahkan lebih bagus dan dibuat dengan standar kebersihan yang terjamin. Aspek ini sangat penting dilakukan terutama untuk bisnis yang bersentuhan langsung dengan pelanggan seperti retail dan kuliner.

4. Adopsi Teknologi untuk Bisnis

Dalam kondisi yang sulit ini membuat pelaku usaha untuk jeli dan pintar dalam memanfaatkan teknologi. Beberapa bulan terakhir pasar online lebih diminati arena banyak orang yang lebih memilih untuk di rumah saja. Fenomena ini tentu harus disikapi oleh para pengusaha. Arahkan usaha Anda ke teknologi digital dan online. Jika belum sepenuhnya mengerti tentang teknologi digital dan online, luangkan waktu untuk belajar dari materi yang banyak tersedia di buku, artikel, dan video.

5. Awasi Kondisi Finansial

Perhatikan betul kondisi keuangan bisnis Anda, sebab hal ini salah satu faktor penting kelangsungan usaha. Buat pembukuan dengan baik dan rapi. Dari situ Anda bisa melihat laporan, pemasukan, dan pengeluaran perusahaan. Melalui data keuangan tersebut bisa dilihat kondisi real perusahaan dan bisa dijadikan pertimbangan untuk perencanaan ke depannya.

Demikianlah tips bisnis new normal yang bisa diterapkan untuk perusahaan. Bagi Anda perusahaan yang ingin keuangannya tetap rapi dan teratur di saat seperti ini bisa mengandalkan software akuntansi Easy Accounting System. Dengan EASY Anda bisa mengatur keuangan baik dari kantor maupun saat bekerja dari rumah, sebab software Easy Accounting System bisa disetting agar bisa diakses secara online.

Jika Anda ingin mengetahui lebih banyak seputar Easy Accounting System bisa langsung menghubungi tim marketing kami di nomor 0838 7717 7119. Demikian informasi singkat dan ringan yang bisa kami berikan. Stay safe and healthy.

Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan yang Harus Dihindari Selama Pandemi Corona

Covid-19 memberi banyak perubahan bagi kehidupan banyak orang dalam beberapa bulan terakhir. Dari segi kebijakan terkait kesehatan, kini orang-orang dianjurkan untuk di rumah saja dan harus memakai masker saat ke luar. Dari sisi ekonomi, virus yang sangat menular ini membuat tidak sedikit orang berkurang pendapatannya atau bahkan terpaksa dirumahkan. Agar bisa bertahan di situasi tidak menyenangkan ini tentu ada yang harus diubah dalam segi finansial. Berikut ini adalah beberapa kebiasaan buruk mengelola keuangan yang tidak boleh kamu lakukan selama pandemi corona.

1. Boros

Kebiasaan buruk yang satu ini harus jauh-jauh disingkirkan, tidak hanya selama wabah Corona tapi untuk selamanya. Sebab, kebiasaan menghamburkan uang untuk keinginan atau seuatu yang kurang penting akan membuat kondisi finansial memburuk baik jangka pendek maupun panjang. Gunakan pendapatan secara bijak dan sesuai kebutuhan agar tidak menyesal di kemudian hari.

2. Tidak Pernah Mencatat Pengeluaran

Kebanyakan orang malas atau enggan mencatat untuk apa uang mereka dikeluarkan. Padahal kebiasaan ini sangat berguna untuk melacak dan mengetahui ke mana saja uang dikeluarkan. Dari catatan ini, bisa dilihat pengeluaran apa saja yang bisa dikurangi atau dihilangkan selama dalam masa sulit. Selain itu, mencatat pengeluaran bisa melatih disiplin dan tanggung jawab seseorang atas pengeluaran yang dilakukannya.

3. Tidak Menabung

Punya banyak tabungan adalah hal yang diinginkan setiap orang. Ironisnya, hanya sedikit orang saja yang melakukan kegiatan menabung ini. Padahal punya tabungan pastilah sangat berguna, terutama di saat seperti ini di mana kondisi ekonomi memburuk. Dengan adanya tabungan seseorang akan merasa lebih nyaman sebab masih mempunyai dana cadangan yang bisa dipakai sewaktu-waktu. Untuk itu, janganlah menunda untuk menabung, mulai dari sekarang juga.

4. Tidak Berpikir untuk Jangka Panjang

Banyak orang yang punya prinsip untuk menjalani hidup demi hari. Tidak ada yang salah dengan prinsip tersebut. Namun, bukan berarti hanya mementingkan hidup untuk jangka pendek saja. Tetapkan juga rencana untuk jangka panjang atau masa depan. Dengan perencanaan jangka panjang kamu bisa lebih siap menjalani masa yang akan datang. Tidak hanya siap untuk hal baik saja tetapi juga saat ada situasi yang kurang menyenangkan seperti situasi saat ini.

Mulai perhatikan dan urus keuangan pribadi kamu dan hindari 4 kebiasaan buruk di atas. Untuk urusan keuangan ini kamu bisa mengandalkan Easy Accounting System, apalagi jika kamu memiliki usaha. Dengan Easy, pencatatan hingga laporan keuangan pribadi maupun perusahaan bisa jadi rapi.

Jika Anda ingin mengetahui lebih banyak seputar Easy Accounting System bisa langsung menghubungi tim marketing kami di nomor 0838 7717 7119. Demikian informasi singkat dan ringan yang bisa kami berikan. Stay safe and healthy.

Ide Bisnis & Peluang Usaha yang Banyak Dicari Selama Corona

Beberapa bulan terakhir terasa berat akibat wabah virus Corona yang melanda Indonesia dan banyak negara lain. Imbas virus ini tidak hanya terasa di bidang kesehatan tapi juga sangat terasa di bidang ekonomi. Ada beberapa bisnis yang mengalami penurunan bahkan ada yang terpaksa tutup. Namun, ada beberapa usaha yang justru menanjak di saat pandemi Corona. Berikut ini adalah beberapa contoh ide bisnis dan peluang usaha yang banyak dicari dan bisa Anda tekuni.

1. Produk Kesehatan

Produk-produk yang berhubungan kesehatan banyak dicari dan dibutuhkan banyak orang pada saat wabah melanda seperti ini. Contoh barang yang mengalami lonjakan permintaan adalah masker kain seiring adanya imbauan dari pemerintah untuk selalu memakai masker kain. Barang lain yang banyak dicari adalah hand sanitizer yang dipakai untuk membersihkan tangan dari virus dan kuman.

2. Herbal dan Jamu

Salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah agar tubuh tidak mudah sakit dan terjangkit Covid-19 adalah dengan meningkatkan daya tahan tubuh. Dan saat ini banyak orang mencari minuman herbal dan jamu dengan bahan yang bisa meningkatkan imun dan daya tahan tubuh seperti jahe, kunyit, dan temulawak. Kamu bisa melirik bisnis jamu ini karena permintaannya sedang tinggi.

3. Makanan

Makan adalah kebutuhan dasar bagi manusia, karena itu bisnis yang berhubungan dengan makanan selalu menjanjikan. Apalagi saat ini banyak restoran yang tutup karena diberlakukannya PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar). Hal ini bisa kamu manfaatkan untuk memulai usaha makanan. Yang banyak dicari orang adalah makanan yang sifatnya praktis. Jenis makanan yang bisa kamu jual contohnya frozen food yang bisa disimpan dalam waktu lumayan lama. Contoh lain adalah makanan ready to eat atau ready to cook yang tinggal dipanaskan lalu bisa langsung dikonsumsi.

Itulah beberapa ide bisnis dan peluang usaha yang bisa Anda coba untuk menambah pemasukan saat pandemi Corona. Jika kamu serius untuk membuka sebuah usaha, perhatikan juga soal keuangan dan pencatatannya. Untuk urusan keuangan usaha bisa memakai Easy Accounting System. Software kami telah dipercaya banyak jenis dan level usah di Indonesia.

Tertarik mencoba atau mengetahui lebih banyak tentang Easy Accounting System? Silakan langsung hubungi tim marketing kami di nomor 0838 7717 7119. Sekian informasi dari kami, terima kasih dan jaga kesehatan selalu.

Mau Menghasilkan Uang dari Rumah? Lakukan Hal Berikut Ini!

Wabah virus Corona yang sedang melanda membuat tidak sedikit karyawan kehilangan penghasilan. Padahal kebutuhan pokok tetap harus dipenuhi di masa sulit ini. Dalam kondisi seperti ini kamu tidak boleh putus asa, sebab semua permasalahan itu tentu ada jalan keluarnya. Berikut ini adalah cara yang bisa kamu lakukan untuk menghasilkan uang dari rumah saat pandemi.

1. Berjualan Online

Berjualan online menjadi cara ampuh untuk mendapatkan tambahan penghasilan saat berada di rumah. Saat ini banyak marketplace yang bisa kamu pakai untuk berjualan. Yang perlu dipertimbangkan adalah jenis barang yang akan dijual, cari tahu lebih dulu prospek barang tersebut. Karena saat ini sedang wabah Corona, kamu bisa mempertimbangkan menjual minuman yang meningkatkan daya tubuh seperti jamu tradisional dalam kemasan.

Mungkin kamu berpikir bahwa untuk mendapatkan uang dari berjualan online itu butuh modal yang lumayan besar. Tidak juga, kamu bisa mulai berjualan online dengan modal yang sangat minim dengan sistem dropship. Dengan sistem ini kamu tinggal memasarkan dan mencari calon pembeli.

2. Bekerja Freelance

Manfaatkan kemampuan yang kamu miliki untuk mencari pundi-pundi uang. Jika kamu memiliki skill di bidang content writing, design grafis, edit foto/video, atau bahasa asing, carilah pekerjaan freelance. Untuk mencari pekerjaan seperti ini juga cukup mudah, ada banyak situs yang mengakomodasi para freelancer. Sisi positif dari freelance adalah bisa dikerjakan dari rumah, waktu fleksibel, dan bisa menambah portofolio kamu.

3. Menjual Barang Bekas

Tanpa disadari ternyata ada banyak barang yang kita miliki namun tidak terpakai atau malah belum sempat terpakai sama sekali. Daripada barang-barang ini memenuhi ruangan, ada baiknya untuk menjual barang-barang ini. Kamu bisa menjual pakaian, elektronik, buku, atau barang apa saja yang sekiranya masih bagus dan memiliki nilai ini secara online. Siapa tahu bisa dari barang-barang ini kamu bisa mendapatkan dana tambahan.

4. Influencer

Jika kamu aktif di medsos dan mempunyai banyak pengikut, menjadi influencer di Instagram bisa menjadi pilihan. Kamu bisa menerima endorse dari produk/perusahaan lalu dipromosikan di dalam unggahan atau story Instagram. Buat profile Instagram kamu sekreatif mungkin untuk menarik klien dan cari tahu cara untuk meningkatkan jumlah pengikut. Sebab, besar kecilnya bayaran influencer turut dipengaruhi banyaknya pengikut.

Itulah beberapa cara untuk menghasilkan uang dari rumah saat pandemi Corona. Selain memikirkan cara untuk menghasilkan uang, kamu juga harus memikirkan untuk mencatat keuangan dengan baik dan benar. Untuk urusan pencatatan keuangan, kamu bisa mempercayakannya kepada software akuntansi Easy Accounting System. Apalagi jika kamu punya usaha, misalnya online shop. Dengan Easy Accounting System semua kas masuk, kas keluar, sampai laporan bisa dioleh secara cepat dan rinci.

Jika ingin mencoba atau mengetahui lebih banyak tentang Easy Accounting System, silakan langsung hubungi tim marketing kami di nomor 0838 7717 7119. Sekian informasi dari kami, terima kasih dan jaga kesehatan selalu.

Cara Hemat Pengeluaran untuk Menghadapi Masa Sulit karena Pandemi Corona

Mengelola uang di tengah pandemi corona menjadi tantangan tersendiri. Sebab saat ini banyak pekerja yang dirumahkan atau berkurang pendapatannya. Untuk menyiasatinya tentu perlu dilakukan beberapa perubahan. Berikut ini adalah beberapa cara hemat pengeluaran yang cocok untuk diterapkan di saat pandemi Corona ini.

1. Membuat Anggaran

Dalam situasi yang sulit dan serba terbatas akan sangat bermanfaat jika kamu buat rencana pengeluaran bulanan. Pastikan hanya kebutuhan saja yang dimasukkan ke dalam, singkirkan hal-hal yang kurang dan tidak penting dari catatanmu. Dari anggaran ini, kamu bisa tahu berapa besar sih pengeluaran bulananmu.

Jangan cuma dicatat saja ya? Terapkan rencana anggaran tersebut ke dalam tindakan nyata. Yang paling penting, gunakan catatan tersebut sebagai acuan. Jika tidak ada di dalam anggaran, berarti kamu tidak perlu membelinya. Selalu ingat untuk disiplin terhadap anggaran tersebut. Pada awalnya memang akan terasa sulit, tetapi bila sudah sering dilakukan tentu kamu akan terbiasa.

2. Kurangi Makan di Restoran

Salah satu anggaran yang bisa dikurangi adalah makan, apalagi jika kamu sering banget jajan dan makan di luar. Saat makan di restoran atau gerai makan cepat saji biasanya menghabiskan biaya sekitar 50 ribu rupiah untuk sekali makan. Biaya ini bisa kamu tekan dengan cara memasak sendiri di rumah. Dengan uang 50 ribu rupiah mungkin bisa kamu belanjakan untuk keperluan makan hingga 2 hari. Sangat jauh bedanya bukan?

Jika kamu tidak bisa memasak, masih ada cara lain untuk menghemat biaya makanmu. Makanlah di warung-warung yang ada di sekitarmu. Toh, banyak sekali makanan di warung yang tidak kalah enak tapi harganya jauh lebih murah. Dengan makan di warung sekitar, secara tidak langsung kamu juga berperan menggerakkan ekonomi lokal.

3. Mengurangi Ngopi

Kebiasaan ngopi-ngopi cantik/ganteng di kedai kopi yang fancy sudah menjadi gaya hidup kalangan pekerja di kota-kota besar. Ternyata ngopi berperan besar dalam menguras gaji kita jika dilakukan dengan frekuensi yang sering. Bayangkan saja jika kita tiap hari nongkrong di kedai kopi dan minum segelas kopi yang harganya 20 ribu rupiah ke atas.

Kurangi kebiasaan ngopi ini dan alihkan dananya untuk keperluan lain yang penting. Jika tetap mau ngopi, lebih baik kamu beli dalam bentuk bubuk atau biji kopi dan menyeduhnya di rumah. Dengan cara ini, kamu sudah bisa menghemat banyak uang.

4. Potong Biaya Hiburan

Kebutuhan akan hiburan di kala pandemi Corona penting untuk menjaga mood dan pikiran tetap fresh. Namun, bukan berarti kita harus menambah pengeluaran untuk pos ini. Kalau kamu berlangganan aplikasi berbayar seperti Netflix atau Spotify, mungkin bisa berhenti berlangganan dulu. Utamakan hiburan yang sifatnya gratis dulu misalnya membaca buku, bermain game di ponsel, atau copy film dari teman.

Terapkan cara di atas untuk menghemat pengeluaran bulananmu secara signifikan. Selain langkah di atas yang bisa kamu lakukan adalah mencatat pemasukan dan pengeluaran secara detail. Untuk urusan ini kamu bisa mengandalkan Easy Accounting System, apalagi jika kamu punya usaha. Dengan Easy, pencatatan hingga laporan keuangan pribadi maupun perusahaan bisa jadi rapi.

Jika ingin mengetahui lebih banyak tentang Easy Accounting System bisa langsung menghubungi tim marketing kami di nomor 0838 7717 7119. Demikian informasi singkat dan ringan yang bisa kami berikan. Stay safe and healthy.

Tips Mempertahankan Bisnis UKM di Saat Corona

Wabah virus Corona membuat banyak perusahaan terkena dampak negatif. Dampak ini juga turut dirasakan oleh UKM yang ada di Indonesia. Agar UKM tidak makin terpuruk, tentu pemilik harus mengambil beberapa keputusan dan perubahan. Berikut ini adalah beberapa langkah dan tips mempertahankan bisnis UKM di tengah pandemi Corona yang bisa Anda terapkan.

1. Manfaatkan Marketplace

Saat ini orang lebih banyak berada di rumah untuk mematuhi aturan yang dibuat oleh pemerintah. Hal ini tentu mempengaruhi pola pembelian masyarakat yang akan lebih memilih untuk berbelanja secara online di marketplace. Untuk itu, pelaku UKM harus mempunyai toko resmi di beragam marketplace yang ada.

Tidak cuma sekadar punya saja, produk dan toko yang dimiliki harus rajin dipromosikan. Manfaatkan promosi yang mudah dan murah, misalnya saja lewat chat dan status WhatsApp atau memaksimalkan penggunaan media sosial dengan postingan atau story yang menarik.

2. Gencarkan Promosi Lewat Media Sosial

Media sosial yang dikelola dengan serius dan terencana bisa menjadi promosi murah namun sangat efektif bagi UKM. Maka, rencanakan apa yang akan diunggah, buat katalog produk secara menarik dan kreatif, dan buat jadwal untuk mengunggahnya secara konsisten. Dan jangan lupa untuk membuat akun media sosial menjadi akun untuk bisnis.

Jika Anda belum atau kurang memahami media sosial, Anda bisa belajar kepada rekan yang lebih paham. Atau bisa juga dengan melihat tutorial di YouTube atau membaca tipsnya di website.

3. Cari Info tentang Kebijakan Terkait UKM Terdampak Covid 19

Lewat Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia, Pemerintah tengah mendata dampak ekonomi Covid 19 terhadap UKM. Anda bisa turut berpartisipasi dalam program ini. Paling tidak Anda tahu informasi dan kebijakan yang diambil Pemerintah. Sering kunjungi juga situs Kementerian KUKM, apakah ada bantuan atau arahan yang diberikan untuk UKM yang ada di Indonesia.

4. Beri Informasi yang Jelas kepada Pelanggan

Wabah virus Corona memaksa sejumlah bisnis menerapkan kebijakan yang berbeda dengan sebelumnya. Misalnya saja restoran atau warung makan yang tidak bisa melayani makan di tempat dan hanya bisa take away. Atau toko yang mengambil kebijakan hanya melayani pembelian online.

Jika usaha Anda mengambil kebijakan yang berbeda dari biasanya, informasikan dan komunikasikan kepada pelanggan-pelanggan Anda. Jangan sampai pelanggan tidak tahu metode pembelian baru atau jam operasional baru yang Anda berlakukan. Sampaikan informasi tersebut misalnya lewat pesan singkat, chat, atau pasang di situs Anda.

Itulah langkah-langkah yang bisa diambil agar UKM bisa bertahan di tengah kondisi sulit ini. Selain langkah di atas yang bisa dilakukan adalah mencatat keuangan UKM secara detail. Untuk urusan ini Anda bisa mengandalkan Easy Accounting System. Dengan software Easy, pencatatan hingga laporan keuangan UKM bisa dibuat dalam waktu relatif singkat dan rapi.

Jika Anda ingin mengetahui lebih banyak seputar Easy Accounting System bisa langsung menghubungi tim marketing kami di nomor 0838 7717 7119. Demikian informasi singkat dan ringan yang bisa kami berikan. Stay safe and healthy.

Tips Sehat WFH Agar Selalu Fit dan Produktif

Pandemi Corona telah merubah beberapa kebiasaan manusia. Kita dituntut untuk lebih aware terhadap beberapa hal, seperti kebersihan diri, beribadah, hingga cara berinteraksi dengan orang lain. Contoh lain adalah diterapkannya WFH (Work from Home). Kerja dari rumah di tengah pandemi Corona, tentu bukan perkara gampang dan perlu beberapa penyesuaian. Berikut beberapa tips sehat WFH agar badan tetap fit dan tetap produktif.

1. Sediakan Tempat Khusus untuk Bekerja

Sebisa mungkin sediakan ruangan khusus untuk kerja, meskipun posisi di rumah, privasi dalam bekerja memang perlu. Jangan sampai konsentrasi ketika bekerja akan terganggu karena hal-hal sepele. Pisahkan antara urusan rumah dan pekerjaan sehingga Anda dapat menentukan kapan harus memulai kerja, istirahat, dan selesai kerja.

2. Tetap Bangun Pagi dan Sarapan

Jangan karena bekerja di rumah terus membuat anda jadi malas bangun pagi ya. Bangun pagi itu penting, agar mood dapat terjaga dengan baik, juga membuat badan lebih fresh. Tak lupa, sarapan yang cukup, agar tenaga dan stamina terjaga dengan baik.

3. Konsumsi Camilan yang Sehat

Godaan untuk mengkonsumsi camilan yang gurih dan manis memang cenderung lebih besar selama menjalani kerja dari rumah. Namun, sebaiknya Anda tetap membatasi konsumsi camilan, terutama yang tinggi kalori dan gula, agar berat badan Anda tetap terkontrol. Kudapan seperti keripik kentang, coklat, atau snack ringan lainnya mungkin bisa membuat Anda jadi lebih semangat untuk sesaat.

Namun, penelitian membuktikan camilan ini justru bisa membuat Anda mudah lelah dan sulit berkonsentrasi. Ini tentunya bisa membuat kegiatan WFH jadi tidak lancar. Jika Anda merasa lapar di tengah bekerja, pilihlah camilan sehat, seperti buah, kacang-kacangan, yoghurt, atau produk olahan susu rendah lemak. Selain bisa mengatasi lapar, camilan ini juga bisa memberikan nutrisi yang baik untuk tubuh.

4. Perhatikan Kesehatan mata

Perhatikan beberapa aspek ini agar mata Anda tetap sehat, seperti kecerahan layar computer/laptop, posisi duduk Anda, Atur jarak antara monitor dengan mata, alihkan pandangan selama 20 menit sekali atau jika merasa mata sudah lelah, juga perbanyak makan sayur atau buah yang mengandung vitamin A.

5. Mandi Air Hangat

Setelah seharian bekerja atau duduk terlalu lama, mandilah dengan air hangat. Karena air hangat dapat memberikan efek terapeutik dan menyegarkan, aliran darah ke kulit jadi meningkat, meningkatkan pernapasan, meningkatkan kualitas tidur, juga meredakan rasa sakit pada tubuh.

Nah, itulah beberapa tips sehat WFH yang bisa Anda praktikkan di rumah. Jika Anda ingin keuangan perusahaan tetap tertata rapi walau bekerja dari rumah bisa mengandalkan Easy Accounting System. Software EASY bisa disetting agar bisa diakses secara online dari rumah. Jika berminat untuk mengguanakan EASY di rumah bisa langsung menghubungi kami di nomor WhatsApp 0838 7717 7119.

Kiat Mempertahankan Usaha di Tengah Pandemi Corona

Semua pelaku usaha tentu berharap usahanya terus bertahan dan berkembang dengan baik sesuai target. Namun, ada kalanya suatu bisnis mengalami masa-masa sulit seperti yang sedang dialami pada awal tahun 2020 ini. Saat ini iklim bisnis dan kondisi ekonomi dunia sedang lesu karena pandemi virus corona. Tentu semua pelaku usaha ingin agar bisnisnya tetap bisa bertahan melalui waktu yang berat ini. Untuk itu, akan kami berikan beberapa langkah untuk mempertahankan usaha di tengah pandemi virus corona.

Bagi semua pengusaha yang mengalami penurunan omset karena wabah ini jangan cepat berputus asa. Mari tetap optimis dan coba lakukan langkah-langkah berikut ini.

1. Evaluasi Kondisi Perusahaan

Mengevaluasi keuangan sangatlah penting untuk dilakukan apalagi di saat yang sulit seperti ini. Pastikan untuk melakukannya secara mendalam karena kita belum tahu kondisi seperti ini akan berlangsung. Cari tahu berapa dana yang dimiliki oleh perusahaan (cash on hand).

Setelah mengetahui berapa dana yang dimiliki, buat prediksi berapa lama dana tersebut bisa dipakai untuk operasional perusahaan. Lakukan review secara rutin misalnya seminggu sekali. Dengan begitu, bisa selalu diketahui kondisi terkini perusahaan sekaligus antisipasi atas penurunan omset yang terjadi.

2. Buat Rencana untuk Menghadapi Berbagai Kemungkinan

Untuk menanggulangi penyebaran virus corona di Indonesia, pemerintah memberlakukan physical distancing dan PSBB. Hal ini tentu akan berpengaruh terhadap dunia bisnis mengingat dibatasinya mobilitas plus lesunya pasar lokal maupun internasional. Untuk menyikapi hal ini, pelaku usaha harus membuat business plan dalam beberapa alternatif mengingat situasi juga masih sering berubah. Buat proyeksi pendapatan usaha, pengeluaran, permodalan, dan lain-lain.

3. Buat Promosi yang Tepat Sasaran

Di tengah tren ekonomi yang lesu tentu daya beli jadi menurun. Dan saat ini yang paling diutamakan adalah keselamatan dan kesehatan. Tetapi, para pelaku usaha tidak boleh menyerah begitu saja. Buat promosi agar bisnis tetap bisa berjalan.

Membuat diskon bisa jadi salah satu pilihan yang diambil. Bisa juga dengan memberi bonus berupa hand sanitizer, sabun cuci tangan, atau masker pada tiap pembelian produk. Intinya tetaplah positif dan kreatif walaupun sedang berada pada masa yang sulit ini.

4. Maksimalkan Penggunaan Teknologi

Teknologi jika dimanfaatkan dengan baik dan optimal dapat membantu perusahaan di saat seperti ini. Meskipun sedang melakukan kerja dari rumah, bukan berarti bahwa pekerjaan yang dihasilkan jadi tidak optimal. Dengan berbagai aplikasi yang ada beragam kegiatan perusahaan tetap bisa berjalan secara optimal.

Jika ingin meeting internal atau dengan klien beragam aplikasi video conference bisa dipakai misalnya saja Zoom, Skype, Google Duo, dan masih banyak lagi. Contoh lain pemanfaatan teknologi dan aplikasi di dunia keuangan adalah software Easy Accounting System yang bisa di setting agar bisa diakses secara online saat perusahaan menerapkan kerja dari rumah.

Demikianlah kiat untuk mempertahankan usaha di tengah pandemi virus corona. Semoga bisa membantu Anda semua. Stay safe and healthy.